TAYAMUM DAN BAGAIMANA CARA MELAKSANAKANNYA ?

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Segala puja dan puji milik Allah SWT, tiada sekutu bagi-Nya dan hanya kepada Allah SWT kita menyembah dan hanya kepada Allah SWT kita memohon pertolongan serta memohon ampunan-Nya. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita, junjungan umat, Nabi termulia, Rasul paling Agung, yaitu Baginda Sayyidina Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Arti tayamum adalah mengusap muka dan dua belah tangan dengan menggunakan debu yang suci berdasarkan beberapa syarat yang telah diucapkan. Tayamum dapat menggantikan wudhu dan mandi sebagai rukhsah ( keringanan ) bagi orang yang tidak dapat menggunakan air dengan syarat – syarat tertentu.
* Syarat – syarat tayamun :
1. Tidak ada air.
2. Berhalangan menggunakan air, misalnya karena sakit yang apabila menggunakan air akan kambuh sakitnya.
3. Telah masuk waktu shalat.
4. Pada saat perjalanan dan sukar mendapatkan air.
5. Dengan debu yang suci.
* Rukun tayamum :
a. Niat tayamun dan menghilangkan najis.
b. Menyapu muka dengan tanah sebanyak dua kali usapan.
c. Menyapu dua belah tangan hingga siku-siku.
d. Tertib ( berturut-turut antara rukun yang satu dengan lainnya ).
* Sunat-sunat tayamum :
1. Membaca Basmalah.
2. Mengusap anggota yang kanan kemudian yang kiri.
3. Menepiskan debu sebelum diusapkan.
3. Menyapu anggota badan dilakukan secara bersambung tanpa diselingi kegiatan lain.
4. Berdoa .
* Hal-hal yang membatalkan tayamun :
a. Segala yang membatalkan wudhu.
b. Ada air sebelum shalat, kecuali karena sakit.
c. Keluar dari Islam ( Murtad ).
* Sementara cara melaksanakan tayamum :
1. Membaca Basmalah pada saat meletakkan telapak tangan pada debu, dan dilanjutkan dengan membaca lafadz niat : NAWAITUT TAYAMMUMA LI ISTIBAAHATISH SHALAATI FARDHAN LILLAAHI TA’AALAA. ( Aku niat bertayamum untuk dapat mengerjakan shalat fardhu karena Allah ) .
2. Mengusap muka dengan debu setelah ditepiskan diikuti niat dalam hati : ” Aku niat bertayamum untuk dapat mengerjakan shalat fardhu karena Allah. ”
3. Kedua telapak tangan ditaruh diatas debu dan menepiskannya.
4. Kedua belah tangan diusap sampai siku dengan mendahulukan tangan kanan kemudian tangan
kiri. Dilanjutkan dengan membaca doa.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : TUNTUNAN SHALAT LENGKAP DZIKIR DAN WIRID. Oleh : Ust Amir Rudin A. E. *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan : Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website : Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.