Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Segala puja dan puji milik Allah SWT, tiada sekutu bagi-Nya dan hanya kepada Allah SWT kita menyembah dan hanya kepada Allah SWT kita memohon pertolongan serta hanya kepada-Nya kita memohon ampunan. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Pada Bagian Kedua ini, saya akan melanjutkan penulisan ( artikel ) religius berjudul sesuai tersebut diatas sebagai berikut :
Allah SWT berfirman didalam Al-Qur’an : ( Artinya ) : ” Sudahkah datang kepadamu berita ( tentang ) hari pembalasan? Banyak muka pada hari itu yang tertunduk hina, bekerja keras lagi kepayahan, memasuki api yang sangat panas ( neraka ) , diberi minum ( dengan air ) dari sumber yang sangat panas.” ( QS : Al-Ghasyiyah : 1 – 5 ) .
Namun lagi jeritan mereka tak didengar. Tangis rintih kesakitan yang mereka rasakan tak pernah dihiraukan. Bahkan mereka akan disuguhi minuman dalam jenis yang lain, yakni sebuah cairan nanah yang mendidih. Sama dengan air pertama, saat penghuni neraka terpaksa meminum air nanah tersebut serta merta wajah mereka hangus, mata mereka luber bersama daging – daging pipinya yang rontok. Usus merekapun berhamburan keluar, berceceran Tak urung merekapun menjerit pilu, keras suara tangisan mereka bak suara lolongan anjing. Namun tak ada satupun yang mau perduli.
Mereka dibiarkan dan tak dihiraukan supaya mereka merasakan bahwa adzab Allah memang teramat pedih.
Allah SWT berfirman : ( Artinya ) : ” Mereka tinggal didalamnya berabad-abad lamanya. Mereka tidak merasakan kesejukkan didalamnya dan tidak ( pula mendapat ) minum selain air yang mendidih dan nanah sebagai balasan yang setimpal. ” ( QS : An – Naba : 23 – 26 ) .
Rasulullah SAW pernah mengkisahkan pula bahwa, saat – saat yang sangat menyedihkan bagi penghuni neraka adalah ketika mereka merasakan kelaparan, mereka meminta makanan , lalu didatangkan kepada mereka makanan berupa kayu yang bernama Zaqum. Zaqum adalah sebuah pohon berduri yang telah dinyatakan dalam Al-Qur’an : ( Artinya ) : ” Sesungguhnya pohon Zaqum itu adalah makanan orang yang banyak ( berbuat ) dosa , ( ia ) sebagai kotoran yang berminyak yang akan mendidih didalam perut, seperti mendidihnya air yang sangat panas. ” ( QS : Ad-Dukhan : 43 – 46 ).
Tidak cukup hanya berduri, pohon Zaqum ternyata berbau seperti kotoran dan berminyak menjijikkan. Pohon Zaqum juga punya daya bakar yang luar biasa, hingga siapapun yang memakannya maka pasti semua isi perutnya akan mendidih seperti mendidihnya air panas yang bergolak. Otak mereka juga akan leleh, gusi-gusi mereka luber bersamaan dengan gerigi mereka yang tanggal satu persatu. Tak lama setelah itupun dari mulut mereka menyembur cipratan api. Lantas tubuh mereka tergolek luluh dan rontok semua tulang belulangnya ketanah. Subhanallah !
Dalam kobaran api yang membara. Dalam Neraka yang kepedihannya tak terkira. Allah pun menyediakan makanan bagi para penghuninya berupa darah dan nanah. Allah berfirman dalam Al-Qur’an : ( Artinya ) : ” Dan tiada ( pula ) makanan sedikitpun ( baginya ) kecuali darah dan nanah. Tidak ada yang memakannya kecuali orang – orang yang berdosa. ” ( QS : Al – Haqqah : 36 – 37 ) .
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas Bagian Kedua. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan judul baru tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : INDAHNYA SYURGA PEDIHNYA NERAKA. Oleh : Asrifin An Nakhrawie, S.Ag *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website : Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***
Categories
Cari Artikel
penggunjung