Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Pada Bagian Kedua ini, saya lanjutkan penulisannya sebagai berikut : Tetapi manusia harus selalu waspada saat jiwanya merindukan dan mencari pasangan hidup, karena sering kali manusia melakukan hal – hal yang buruk saat jiwanya merindukan pasangan hidup. Terlebih lagi bagi yang sedang dimabuk asmara, boleh jadi mobilpun akan ditabraknya karena cinta itu buta, sehingga tidak bisa melihat dengan baik ( tidak bisa membedakan baik buruknya ). Oleh karena itu, agar tidak terjadi kekacauan dan kedzaliman saat kedua insan yang berlainan jenis ini saling cenderung, maka perlu diatur dengan suatu aturan yang benar. Sebab jika tidak diatur, maka manusia tak ubahnya seperti binatang ketika keduanya saling cenderung. Adapun aturan yang baik yang mengatur tentang hal ini adalah yang mengharamkan terjadinya hubungan badan sebelum terikat dengan ikatan tali pernikahan.
Dan setelah manusia mendapatkan apa yang dicarinya yaitu pasangan hidup, maka ia akan merasa tentram dan bahagia.
Karena biasanya orang itu akan merasa tentram dan bahagia saat bersanding dengan yang dicari dan dicintai yaitu belahan jiwanya. Oleh karena itu, Allah menciptakan seorang istri bagi seorang laki-laki sebagai sunnahnya agar mereka bahagia dan damai manakala bersatu dalam tali ikatan yang suci yaitu pernikahan, seperti yang Allah terangkan dalam surat Al-Rum ayat 21, ( Artinya ) : ” Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri – istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar – benar terdapat tanda – tanda bagi kaum yang berfikir. ” ( QS : Ar-Rum : 21 ) .
Dengan demikian pernikahan adalah jalan keluar yang terbaik bagi manusia yang berlainan jenis ketika saling mencintai, agar terhindar dari perbuatan maksiat yang timbul karena adanya saling ketertarikan diantara keduanya. Dan pernikahan kedua insan yang berlainan jenis ini, diharapkan nanti keduanya bisa saling membantu, saling melengkapi dan menutupi kekurangan pasangannya, saling berbagi rasa dan saling berkasih sayang serta menghasilkan generasi baru.
Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : BILA HATI RINDU MENIKAH. Oleh : Mas Udik Abdullah *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan :Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***
Categories
Cari Artikel
penggunjung