Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Pertama-tama saya mengucapkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas Taufik dan Hidayah-Nya lah saya dapat menyusun ( menulis ) artikel religius, berjudul sesuai tersebut diatas. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Nabi Daud as adalah keturunan ke 12 dari Nabi Ibrahim as. Nabi Daud as adalah keturunan Nabi Ishak as putra Nabi Ibrahim as. Pada waktu Raja Thalut berkuasa, Raja Thalut mengajak kaum Bani Israil untuk memerangi orang – orang kafir yang dipimpin oleh Jalud. Untuk memerangi Jalud, kaum Bani Israil harus menyeberangi sungai. Waktu itu adalah musim kemarau. Ketika menyeberangi sungai, Raja Thalut berpesan kepada tentaranya agar mereka tidak terlalu banyak minum. Orang – orang yang tipis imannya tidak mematuhi perintah Raja Thalutdan minum sebanyak – banyaknya. Akibatnya semangat perang tentara Raja Thalut menjadi menurun.
Hanya sedikit orang – orang yang mematuhi Rajanya untuk tidak banyak minum. Mereka adalah orang-orang yang kuat imannya.
Walaupun dalam jumlah yang sedikit namun kuat imannya itu, atas izin Allah mereka berhasil mengalahkan orang – orang kafir yang dipimpin oleh Jalud.
Nabi Daud as berhasil membunuh Jalud. Nabi Daud as menjadi Raja setelah Raja Thalut meninggal. Kemudian Allah mengangkat Nabi Daud as menjadi Rasul. Allah memberikan Kitab Zabur kepada Nabi Daud as.
Untuk membuktikan kebenaran atas segala yang disampaikan kepada umatnya, Allah memberi Nabi Daud as mukjizat atau kesaktian.
Mukjizat Nabi Daud as adalah mempunyai suara yang merdu dan enak didengar. Manusia, jin, angin, gunung , dan tumbuh-tumbuhan, serta semua jenis hewan senang mendengar suara Nabi Daud as. Mereka bersama – sama mengucapkan pujian kepada Allah.
Angin menjadi tenang dan orang sakit menjadi sembuh.
Mukjizat lain Nabi Daud as adalah mempunyai tangan yang sangat kuat. Jika Nabi Daud as memegang besi, maka besi menjadi lunak seperti kertas. Dengan tangannya itu Nabi Daud as mampu membuat baju besi dan beberapa peralatan dari besi.
Namun, Nabi Daud as selalu adil dalam mengambil keputusan dan bijaksana dalam memerintah kerajaannya sehingga rakyat sangat menyukainya.
Ketika berjangkit wabah penyakit kolera, Nabi Daud as berdiri di atas batu dan berdoa kepada Allah. Ia meminta agar penyakit tersebut dilenyapkan.Doa Nabi Daud as dikabulkan Allah.
Bersama dengan Nabi Sulaiman as, Nabi Daud as membangun sebuah Masjid ditempat beliau berdoa yang diberi nama Baitul Maqdis. Nabi Daud as wafat pada usia 100 tahun enam bulan. Ia digantikan oleh putranya yaitu Nabi Sulaiman as.
Akhirnya Nabi Sulaiman as menggantikan Nabi Daud as sebagai Raja.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM. Oleh : TIM BINA KARYA GURU. Penerbit :ERLANGGA. *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan : Www.hajisunaryo.com *
***
*Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website : Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***
Categories
Cari Artikel
penggunjung