Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Segala puja dan puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Sejak kecil Nabi Muhammad SAW telah memperlihatkan akhlak yang luhur. Ia rajin dan tekun bekerja. Tutur bahasanya jelas dan tegas. Apabila disuruh mengerjakan sesuatu, maka ia lakukan pekerjaan itu dengan penuh tanggung jawab. Ketika ia diminta untuk mengembalakan kambing oleh saudaranya, maka ia lakukan tugas itu dengan sebaik-baiknya. Ia berusaha agar jangan ada seekor kambing pun yang hilang atau mati diterkam singa. Ia tidak pernah ikut dalam pesta-pesta dan foya-foya yang sering dilakukan oleh anak – anak muda dijalan – jalan atau dipasar-pasar. Karena tutur bahasanya yang lemah lembut dan jelas, serta kejujurannya yang sudah kelihatan sejak ia masih kanak-kanak, maka penduduk Mekkah memanggilnya ‘Al-Amin’ artinya yang terpercaya.
Kejujuran Muhammad makin terkenal keseluruh pelosok Mekkah dan sekitarnya. Ketika Khadijah, seorang saudagar terkaya di Mekkah hendak memberangkatkan kafilah dagangnya kenegeri Syam, maka Khadijah mempercayakan Muhammad untuk memimpin kafilah dagangannya. Amanat dari Khadijah dilaksanakan oleh Muhammad dengan penuh tanggung jawab. Dengan budi bahasa yang luhur dan kejujuran, Muhammad menjual barang dagangan milik Khadijah. Tidak lama kemudian, barang dagangan itu habis terjual dengan meraih keuntungan yang besar.
Melihat keberhasilan Muhammad dalam menjual barang dagangannya. Khadijah sangat senang : ” Muhammad memang benar-benar orang yang dapat dipercaya.” demikianlah kesan Khadijah. Akhirnya , dengan ridha Allah, Khadijah menikah dengan Muhammad.
Setelah menikah dengan Khadijah, makin tampak keluhuran budi Muhammad. Beliau lebih banyak lagi mendapat kesempatan untuk menolong orang yang membutuhkan, baik dengan harta, tenaga atau pikiran.
Ketika Ka’bah mengalami kerusakan akibat banjir beliau turut bekerja bersama masyarakat Mekkah.
Setelah menjadi Nabi, beliau semakin jelas kelihatan sebagai orang yang dipercaya. Semua ucapan beliau sejalan dengan perbuatannya Jika beliau menganjurkan kepada umatnya agar hidup sederhana, maka kesederhanaan itu pun beliau laksanakan dalam kehidupannya. Ibnu Mas’ud berkata : ” Saya datang kerumah Rasulullah, beliau baru saja bangun tidur diatas sehelai tikar, dan bekasnya masih tampak dilambung beliau. Maka saya berkata : ” Ya, Rasulullah bagaimana kalau saya buatkan kasur yang bisa tuan hamparkan diatas tikar? ” Rasulullah SAW menjawab : ” Apa artinya aku dan dunia ini ? Aku dan dunia ini tak ubahnya seperti seorang kelana yang berteduh dibawah sebatang pohon. Kemudian iapun pergi meninggalkannya. ”
Beliau menyuruh umatnya untuk bersifat rendah hati dan menghormati tamu, maka beliau sendiri melakukannya. Seperti dikisahkan : Ketika datang seorang tamu kerumah beliau, dengan ramah tamu itu disambutnya. Beliau mempersilahkan tamu itu duduk diatas bantal, sedangkan beliau sendiri duduk di lantai,padahal tamu itu dari kalangan rakyat biasa dan musuh pula.
Itulah sebagai contoh dari kebenaran ucapan Rasulullah yang senantiasa sesuai dengan kelakuan beliau. Jadi , sangat pantas jika beliau mendapat gelar ‘Al-Amin’ , yang terpercaya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : AQIDAH AKHLAK. Oleh : Drs Masan Alfat dan Drs Abdul Rosyid *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan :Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***
Categories
Cari Artikel
penggunjung