“ ASYRATUS-SA`AH AL-KUBRA.” (Tanda-tanda Hari Kiamat Yang Besar) (Bagian Keempat)

 Assalamualaikum wr.wb. Bismillahirrahmaanirrahim. Allahumma shalli wassalim Sayyidina Muhammad. Sidang pembaca, alhamdulillah saat ini kita sudah memasuki Bagian Keempat dari tulisan religius berjudul tersebut diatas.

  1. Keluarnya Bangsa Ya`juj dan Ma`juj:

Keringkasannya cerita yang tertera dalam Al-Qur`an Al-Karim yaitu bahwa dizaman raja Zulqarnain ada dua macam bangsa yang disebut Ya`juj dan Ma`juj. Perilakunya gemar sekali merusak dan membuat morat-maritnya negara. Seluruh rakyat sama mengadukan hal itu kepada rajanya yakni Zulqarnain dan meminta supaya didirikan saja dinding yang kokoh kuat yang memisahkan antara rakyat itu dengan dengan kedua bangsa perusak tadi. Dengan demikian diharapkan supaya kedua bangsa itu akan terpenjara  dibalik dinding. Zulqarnain meminta bantuan rakyatnya supaya ikut mendirikan benteng yang dibuat dari gumpalan besi yang besar-besar. Ketika tumpukan besi diantara kedua gunung itu tingginya sudah dianggap cukup, Zulqarnain lalu berkata:” Nyalakan api disitu.” Setelah tumpukan besi sudah menjadi api, Zulqarnain berkata lagi:” Bawalah kemari tembaga yang dilebur itu. Kini aku hendak menuangkannya kepada pagar besi yang sedang menyala-nyala itu.” Akhirnya pekerjaan pun selesailah. Setelah itu, bangsa Ya`juj dan Ma`juj tidak dapat lagi memanjat keatas pagar tersebut dan tidak pula dapat menerobos  dibawahnya. Selanjutnya nanti apabila telah dekat sekali tibanya hari Kiamat dengan kekuasaan Allah Ta`ala juga, pagar besi itu tiba-tiba ambruk dan rata dengan bumi. Mungkin karena goncangan bumi yang terus menerus atau sebab yang lain-lain lagi. Kedua bangsa yang terkenal sebagai bangsa perusak itu, tiba-tiba keluar lagi, muncul dikalangan umat manusai yang lain-lain, sebagaimana yang disebutkan oleh Allah SWT dalam Al-Qur`an Al-Karim.

# Firman Allah SWT

(Artinya):” Zulqarnain berkata:” Pagar besi itu adalah sebagai rahmat dari hadhirat Tuhanku. Maka apabila janji Tuhanku telah tiba, maka pagar itu akan terlebur dijadikan rata dengan bumi dan langit dan janji Tuhanku itu memang benar.” Kemudian pada hari itu (Yakni munculnya Ya`juj dan Ma`juj, tegasnya hari diwaktu hari Kiamat telah dekat sekali) Kami (Allah) biarkan Ya`juj dan Ma`juj itu berdesak-desakan sebagian dengan sebagian yang lain. Selanjutnya setelah sangkakala ditiupkan,Kami akan mengumpulkan segenap manusia menjadi satu.” (QS:Al-Kahfi:98-99)

Tentang  keluarnya kedua bangsa dalam sebuah Hadist yang panjang sekali, riwayat dari An-Nawwas bin Sam`an Kutipannya adalah sebagai berikut:

(Artinya):” Allah melepaskan bangsa Ya`juj dan Ma`juj dan mereka bergegasa untuk keluar dari tempat yang tinggi. Golongan pertama (Yakni yang keluar lebih dahulu) berangkat melalui lautan kecil yang disebut Thabariyah, kemudain sama meminum air laut itu, kemudian yang belakang juga melalui laut kecil tadi tetapi airnya telah habis kering. Mereka ini berkata:” Laut ini, tadinya  baru saja ada airnya.” (dan ini adalah sebagai tanda bahwa kedua bangsa perusak itu benar-benar menghabiskan makanan dan minuman, melebihi manusia biasa) sampai keakhir Hadist. (HR:Muslim)

  1. Keluarnya Asap (awan)

Ini juga merupakan tanda besar akan tibanya hari Kiamat sebagaimana yang difirmankan Allah SWT didalam Al-Qur`an  Al-Karim sebagai berikut:

(Artinya):” Maka nantikanlah olehmu (Hai Muhammad) pada hari datangnya langit dengan membawa asap yang nyata, yang menutupi seluruh umat manusia. Allah berfirman:” Inilah siksa yang amat pedih sekali.” Para manusia berkata:” Wahi Tuhan kami, semoga Engkau membuka (melenyapkan) siksa ini dari kami semua, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang beriman.” (QS:Ad-Dukhan:10-12)

Adapun keadaan Asap tersebut, berbeda sekali kalau mengenai orang mukmin atau orang kafir. Bagi orang mukmin hanyalah dirasakan sebagai penyakit pilek atau selesma, tetapi bagi orang kafir dapat menyebabkan orang itu mabuk gentayangan, sebagaimana yang disebutkan dalam Hadist riwayat dari Hudzaifah ra, sabda Rasulullah SAW sebagai berikut:

(Artinya):” Sesungguhnya setengah dari tanda-tanda hari Kiamat ialah datangnya asap yang memenuhi antar seluruh jagad Timur dan Barat (Yakni seluruh alam semesta), asap itu menetap dibumi selama empat puluh hari. Adapun bagi orang mukmin, maka asap-asap yang mengenainya itu  dirasakan seolah-olah sebagai pilek, tetapi bagi orang kafir, maka asap tersebut dapat membuat ia mabuk dan asap itu akan keluar dari hidungnya, kedua matanya, kedua telinganya dan bahkan dari duburnya pula.(Buku Kitab “ Hadza Yaumiddin” halaman 50).    Demikianlah keadaan Dukhan atau asap yang akan dialami sebelum tibanya hari Kiamat tidak berapa lama lagi itu.

Sampai disini saya sudahi dulu tulisan berjudul tersebut diatas bagian Keempat. Terima kasih atas segala perhatian, serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain dengan tulisan materi yang sama bagian Kelima. Waafwa minkum wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

# Bahan-bahan materi daimbil dan dikutip dari buku: Hadza Yaumiddin Oleh: Moh. Abdai Rathony.#

# Artikel religius ini dapat anda temukan pada website:www:Hajisunaryo.com#

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.