ANGGOTA BADAN MENJAWAB KETIKA RUHNYA AKAN DICABUT

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Segala puja dan puji milik Allah SWT, tiada sekutu bagi-Nya dan hanya kepada Allah SWT kita menyembah dan hanya kepada Allah SWT kita memohon pertolongan serta hanya kepada-Nya kita memohon ampunan. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Dikisahkan dalam suatu Hadist. Ketika Allah akan mencabut ruh seorang hamba, maka datanglah malaikat maut ketempat hamba tadi dari arah mulutnya, maka keluarlah dzikir dari mulutnya, seraya berkata : ” Tidak ada jalan bagimu dari arah ini , sebab sudah lama lisan ini digunakan untuk berdzikir kepada Allah. ” Malaikat maut lalu kembali kepada Allah , seraya berkata : Demikian… dan demikian ( Malaikat maut menyebutkan apa yang telah dialami ). Kemudian Allah SWT berfirman :” Cabutlah nyawanya dari arah yang lain. ”
Lalu Malaikat maut datang lagi untuk mencabut ruh orang mukmin tadi dari arah tangannya. Maka keluarlah sedekah dengan berkata :” Tidak ada jalan bagimu untuk mencabut nyawa hamba ini , karena ia telah menggunakan aku untuk bersedekah, menggunakan aku untuk mengusap kepala anak yatim, menggunakan aku untuk menulis qalam dan juga menggunakan aku untuk memukul leher orang kafir.”
Malaikat maut lalu datang dari arah kakinya, maka kaki itu berkata : ” Tidak ada jalan bagimu untuk mencabut nyawa hamba ini dari arahku, sebab ia telah menggunakan aku untuk berjalan menuju tempat berjamaah, shalat hari raya dan mendatangi majlis Taklim.”
Selanjutnya malaikat maut datang dari arah telinga , maka telinga itu berkata : ” Tidak ada jalan bagimu untuk mencabut nyawa hamba ini, karena hamba ini telah menggunakan aku untuk mendengarkan Al-Qur’an, Adzan serta dzikir.”
Malaikat maut lantas datang dari arah matanya, maka mata itu berkata : ” Tidak ada jalan bagimu untuk mencabut nyawa hamba ini, karena ia telah menggunakan aku dalam memandang kasih sayang kepada kedua orang tuanya, serta untuk melihat wajah orang-orang shaleh.”
Akhirnya malaikat maut kembali kepada Allah melaporkan kendala yang ia hadapi dalam mencabut nyawa seorang hamba, seraya berkata : ” Wahai Tuhanku, hamba – Mu telah berkata demikian…dan demikian…” Allah lantas berfirman : ” Wahai malaikat maut , gantunglah nama-Ku diatas telapak tanganmu, perlihatkan nama-Ku kepada ruh hamba – Ku ini, sehingga ia bisa melihat nama – Ku. Dengan demikian, engkau akan mudah mencabut ruh tersebut dari jasadnya.”
Malaikat maut lalu menulis nama Allah diatas telapak tangannya, kemudian nama Allah tersebut diperlihatkan kepada ruh hamba yang shaleh itu, akhirnya ruh mau keluar dari jasadnya berkat asma Allah tanpa ada rasa sakit sedikitpun yang dirasakan oleh hamba tadi ketika ruhnya dicabut keluar oleh malaikat maut. Dalam hal ini Allah SWT berfirman : ( Artinya ) : ” Maka apakah orang – orang yang dibukakan Allah hatinya untuk ( menerima ) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya.” ( QS : Az-Zumar : 22 ).
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku :MENYINGKAP 110 MISTERI ALAM KUBUR. Oleh : Salim Hadad. *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan : Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.