“ PADA HARI ITU (KIAMAT) UMAT NABI MUHAMMAD SAW DIKUMPULKAN MENJADI DUA BELAS GOLONGAN.” (Bagian Pertama)

Assalamualaikum,sidang pembaca. Jumpa lagi kita,kali ini lewat tulisan berjudul tersebut diatas,semoga materi ini dapat menjadi sebagai tambahan ilmu bagi saudaraku yang cinta kepada bacaan bernafaskan Islam. Mudah-mudahan dengan sebab membaca artikel religius ini hati kita dapat terketuk dan iman pun semakin menjadi mantab sehingga tangkaslah kita mengerjakan perintah juga tangkaslah kita menjauhkan segala larangan. Apabila setiap perintah Allah dan RasulNya sudah kita laksanakan dan setiap yang dilarang Allah dan RasulNya sudah kita jauhkan  sejauh-jauhnya.
       Sebagai insan-insan beriman tidak ada lagi kebahagiaan diatas kebahagiaan kecuali dapat meraih predikat taqwa….Sidang pembaca,kalau antum membaca kitab suci Al-Qur`an surat An-Naba ayat delapan belas yang artinya:” Ketika sangkakala ditiup maka datanglah mereka berbondong-bondong.”
       Suatu saat Rasul SAW pernah ditanya tentang makna yang terkandung dalam ayat delapan belas surat An-Naba tersebut.
* Sesaat Nabi SAW menangis mendengar pertanyan itu,lantas beliau bersabda:” Wahai orang yang bertanya,sesungguhnya kamu bertanya kepadaku tentang sesuatu yang sangat mengerikan. Sesungguhnya waktu itu adalah hari kiamat dimana umatku dikumpulkan menjadi dua belas golongan.
         Golongan pertama: Adalah mereka yang dikumpulkan dalam bentuk rupa seekor kera,mereka itu adalah orang-orang yang suka menfitnah tehadap manusia yang lain.Golongan kedua: Adalah mereka yang dikumpulkan dalam bentuk babi hutan,mereka adalah orang -orang yang selalu memakan makanan haram. Golongan yang ketiga: Adalah mereka yang dikumpulkan dalam keadaan buta,kebingungan dan selalu bersandar pada manusia lain,mereka adalah orang-orang yang selalu melanggar hukum Allah dan tidak adil dalam memutuskan hukum itu.

         Golongan keempat: Adalah mereka yang dikumpulkan dalam keadaan tuli dan bisu,mereka adalah orang-orang yang senantiasa menyombongkan diri dengan amal perbuatannya. Golongan kelima: Adalah kelompok yang dikumpulkan dalam keadaan mulut mereka selalu mengeluarkan nanah,mereka juga selalu menggigit-gigit lidahnya,mereka adalah ulama yang mengingkari apa yang dia ucapkan.

         Golongan keenam: Adalah mereka yang dikumpulkan dalam keadaan tubuh penuh luka dari api neraka,mereka adalah orang -orang yang dulu menjadi saksi palsu. Golongan ketujuh: Adalah golongan yang dikumpulkan oleh Allah dalam keadaan telapak kakinya berada didahi dengan diikatkan pada jambul kepalanya,bau mereka lebih busuk dari bangkai,mereka itu adalah orang -orang yang selalu menuruti hawa nafsu untuk bersenang-senang dari perkara-perkara yang haram.
         Golongan kedelapan: Adalah mereka yang dikumpulkan dalam keadaan mabuk yang jatuh bergulingan kekanan dan kekiri,mereka adalah orang-orang yang selalu mencegah hak-hak Allah. Golongan kesembilan: Adalah orang-orang yang dikumpulkan dalam keadaan dipakaikan celana yang terbuat dari timah,mereka adalah orang-orang yang tak mau menjauhkan diri dari membicarakan orang lain.
         Golongan kesepuluh: Adalah kelompok dalam keadaan menjulurkan lidah,mereka adalah orang orang yang suka mengadu domba. Golongan kesebelas: Adalah mereka yang dalam keadaan mabuk,mereka dulunya adalah orang-orang yang suka membicarakan masalah dunia didalam masjid. Golongan kedua belas: Adalah golongan yang dikumpulkan dalam bentuk rupa babi hutan,mereka adalah para pemakan riba.
( Dikutip dari buku: Indahnya Syurga Pedihnya Neraka oleh: Asrifin An Nakhrawi S.Ag halaman 15-17)
   
      Sidang pembaca sampai disini saya sudahi dulu tulisan ini (bagian pertama). Insya Allah jumpa lagi kita dengan tulisan judul yang sama (bagian kedua) terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. wa afwa minkum wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

* Bahan bahan (materi) diambil dan dikutip dari buku: Indahnya syurga pedihnya neraka. Oleh: Asrifin An Nakhrawi,SAg)

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.