AQIQAH ( Bagian Kedua )

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Pertama-tama saya mengucapkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas Rahmat dan Bimbingan-Nya lah saya dapat menyusun tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Pada Bagian Kedua ini saya akan melanjutkan penulisan selanjutnya sebagai berikut : Dalam Hadist dari Aisyah ra : ( Artinya ) : ” Bahwasanya Rasulullah SAW memerintahkan orang-orang agar menyembelih Aqiqah untuk anak laki – laki dua ekor kambing, yang umurnya sama, dan anak untuk perempuan seekor kambing. ” ( HR : Turmidzi ) .
Dari Ibnu Abas ra : ( Artinya ) : ” Bahwasanya Rasulullah menyembelih aqiqah untuk Hasan dan Husein, masing-masing seekor kambing. ” ( HR : Daud ) .
Aqiqah itu waktunya sejak anak itu lahir dan tidak ada batas waktunya. Kalau anak itu telah baligh dan aqiqahnya belum dilakukan, maka sunat ia sendiri melakukannya.
Doa memotong aqiqah :
Sunat juga dibacakan doa ditelinga anak yang baru lahir. Dengan doa yang artinya sebagai berikut : ” Dan aku mohon untukmu ( anak ) dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala godaan syetan dan dari segala binatang kecil-kecil yang berbisa dan juga dari pandangan mata yang dapat menimbulkan bahaya.
Dan sunat di Adzan kan anak-anak yang baru lahir ditelinga kanan dan diiqomatkan ditelinga kiri.
Nabi Muhammad SAW bersabda : ( Artinya ) : ” Rasulullah SAW telah Adzan ditelinga Hasan ketika ia dilahirkan oleh Fatimah. ” ( HR : Ahmad dan Turmidzi ).
Apa saja hikmah aqiqah itu ?:
1. Merupakan manifestasi rasa syukur kepada Allah SWT atas segala Rahmat dan Karunia yang telah dilimpahkan pada dirinya.
2. Akan menambah rasa cinta anak kepada orang tua, karena sianak merasa telah diperhatikan dan disyukuri kehadirannya didunia ini, bagi orang tua merupakan bukti keimanannya kepada Allah.
3. “Dengan beraqiqah akan mewujudkan hubungan yang baik dengan tetangga dan saudara – saudaranya yang ikut merasakan gembira dengan lahirnya seorang anak karena mereka mendapat bagian dari aqiqah tersebut.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas Bagian Kedua. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan judul baru tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : FIQIH. Untuk Madrasah Aliyah. Oleh : Drs H. Moch Rifa’i dan Drs Rs Abd Aziz *
****
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan : Www.hajisunaryo.com *
***
*Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.