“ UMMAT NABI MUHAMMAD SAW DIAKHERAT KELAK TERKENAL DENGAN SEBUTAN : GHURRAN MUHAJJA LIN “

Assalamualaikum  saudaraku,selamat  berjumpa  kembali    (lewat  tulisan) apa  khabar?Oke pembaca,kali  ini tulisan saya (  artikel  religius )berjudul  tersebut  diatas ,semoga  bermanfaat,menyejukkan  dan  yang  penulis  paling  harapkan  dapat  menjadi  sarana syiar  dakwah  sehingga  nilai-nilai  Islam  kian  tersebar luaskan.Berwudhu  atau thaharah (bersuci)  menurut  bahasa   artinya  bersih.Sedang  menurut  syara’  ialah membersihkan  dan  mensucikan  badan,pakaian,tempat  atau  benda –benda  lain  dari  najis  atau  hadast  menurut  cara-cara  yang ditentukan  oleh  syariat  Islam.   

               *Sesuai  Firman  Allah  SWT  :
“Mengenai  pakaianmu,  hendaklah  kamu bersihkan.” (QS:AL-Mudhatsir :  4)  
                *Rasulullah  SAW  bersabda  :                                                       
“Allah  SWT tidak  menerima  shalat  yang  tidak  dengan berwudhu .”(HR  Muslim)
Jadi  shalat  harus  dengan  wudhu  , tanpa  berwudhu  shalat  kita  tidak syah .Sementara  berwudhu  itu  sendiri  adalah  bersuci  dengan  air  mengenai  muka , kedua  tangan ,kepala  dan  kedua  kaki  dengan  syarat  rukun  tertentu,disertai  dengan  niat.Dan  berwudhu  jika  untuk  mendirikan  shalat , yaitu  shalat  apapun  hukumnya  wajib.Dan  Allah  tidak  akan  menerima shalat  seseorang  bila ia  telah  berhadast,sehingga  berwudhu  terlebih dahulu.Perhatikan  Hadist  dari  Abu  Hurairah  ra  berikut ini :
                    *Bersabda  Rasulullah  SAW  :   
“Allah SWT  tidak  menerima  shalat  seorang  dari  kamu  bila  ia  berhadast  sehingga  berwudhu  lebih  dahulu. “(HR  Bukhari ,Muslim,Abu Daud dan Turmudzi )
Sedangkan  didalam  kitab  suci  Al-Qur’an  dengan  tegas  Allah SWT  menyatakan  didalam  surat  Al-Maidah ayat 6 .
                     
 *Firman NYA :
“Hai orang-orang  yang  beriman ,apabila  kamu  hendak  mengerjakan  shalat ,maka basuhlah  mukamu  dan tanganmu  sampai dengan siku  dan sapulah  kepalamu  dan (basuh)kakimu  sampai  dengan  kedua  mata kaki.”(QS : Al-Maidah: 6 )
Saudaraku,pada  hakekatnya  wudhu  itu  bukanlah  hanya  kita  lakukan  apabila  kita  mau  mengerjakan  shalat  saja.Tapi disamping itu  kita juga  diperintahkan  untuk melakukannya ,seperti  jika  kita  akan  membaca  Al-Qur’an  dan disunnahkan  pula  berwudhu  untuk  berdzikir  menyebut  nama  Allah    dan  Rasul NYA  ketika hendak  tidur ,wudhu  bagi  orang  junub , atau  berwudhu  sebelum  mandi  (baik  mandi  wajib  dan  sunnah )sesuai  tuntunan  Rasulullah SAW  .Sedang sunnah-sunnah itulah (kesunnahan   itu)  apabila dikerjakan  akan membawa pahala .Maka  dari  itu  apabila  seseorang  melakukan  wudhu  itu untuk  melakukan shalat  ataupun ibadah-ibadah yang  lain  bahkan hanya  melakukan  wudhu  saja  yang disertai  dengan  pengetahuan  maka  ia akan memperoleh  pahala  atau fadhilah-fadhilah  dan  keistimewaan  dari berwudhu  itu.
                 *Seperti  dalam  sebuah  riwayat  diterangkan  dari Sahabat  Usman  Bin Affan ra  katanya ,bahwasanya  Rasulullah  SAW  bersabda  :
 “Siapa  yang  berwudhu  dan  menyempurnakan  wudhunya  maka  keluarlah  semua dosanya  dari  badannya  hingga keluar  dari kuku-kukunya “HR (: Muslim )    
·         Dan  Rasulullah  SAW  juga  bersabda ,masih warta  dari Usman  Bin  Affan  ra  berkata  :
 
                     “ Saya  telah  melihat  Rasulullah  SAW  berwudhu  seperti  wudhuku  ini,kemudian  beliau  bersabda : “ Siapa berwudhu  sedemikian ,maka diampuni  segala  dosa  yang  telah  lalu  dari  dosanya  dan  shalat  dan  berjalannya  kemasjid  merupakan tambahan  pahala .” (HR  Muslim )
Wudhu (bersuci) merupakan  sebagian dari  keimanan , sebagaimana  disebutkan  dalam  Hadist  Nabi SAW  :
·         Artinya : Warta dari  Abu  Malik  Al-Asy’ari  ra  katanya ,Rasulullah  SAW  bersabda :” Kesucian itu  adalah  sebagian  dari  iman (cabang  dari keimanan)  (HR  Muslim )
·         Wudhu (bersuci)  merupakan  hiasan  para  mu’minin  dihari  Kiamat  . Sebagaimana  disebutkan  dalam Hadist  Nabi  SAW  warta  dari  Abu  Hurairah ra  berkata :
“Aku  mendengar    junjunganku  SAW  bersabda : “ Perhiasan  seorang  mu’min  pada hari Kiamat  akan  pada  batas  dimana  wudhunya.”(HR  Muslim)
*Wudhu (bersuci) dapat  menghapus  dosa  dan meninggikan drajat , sebagaimana  disebutkan  dalam Hadist  Nabi  SAW :
“Artinya : “ Warta dari Abu  Hurairah ra  , bahwasanya Rasulullah  SAW  bersabda : “ Maukah saya  tunjukkan  padamu  sekalian  hal  dimana  Allah  SWT  menghapuskan dosa-dosamu serta mengangkat  derajatmu ? “ Jawab mereka : “           Mau  ya  Rasulullah “ , Nabi  bersabda : “ Menyempurnakan  wudhu  dalam masa  keberatan  , memperbanyak  langkah  mengunjungi  Masjid  serta  menunggu  shalat , demi  shalat .Maka  itulah  perjuangan . “ (HR Muslim}
·         Sebuah  Hadist  Nabi  yang  diwartakan  dari  Sahabat  Umar  Ibnu  Khattab ra  dari Nabi  SAW  bersabda :
“Tiadalah  salah  seorang  dari  kamu  yang  berwudhu  dan  menyempurnakan  wudhu ,kemudian  setelah  berwudhu  membaca :  Asyhadu  analaa  Ilaaha  Illallahu  Wahdahu  Laa  Syariikalahu ,Wa  Asyhadu  Anna  Muhammadan  Abduhu  Warasuuluh ,  melainkan  pasti  dibukakan  baginya  delapan  pintu  Syurga  dan  dia  boleh  masuk  dari  pintu  mana  saja  yang  ia  boleh  pilih .” (HR  Muslim )
·         Keterangan :  Dalam riwayat  Turmidzi  ada  tambahan  :    Allaahhummaj’alnii  Minattawwaabiina  Waj’alnii  Minal  Mutathahhiriin   ( Ya  Allah  jadikanlah  aku  dari  golongan  orang  yang  suka  bertobat  dan  bersuci  )
Dosa –dosa  keluar  lewat  anggota –anggota  wudhu  ,  sebagaimana  disebutkan  dalam  Hadist  yang  diriwayatkan   dari  Abu  Hurairah ra , bahwasanya  Rasulullah  SAW  telah  bersabda :
           *Jika  seorang  muslim  atau mu’min  berwudhu  dan  membasuh  mukanya  maka  keluarlah  dari  mukanya  semua dosa  yang  dilihat  dengan  matanya  bersama  tetesan  yang  terakhir  dari  air  dan bila  membasuh  kedua  tangannya  , keluar dari tangannya  tiap dosa yang  disentuh  dengan tangannya  bersama air  atau  tetesan  air  yang terakhir  dan bila membasuh  kakinya , keluarlah  yang telah  dijalani  oleh  kakinya  bersama  air  atau tetesan  yang  akhir  dari  air , hingga  ia  bersih  dari  semua dosa .” (HR  Muslim)
          *Berwudhu (bersuci)  ditulis sepuluh  hasanah  (kebajikan)  , sesuai  disebutkan  dalam  Hadist  Nabi  SAW  :
  “Adalah  Rasulullah  SAW  bersabda :” Siapa  yang  berwudhu  dalam  keadaan  suci , ditulislah  baginya , sepuluh  kebajikan.” (HR  Abu Daud , Turmidzi  dan  Ibnu Majah.” )
Sidang  pembaca,dengan adanya  perintah  berwudhu  (bersuci)maka  kita  (manusia)  dapat  meraih  derajat yang  amat  tinggi  nilainya , seperti diterangkan  didalam  kitab  suci  Al-Qur’an  surat  Al-Baqarah ayat  222  Allah  SWT  berfirman :
“Sesungguhnya  Allah  menyukai  orang-orang  yang tobat  dan  menyukai  orang-orang  yang  mensucikan  diri .” (QS: Al-Baqarah : 222 )
* Sebuah Hadist  yang  diriwayatkan  Imam  Thabrani ,Rarasulullah  SAW  bersabda :
“Jagalah  kebersihan  sedapat  mungkin  karena  Allah  membangun  Islam  diatas  dasar  kebersihan . Dan tidak  akan masuk syurga  kecuali  orang-orang bersih .(HR  Thabrani )
  Akhir dari tulisan ini  dari  tulisan  ini  penulis  akan  menyampaikan  sebuah  Hadist  diriwayatkan  oleh  para perawi  Hadist  popular, yakni  Imam  Bukhari dan Muslim (Muttafaqun  Alaih )diterangkan  bahwa dengan  berwudhu  (bersuci)  kita (Ummat  Nabi  Muhammad SAW ) kelak diakherat  akan  memperoleh  sebutan  GHURRAN  MUHAJJALIN  yakni  bekas  anggota  wudhu  menjadi  putih .
*Sebagaimana disebutkan dalam  Hadist  Nabi SAW  warta  dari  Abu  Hurairah ra  katanya :
                 *Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda :”Sesungguhnya ummatku pada hari Kiamat terkenal ( tersebut ) “ GHURRAN MUHAJJALIN “ ( Putih semua bagian anggota wudhunya ) dari bekas wudhu , maka siapa yang suka memperoleh putih mukanya hendaklah berbuat .” (HR Bukhari dan Muslim )
Maksudnya , bahwa dalam membasuh anggota wudhu hendaknya jangan sampai kurang dari apa yang sudah ditentukan , bahkan jika dilebihkan sedikit untuk menghindari kekurangan adalah yang lebih baik .Saudaraku , bukankah demikian besar pahala dan keutamaan-keutamaan berwudhu ? Sehingga dihari Kiamat kelak bekas wudhu semua bagian anggota wudhu kita terlihat putih , maka siapa-siapa yang ingin  mendapat sebutan Ghurran Muhajjalin mulai dari sekarang seyogyanya jangan sampai terlupakan apabila kita berwudhu membasuh seluruh anggota wudhu yang sudah ditentukan.Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang sempurna dalam berwudhu dan semoga kita termasuk golongan orang-orang yang suci dari dosa …
    Sampai disini saya sudahi dulu tulisan saya , terima kasih atas segala perhatian mohon maaf  apabila terdapat kesalahan .Waafwa minkum wassalalamualaikum warahmatullahiwabarakatuh .
                                                                                     ***
( Bahan-bahan (materi) diambil dan dikutip dari buku : LAUTAN  PAHALA Oleh :M.Ali Chasan Umar. Penerbit : CV Toha Putra , Semarang . Dan buku : Fiqih Untuk Madrasah Aliyah  Oleh : Drs H.Moh Rifai dan  Drs Rs Abd Aziz Penerbit : Wicaksana Semarang . )
                                                                                   ***
·         Artikel  religious ini dapay anda temukan pada webseit :Http//hajisunaryo.Com *
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.