PENGARUH IRI DAN DENGKI

Assalamualaikum wr wb. Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Pertama-tama saya mengucapkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas Rahmat dan Maunah-Nya lah saya dapat menyusun tulisan religius berjudul sesuai tersebut diatas. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, junjungan umat, Nabi termulia, Rasul paling Agung, yaitu Baginda Sayyidina Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Sifat iri dan dengki ada pada manusia, sebagaimana Allah SWT terangkan dalam kitab suci Al-Qur’an. Dalam kaitan ini, ada yang berpendapat, bahwa sifat seperti itu tidak berpengaruh pada tingkah laku dan perangai seseorang. Sebuah pertanyaan : Apakah itu benar?
Sidang pembaca , segala persoalan timbul bukan karena adanya suatu benda. Tetapi pengaruh yang ditimbulkan oleh perbuatan benda itu.
Sifat dengki memang ada pada setiap manusia, sifat ini akan tidak menjadi masalah, kecuali apabilaf digunakan terhadap suatu sasaran. Sebagaimana Firman – Nya : ” Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki. ” ( QS : Al-Falaq : 5 ) .
Bahaya akan datang, bila dengki itu dijadikan dalam suatu perbuatan. Jika perasaan dengki itu ditenggelamkan, maka tidak akan menimbulkan kerugian pada orang lain. Manusia , ada yang bisa menghilangkan perasaan dengkinya ada pula yang tidak. Terkadang , jika melihat orang lain mendapat kenikmatan, timbul rasa dengkinya. Apabila seseorang dapat menerima dengan perasaan ridho dan tidak iri hati, maka akan dapat tertutup dari pintu kejahatan. Apabila melihat orang lain mendapat kenikmatan, sebaiknya berucap : Masya Allah, laa quwata illa billah. Ucapan itu dapat mematikan perasaan iri hati dan dengki.
Perwujudan dari rasa iri atau dengki bermacam-macam. Bila dengan mendzalimi, bisa dengan menganiaya, bisa dengan membunuh. Bisa juga sifat itu ditujukan dengan lewat kekuatan mata. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW : ” Apabila ada suatu yang bisa mendahului takdir, maka itu adalah pengaruh mata.”
Artinya : Pandangan mata tajam dari orang yang iri dan dengki.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : ANDA BERTANYA ISLAM MENJAWAB. ( Jilid 3 ). Oleh : Prof. Dr. M. Mutawalli Sya’rawi *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan : Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.