AHLI SYURGA MELIHAT ALLAH ( Bagian Kedua )

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Segala puja dan puji milik Allah SWT, tiada sekutu bagi-Nya dan hanya kepada Allah SWT kita menyembah dan hanya kepada Allah SWT kita memohon pertolongan serta hanya kepada-Nya kita memohon ampunan. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita, junjungan umat, Nabi termulia, Rasul paling Agung, yaitu Baginda Sayyidina Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Pada Bagian Kedua ini saya akan melanjutkan penulisan artikel religius berjudul sesuai tersebut diatas sebagai berikut : Allah melihat kepada penduduk syurga, sedangkan penduduk syurga melihat kepada Allah SWT dan tidak berpaling sedikitpun kepada kenikmatan yang lain. Selama mereka melihat Allah, mereka lupa pada seluruh kenikmatan yang ada, sebab lezatnya melihat kebagusan Dzat yang punya Keagungan. Sehingga kenikmatan yang lain terhalang dari penduduk syurga, yang tetap adalah Nur Allah, dan keberkahan Allah yang ada didalam rumah – rumah mereka. Sehingga penduduk syurga bisa melihat Allah yang kedua kalinya dan yang ketiga kalinya. ” ( Tafsir Surat Yasin hal 22 ) .
Sering dan tidaknya penduduk syurga bertemu Allah itu adalah dengan melihat tingkat kemuliaannya dan derajatnya didalam syurga.
Ibnu Umar ra meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda : ” Sesungguhnya serendah-rendah tempat penghuni syurga bagi seseorang adalah ia bisa melihat beberapa syurganya, beberapa istrinya, kenikmatannya , beberapa pelayannya , luas syurganya adalah perjalanan 100 tahun. Sedangkan mereka yang paling mulia bagi Allah adalah orang yang bisa melihat wajah Allah yang mulia setiap pagi dan sore. ” ( Al-Jami’u Ash-Shaghir hal 78 ) .
Saat ahli syurga melihat Allah, mereka bisa melihatnya dengan terang dan jelas sekali, tidak remang-remang dan juga tidak silau. Karena itu, mereka bisa menikmatinya dengan penuh kelezatan.
Saudaraku , sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri
tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas Bagian Kedua.Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita , insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan judul baru tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : MENYINGKAP 110 MISTERI ALAM KUBUR. Oleh : Salim Hadad. *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Websit kesayangan: Www.hajisunaryo.com. *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.