KEHIDUPAN SESUDAH HARI KIAMAT ( Bagian Pertama )

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Segala puja dan puji milik Allah SWT, tiada sekutu bagi-Nya dan hanya kepada Allah SWT kita menyembah dan hanya kepada Allah SWT kita memohon pertolongan serta hanya kepada-Nya kita memohon ampunan. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Setelah malaikat Israfil meniup Sangkakala untuk yang pertama kali, maka bumi pun hancur. Kehidupan didunia berakhir. Setelah itu ada kehidupan baru yang kekal abadi, yaitu kehidupan alam akhirat. Bahagia atau sengsara yang akan dialami manusia dialam akhirat, tergantung dari amal ibadah, serta iman dan taqwanya kepada Allah selama hidup di dunia.
Manusia hidup di dunia hanya sementara. Kehidupan yang kekal adalah dialam akhirat. Kehidupan manusia didunia laksana orang yang sedang merantau dinegeri orang. Orang yang sedang merantau biasanya mencari bekal untuk dibawa pulang kekampung halamannya. Bekal itu bisa berupa ilmu pengetahuan, bisa juga berupa harta kekayaan, dan sebagainya.
Kita hidup didunia juga sedang mengumpulkan bekal, untuk kita bawa pulang kealam akhirat. Bekal itu berupa ibadah kita. Jika kita ingin hidup berbahagia dialam akhirat, hendaknya kita berusaha untuk memperbanyak amal ibadah. Jika kita tidak membawa bekal berupa amal ibadah, maka hidup kita akan sengsara diakhirat.
Allah telah mengutus Rasul-Nya kepada umat manusia untuk mengabdi kepada – Nya. Manusia diperintahkan untuk mengerjakan perintah Allah dan menjauhi semua larangan-Nya. Orang yang mengerjakan perintah Allah akan mendapat pahala. Sedangkan orang yang tidak mengerjakan perintah-NYA dan malah mengerjakan larangan-Nya akan mendapat dosa. Misalnya, shalat lima waktu diwajibkan kepada kita, jika kita kerjakan akan mendapat pahala, dan jika kita tinggalkan akan berdosa. ( BERSAMBUNG ).
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri dulu tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas Bagian Pertama.Kita nantikan penulisan selanjutnya Bagian Kedua. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : AQIDAH AKHLAK. Oleh : Drs Masan Alfat dan Drs Abdul Rosyid *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.