Assalamualaikum wr wb
Bismillahirrahmanirrahiim
Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Pertama-tama saya mengucapkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas Rahmat dan Maunah-Nya lah saya dapat menyusun tulisan religius sesuai judul tersebut diatas. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita , junjungan umat, Nabi termulia, Rasul paling Agung, yaitu Baginda Sayyidina Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Hamzah bin Amru Al Islami ra mengatakan bahwa dia bertanya kepada Muhammad Rasulullah SAW : ” Aku kuat puasa dalam perjalanan. Berdosakah jika aku puasa ? ”
” Berbuka puasa dalam perjalanan adalah suatu keringanan dari Allah. ” jawab Rasulullah SAW .
” Maka siapa yang mempergunakan keringanan itu baik, dan siapa yang lebih suka berpuasa, tidak berdosa. ” ( HR : Muslim ) .
Abu Sa’id Al Khudri ra menceritakan : ” Kami ikut berperang bersama – sama Rasulullah SAW pada tanggal enam belas Ramadhan. Diantara kami ada yang berpuasa dan ada pula yang berbuka ( maksudnya tidak berpuasa ). Namun tidak ada orang berpuasa yang mencela orang yang berbuka. Sebaliknya tidak ada orang berbuka ( tidak puasa ) yang mencela orang yang puasa. ” ( HR : Muslim ) .
Ibnu Abbas ra menegaskan : ” Janganlah engkau mencela orang yang puasa dan orang yang tidak puasa dalam perjalanan. Karena Rasulullah SAW pernah puasa dan tidak puasa dalam perjalanan. “( HR : Muslim ).
Anas ra mengkisahkan, bahwa para sahabat pernah mengadakan perjalanan bersama-sama Rasulullah SAW pada bulan puasa. Sebagian sahabat berpuasa, dan sebagian yang lainnya tidak berpuasa. Ketika hari sangat panas, para sahabat ada yang bikin naungan – naungan dari kain yang dibawanya, dan ada pula yang dari kedua tangannya.
Orang – orang yang puasa berjatuhan, sedangkan yang tidak puasa dapat tegak. Lalu yang tidak berpuasa membuat tempat – tempat berteduh dan memberi minum hewan – hewan kendaraan. Melihat hal itu, Rasulullah SAW bersabda : ” Orang – orang yang berbuka hari ini dapat pahala. ” ( HR : Muslim ) .
Saudaraku , sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : PETUAH-PETUAH RASULULLAH. JILID 5. MASALAH SEPUTAR ZAKAT & PUASA. Oleh : Syamsul Rijal Hamid. *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan : Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website : Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***
Categories
Cari Artikel
penggunjung