Assamualaikum wr.wb. Bismillahirrahirrahmaanirrahim. Allahumma Shalli wassalim Sayyidina Muhammad.Kita ucapkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT yang dengan izinNya, tulisan religius saya berjudul seperti tersebut diatas, saat ini tentunya sudah berada dihadapan sidang pembaca. Shalawat serta salam kita mohonkan semoga tetap tercurah kepada Nabi terakhir yang tidak ada Nabi lagi setelahnya, Nabi Muhammad SAW beserta keluarga beserta para Sahabatnya.
5.A. Turunnya Nabiyullah Isa As:
Dengan mengutip berbagai kumpulan Hadist-hadist dari Rasulullah SAW dapat kiranya disimpulkan bahwa diakhir zaman nanti akan turun lah Nabiyullah Isa As, yakin disaat Dajjal masih sedang jaya-jayanya dan amat berkuasa sekali, bahkan selagi masih besar pengaruhnya dan penganutnya.
#Tentang hal-ihwal Nabi Isa As disaat itu dijelaskan oleh Rasulullah SAW sebagai berikut:
(Artinya):” Maka Isa itu dikalangan umatku adalah sebagai seorang hakim (pemutus) yang adil, menjadi pemimpin yang memutuskan sesuatu dengan jujur. Ia akan merusak palang salib (dan dengan demikian adalah menandakan akan hancur leburnya agama kristen) babi disembelih, pajak dihapuskan (dan ini adalah sebagai tanda bahwa nantinya yang dapat hidup hanyalah agama Islam belaka, karena Islam tidak mengenal pajak dan tidak memungutnya dari golongan pemeluknya, tetapi pajak hanya dipungut dari kaum kafir dzimmi yakni yang ditanggung keselamatan badan, jiwa dan hartanya oleh pemerintah Islam. (Beliau As juga meninggalkan sedekah) Sebab seluruh umat manusia sudah hidup dalam kecukupan dan kemakmuran duniawiyah. Juga tidak diperlukan lagi berjalan untuk menghitung -hitung zakatnya kambing dan unta. Selain itu dilenyapkan hati yang mendongkol atau benci membenci. Bahkan dilenyapkanlah sengat semua binatang yang mempunyai sengat itu (atau juga bisanya binatang berbisa.)
Sampai-sampai ada anak lelaki kecil yang memasukkan tangannya didalam mulut ular, tetapi ular itu tidak membahayakan sedikitpun pada anak tadi. Demikian pula anak perempuan kecil yang menggoda seekor singa untuk melarikannya , tetapi singa itu tidaklah membahayakan dirinya. Seekor serigala yang ada didalam kelompok kambing, tetapi tidaklah mengganggunya sama sekali, bahkan menjadi seolah-olah anjing penjaganya.
Diatas permukaan bumi ini penuh kerukunan atau perdamaian, bagaikan sebuah bejana yang penuh air. Kalimat hak (kebenaran) merupakan kesatuan yang bulat dan tidak ada yang disembah melainkan Allah. Peperangan telah meletakkan senjatanya. Bangsa Quraisy merampas kembali kerajaannya dan bumi menjadi sebagai bejana dari perak yakni amat bersih sekali yang tanamannya tumbuh seperti sejak zaman Nabi Adam As dahulu yakni amat indah dan sedap dipandang mata.” (Dikutip dari kitab:Hadza Yaumiddin hal:44-45)
Jelaslah sudah bahwa yang disiar-siarkan oleh Nabi Isa As itu nanti adalah syariat agama Islam, bahkan apa saja yang sudah banyak dilalaikan oleh orang banyak , lalu dihidup-hidupkan kembali, sesuai dan sekali sebagaimana yang diajarkan oleh junjungan kita Nabi Muhammad SAW dahulu. Nabi Isa As itulah yang akan membunuh Dajjal, kemudian menetapkan diatas bumi agak beberapa lama kemudian. Akhirnya beliau As pun wafatlah dan jenazahnya disembahyang oleh kaum muslimin, lalu dikebumikan.
Selanjutnya diakhir zaman nanti akan terjadilah angin puyuh yang amat besar sekali dan angin dan angin inilah yang mencabut semua roh kaum mukminin, sedang yang ditinggalkan hanyalah golongan orang-orang buruk kelakuannya dan sebagai penutup maka sehabis kebaikan dan kesempurnaan sebagaimana diatas itu akan muncullah kerusakan dan kehancuran akhlak secara total. Dalam sebuah Hadist lain disebutkan sabda Rasulullah SAW sebagai berikut:
(Artinya):” Demi Dzat yang jiwaku dalam genggaman kekuasaanNya niscayalah sudah amat dekat sekali saat turunnya Isa Putera Maryam dikalangan engkau semua yang bertindak sebagai seorang hakim yang adil. Ia akan memecahkan semua kayu palang salib , membunuh babi, melenyapkan pajak dan harta menjadi meluap. (Yakni banjir harta, karena amat banyaknya dan umat manusia makmur sekali hidupnya). Sehingga karena yang sedemikian itu tidak ada seorangpun yang ingin untuk menerimanya (sebagai sedekah). Sampai-sampai sekali sujud itu saja sudah lebih tinggi nilainya daripada dunia dan seisinya ini.”
Kemudian Abu Hurairah ra berkata:” Bacalah, jikalau engkau semua menginginkannya:” Tidak ada sama sekali dari golongan ahlul kitab (Yakni kaum Yahudi dan Nasrani.), melainkan mereka pasti akan beriman kepada Isa As sebelum mangkatnya beliau ini (Yaitu setelah turunnya kebumi dan sebelum tibanya hari Kiamat.(Nanti pada hari Kiamat, Isa akan menjadi saksi atas orang-orang semuanya itu.) (HR:Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah ra)
Adapula Hadist lain yang diriwayatkan dari Urwah bin Mas`ud Atstsaq`afi, dari Abdullah bin`Amr, menceritakan sabda Rasulullah SAW sebagai berikut:
(Artinya):” Dajjal itu akan keluar kepada umatku, kemudian menetap diatas bumi selama empat puluh tahun lamanya, tetapi saya tidak mengerti apakah itu empat puluh , atau empat puluh bulan atau empat puluh tahun. Kemudian Allah mengutus Isa putra maryam, wajahnya seperti `Urwah bin Mas`ud.
Isa lalu mencari Dajjal dan dibinasakan (Yakni dibunuh olehnya). Kemudian Isa menetap dikalangan umat manusia selama tujuh tahun, disaat itu tidak ada permusuhan sama sekali antara dua orang manusiapun. Selanjutnya Allah mengutus angin yang dingin dari arah Syam (Palestina). Maka tidak seorangpun yang menetap diatas permukaan bumi yang didalam hati orang itu ada timbangan seberat semut kecil dari kebaikan atau keimanan melainkan pasti akan dicabut nyawanya, sehingga andaikata salah seorang dari engkau dalam perut gunung, juga pasti akan dimasuki oleh angin itu tadi, sampai dapat tercabut nyawanya.
Akhirnya yang ketinggalan adalah manusia-manusia yang buruk-buruk kelakuannya, yang suka cepat-cepat melakukan keburukan dan kedzaliman, sampai dapat diumpamakan sebagai keringanan burung yang sedang terbang atau angan-angan binatang buas yang hendak memangsa. Orang-orang tersebut tidak mengerti apa-apa yang baik dan tidak mengingkari apa-apa yang buruk (Munkar dibiarkan celaka). Seterusnya lalu muncullah syetan yang menjelma sebagai manusia, lalu berkata:” Baiknya jikalau engkau semua suka mengikuti perintahku.” Orang-orang sama berkata:” Apakah yang engkau perintahkan kepada kami?” Kemudian syetan tersebut mengajak mereka menyembah berhala-berhala. Keadaan para manusia disaat itu adalah sangat luas rezekinya, senang hidupnya. Selanjutnya ditiupkanlah dalam sangkakala, maka seluruh manusiapun tidak sadarkan diri dan mati. Kemudian Allah menurunkan hujan bagaikan rintik-rintik, lalu dari air itu tumbuhlah segenap tubuh para manusia, terus ditiupkanlah sekali lagi, tiba-tiba orang-orang itu sama berdiri (bangun) sambil memperhatikan keadaan keadaan diwaktu itu.
Kemudian diucapkanlah:” Hai sekalian manusia, marilah sama mendekat dihadapan Tuhanmu semua.” (Dan kepada semua diperintahkan):” Hentikanlah dulu orang-orang itu, sebab hendak ditanya lebih dulu.” Lalu dikatakan pula:” Keluarkan olehmu semua orang-orang itu perlu dikirim keNeraka.” Selanjutnya ditanyakan:” Dari berapa?” lalu djawabnya:” Dari tiap-tiap seribu, sebanyak sembilan ratus sembilan puluh sembilan orang.” Sabdanya:” Itulah hari yang dapat membuat anak-anak kecil menjadi berubah dan itulah hari dibukanya betis manusia (karena amat kebingungan sekali). (HR:Imam Muslim)
Sampai disini saya sudahi dulu, tulisan religius ini sesuai judul tersebut diatas, bagian Ketiga. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita insya Allah dengan bagian Keempat pada penerbitan mendatang. Waafwa minkum wassalamualaikum wabarakatuh.
…
# Bahan-bahan materi diambil dan dikutip dari Kitab:” Hadza Yaumiddin atau “ Inilah Hari Pembalasan (Kiamat)” Oleh: Moh. Abdai Rathony#
…
# Artikel religius ini dapat anda temukan pada website:www:Hajisunaryo.com#
…