Bismillahirrahmaanirrahim. Assalamualaikum wr.wb. Selamat berjumpa kembali sidang pembaca, saudarku sesama muslim muslimat. Apa khabar? Alhamdulillah, jumpa lagi kita (lewat tulisan) kali ini sesuai judul tulisan (religius) tersebut diatas, semoga mendapat tempat dihati pembaca.
Dengan semakin banyaknya minat membaca (bacaan bernafaskan Islam) dari saudaraku sesama muslim muslimat tentu akan bertambah luaslah wawasan, juga ilmu dan tentunya bertambah kokoh aqidah, bertambah manis iman dan tentunya juga nilai-nilai Islam akan kian dapat tersebarluaskan.
Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan karunia yaitu berbagai nikmat, seperti nikmat panjang umur, nikmat sehat wal afiat, nikmat rezeki sehingga kita mampu membuat hidup ini lebih berarti. Shalawat serta salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan para Sahabatnya.
Saudaraku, pernah dengar Hari Kebangkitan? Ya! Kiamat terjadi setelah malaikat meniup sangkakala (terompet) yang pertama, kemudian selang beberapa lama tiupan terompet yang kedua dimana manusia dibangkitkan dari kuburnya. Inilah yang disebut Yaumul Ba`as atau Hari Kebangkitan.
# Perhatikan Firman Allah SWT:
(Artinya):” Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan dengan bentuk yang bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka.” (QS:Az-Zalzal:6)
Setelah manusia dibangkitkan, kemudian manusia dihalau kesuatu tempat. Semua manusia dikumpulkan ditempat tersebut. Inilah Padang mahsyar. Keadaan manusia sangat susah. Tiada nanguan kecuali naungan Allah bagi yang dikehendakiNya. Pada saat itu manusia menerima catatan amalnya. Orang-orang yang beriman dan beramal shaleh bergembira ceria dengan catatan kebaikannya, sebaliknya orang kafir dan orang berdosa menyesali perbuatan yang telah dilakukannya. Selanjutnya manusia akan dihisab, diperhitungkan amalnya dengan seteliti-setelitinya untuk memperoleh balasan yang seadil-adilnya.
Amal manusia diteliti dan ditimbang diatas Neraca keadilan. Inilah yang disebut Mizan. Yaumul mizan ialah hari penimbangan amal yang sekecil-kecilnya sampai yang sebesar-besarnya, tidak ada yang tersembunyi. Manusia tidak ada yang teraniaya sedikitpun, walaupun hanya seberat atom kebaikan atau kejahatan akan memperoleh balasannya.
# Sesuai FirmanNya
(Artinya):” Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari Kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang dalam sedikitpun.” (QS:Al-Anbiya:47)
# Demikian juga FirmanNya:
(Artinya):” Barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya ia akan melihat (balasannya). Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat dzarrahpun dia akan melihat (balasannya)” (QS:Az-Zizal:7-8)
# Dan Firman Allah SWT
(Artinya):” Dan sesungguhnya Kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang didalam kubur.” (QS:Al:Hajj:7)
Berbahagialah bagi mereka yang berat timbangan amalnya, karena mereka akan memperoleh kehidupan yang bahagia dan sejahtera.
# Firman Allah SWT
(Artinya):” Dan adapun orang yang berat timbangan (kebaikannya) maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan.” (QS:Al-Qari`ah:6-7)
Banyak sekali ayat-ayat Al-Qur`an yang menerangkan betapa bahagianya manusia yang beriman kepada Allah serta banyak berbuat kebaikan didunia. Mereka akan memperoleh kehidupan syurga dengan segala kenikmatannya. Namun bagi sebagian manusia yang perbuatannya buruk, melakukan maksiat, durhaka kepada Allah, (setiap perintah Allah diabaikan, setiap yang dilarang Allah dikerjakan) orang yang seperti ini memperoleh kehidupan yang sengsara karena ringan timbangan amal kebaikannya, lebih besar dosa akibat kejahatannya didunia.
# Perhatikan Firman Allah SWT:
(Artinya):” Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikannya) maka tempat kembalinya adalah Hawiyah. Dan tahukah kamu apakah Hawiyah itu? (yaitu) api yang sangat panas.” (QS:Al-Qori`ah:8-11)
Tidak sedikit ayat-ayat Al-Qur`an yang menjelaskan tentang betapa menderitanya orang-orang yang ingkar kepada Allah, yaitu banyak maksiat serta enggan menerima kebenaran. Ada yang kekal (abadi) dalam Neraka, ada juga yang bersifat sementara.
# FirmanNya:
(Artinya):” Banyak muka pada hari itu tunduk terhina, bekerja keras lagi kepayahan memasuki api yang sangat panas (Neraka) diberi minum (dengan air) dari sumber yang sangat panas. Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri, yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.” (QS:Al-Ghassiyah:2-7)
# Dan FirmanNya:
(Artinya):” Sesungguhnya pohon Zaqqum itu adalah makanan orang yang banyak (berbuat) dosa, (ia) sebagai kotoran yang berminyak yang akan mendidih didalam perut, seperti mendidihnya air yang sangat panas.” (QS:Ad-Dukhan:43-46)
# Dan FirmanNya:
(Artinya):” Adapun orang-orang yang celaka tempatnya didalam Neraka, didalamnya mereka menjerit dan merintih.” (QS:Hud:106)
Namun jeritan mereka tidak didengar. Tangis rintih kesakitan yang mereka rasakan tak pernah dihiraukan. Bahkan mereka akan disuguhi minuman dalam jenis lain, yakni sebuah cairan nanah yang mendidih. Sama dengan air pertama, saat penghuni Neraka terpaksa meminum air tanah tersebut serta merta wajah mereka hangus, mata mereka luber bersama daging-daging pipinya yang rontok. Usus merekapun berhamburan keluar, berceceran. Tak urung merekapun menjerit pilu, keras suara tangisan mereka bak suara lolongan anjing. Namun tak ada satupun yang mau peduli. Mereka dibiarkan dan tak dihiraukan supaya mereka merasakan bahwa adzab Allah memang teramat pedih.
# FirmanNya:
(Artinya):” Dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali darah dan nanah. Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa.” (QS:Al-Haqqah:36-37)
Saudaraku, sidang pembaca setelah membaca artikel (religius) ini. Subhanallah! Hayo, bersegera tanpa keraguan kita tingkatkan taqwa kita (kita kerjakan perintahNya, kita jauhi sejauh-jauhnya laranganNya). Jangan tinggalkan shalat, usahakan shalat fardhu berjamaah dimasjid (musholla) hadir disetiap ada pengajian (majelis taklim) basahi setiap waktu dan saat bibir (mulut) kita dengan dzikrullah, keluarkan zakat, infakdan jangan absen dengan sodakoh dan lakukan kesemuanya itu dengan niat ibadah ikhlas karena Allah.
Saudaraku, satu lagi. Jangan malas berdo`a mohon perlindunganNya dari siksa api Neraka, dari siksa kubur, dari fitnah ketika hidup dan mati dan dari fitrah kejahatan dajjal. Mudah-mudahan apabila kelak amal kita diteliti dan ditimbang diatas Neraca keadilan, akan beratlah timbangan amal kita dan kita akan memperoleh kehidupan yang bahagia.Amiin. Amiin ya mujibasailiin.!
Sampai disini saya sudahi dulu tulisan (religius) ini. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
…
# Bahan-bahan (materi) diambil dan dikutip dari buku: Pendidikan Agama Islam. Disusun oleh: Direktorat Pembinaan Pendidikan Agama Islam Pada Sekolah Umum Negeri dan buku: Indahnya Syurga Pedihnya Neraka. Oleh: Asrifin Nakhrawie,S.Ag#
…
# Artikel (religius) ini dapat anda temukan pada website:www:Hajisunaryo.com#
…