KEHIDUPAN NABI MUHAMMAD SAW PADA MASA REMAJA

Assalamualaikum wr wb
Bismillahirrahmanirrahiim
Allahumma shalli wassalim sayyidina Muhammad.
Puja dan puji hanya milik Allah , Tuhan Seru Sekalian Alam. Hanya kepada-Nya kita menyembah dan hanya kepada-Nya kita memohon pertolongan.
Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku , sidang pembaca yang terhormat. Pada tulisan saya yang lalu , kita sudah membicarakan setentang beberapa peristiwa Kelahiran Nabi Muhammad SAW . Kini sesuai judul tulisan tersebut diatas saya akan menyampaikan setentang Kehidupan Nabi Muhammad SAW pada masa remaja.
Abu Thalib paman Muhammad mengasuh Muhammad dengan penuh rasa kasih sayang , bahkan Muhammad dianggap sebagai putranya sendiri. Abu Thalib sangat kasihan melihat kehidupan Muhammad yang yatim piatu dan sama sekali tidak mendapatkan harta pusaka peninggalan ayah bundanya. Hati Abu Thalib merasa iba melihat keadaan seperti itu .Oleh karena itu , Abu Thalib mengajak Muhammad mengembala kambing , bekerja , dan berdagang .Pada waktu-waktu tertentu , Muhammad tidak ketinggalan bekerja secara gotong royong dengan masyarakat sekitar Ka’bah untuk memperbaiki dan memelihara Ka’bah.
Ketika Muhammad berusia 12 tahun , Abu Thalib sering mengajaknya pergi berdagang kenegeri Syam Pada saat singgah di Dusun Bushra ( didaerah Syam ) , Abu Thalib dan Muhammad berjumpa dengan pendeta Nasrani yang bernama Bahira ( Jirjis ) . Pendeta Bahira ini memperhatikan Muhammad dan mengatakan bahwa Muhammad mempunyai tanda-tanda kenabian.Oleh pendeta Bahira , Abu Thalib dinasehati agar memelihara dan menjaga Muhammad dengan sebaik-baiknya.
Nasihat pendeta Bahira tersebut oleh Abu Thalib diramalkan bahwa Muhammad akan menjadi pemimpin umat dikemudian hari.
Pada waktu beliau berusia 15 tahun terjadilah perang Fijar , yakni perang antara suku Quraisy dan Kinanah disatu fihak , serta suku Huwazin difihak lain.
Muhammad ikut menyaksikan peperangan itu.Dinamakan perang Fijar karena terjadinya pada bulan-bulan yang oleh bangsa Arab dilarang untuk berperang , diantaranya bulan Zulkaidah , Zulhijjah , Muharam , dan Rajab .
Sejak masa remaja ,Muhammad terkenal dengan budi pekertinya yang baik dan jujur.Beliau tidak pernah berdusta atau melakukan hal-hal yang dilarang oleh agama , misalnya berjudi , meminum khamar atau minumab keras , mengadu binatang , dan mencaci orang lain.
Karena budi pekertinya yabg luhur dan jujur maka oleh bangsa Quraisy beliau diberi gelar Al-Amin , yaitu orang yang dapat dipercaya.
Sidang pembaca yang budiman .
Sampai disini saya sudahi dulu tulisan religius ini , terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan .Jumpa lagi kita , insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain.
Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
*****
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM .Oleh : Drs H . Hasan Baihaqi , Af. *
*****
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada website : Http//Hajisunaryo.com *
*****

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.