Assalamualaikum wr.wb. Bismillahirrahmaanirrahim. Allahumma Shalli Wassalim Sayyidina Muhammad. Sidang pembaca, kita sekarang memasuki Bagian Kelima dari tulisan (Religius) berjudul tersebut diatas. Pada bagain terdahulu, kita membicarakan setentang keluarnya asap (awan), kini saya sampaikan setentang Rusaknya Ka`bah.
- Rusaknya Ka`bah (Baitullah Al Haram) inipun termasuk dalam tanda-tanda Kubra yang menandakan akan segera tibanya hari Kiamat. Adapun yang merusakkan Ka`bah itu disebutkan dalam sebuah Hadist yang diriwayatkan Rasulullah SAW bersabda sebagai berikut:
(Artinya):” Akan merusak Ka`bah itu orang yang mempunyai roti sawik, banyaknya dua buah, yakni orang lelaki dari Habsy (atau Ethiopia) (HR:Muslim)
Juga disebutkan dalam Hadist riwayat dari Hudzaifah ra yang kutipannya adalah sebagai berikut:(Artinya):” Seolah-olah aku bertemu dengan orang Habsy yang gelang kakinya (Yakni yang satu dan satunya lagi pendek.) biru kedua buah matanya, pesek hidungnya, besar perutnya dan kawan-kawannya itu sama merusakkan Ka`bah, sebuah batu demi sebuah batu, mereka mengambilnya batu-batu itu dilemparkannya kelautan.” (Hadist dari Abu Hurairah ra)
Kejadian robohnya Ka`bah itu adalah setelah wafatnya Nabiyullah Isa As.
- Lenyapnya Al-Qur`an dari Mushhaf dan hati. Maksudnya ialah bahwa Kitab suci Al-Qur`an itu tulisannya hilang sama sekali dan yang tertinggal hanyalah kertasnya yang putih bersih belaka. Juga tidak seorangpun yang masih ingat akan bunyinya. Orang yang hafal Al-Qur`an itu sudah tidak ada seorangpun, sekalipun hanya seayat. Inipun merupakan tanda besar pula akan segera tibanya hari Kiamat. Dalam sebuah Hadist dari Hudzaifah ra, disebutkan sabda Rasulullah SAW demikian:(Artinya):” Agama Islam itu akan dilebur (yakni lenyap), sebagaimana dilemburnya warna baju, sehingga tidak lagi dimaklumi apa yang dinamakan puasa,shalat, ibadah, dan sedekah. Juga dihapuskanlah diatas tulisan kitabullah (Yakni kitab suci Al-Qur`an) Didalam waktu semalam saja, demikian tiada yang tertinggal diatas bumi seayat sekalipun.
Yang tetap ada ialah beberapa golongan dari umat manusia yakni yang tua-tua, lelaki atau perempuan, semuanya itu mengatakan:” Kita semua pernah bertemu dengan ayah-ayah atau nenek moyang kita dengan suatu ucapan yang berupa Laa ilaha illallah, oleh sebab itu kitapun akan menetapi ucapan yang demikian itu.”
Shilah lalu berkata kepada Hudzaifah:” Tidak ada gunanya orang-orang itu menetapi kalimat laa ilaha illallah, sebab orang-orang itupun juga tidak mengerti apa yang dinamakan shalat, puasa, sedekah dan ibadah.” Hudzaifah memalingkan mukanya dan orang tersebut mengulangi sekali lagi ucapannya sampai tiga kali berturut-turut. Sementara itu Hudzaifah pun selalu pula memalingkan mukanya kearah lain. Kemudian Hudzaifah menghadap orang itu dan berkata:” Hai shilah kalimat laa ilaha illallah itu dapat menyelamatkan orang-orang tua tadi dari siksa api Neraka.” (Ucapan sedemikianpun diulangi olehnya sampai tiga kali pula. (HR:Ibnu Majah)
- Orang-orang seluruh alam dunia menjadi kafir semua.
Inilah yang merupakan tanda Kubra yang terakhir sekali, bahwa hari Kiamat tidak akan lama lagi pasti akan terjadi. Jadi selama diatas permukaan bumi ini masih ada orang Islam sekalipun hanya seorang saja dan hanya dapat mengucapkan kalimat syahadat, ataupun masih ada yang menyebutkan nama Allah, maka hari Kiamatpun masih belum akan tiba. Hal ini jelas disebutkan dalam sabda Rasulullah SAW sebagai berikut:
(Artinya):” Tidak akan terjadi hari Kiamat, sehingga diatas permukaan bumi ini tidak lagi diucapkan kalimat Allah, Allah. (HR:Muslim dari Anas ra)
Maksudnya lafadz Allah tidak diucapkan lagi, ialah bahwa ilmu tauhid sudah lenyap dari hati manusia dan tidak ada seorangpun yang masih memahasucikan, mengesakan atau mentauhidkan Allah SWT juga tidak terdapat lagi orang yang beramal ma`ruf dan bernahi munkar. Bahkan dalam Hadist lain disebutkan disebutkan sebagai berikut:
(Artinya):” Sesungguhnya Allah Azza wa jalla berfirman kepada malaikat israfil: Jikalau engkau mendengar ada orang mengucapkan Allah, Allah, maka tangguhkanlah tiupan sangkakala itu selama empat puluh tahun lagi, karena untuk memuliakan kepada orang yang mengucapkan tadi.” (Al-Hadist)
Adapun apabila sudah tidak ada seorang manusiapun yang mengenal kata: Allah, maka malaikat Israfil lalu meniup sangkakalanya dan ini sebagai tanda permulaan terjadinya Kiamat. Dari berbagai uraian diatas, dapatlah kita semua memahami, bahwa tanda-tanda hari Kiamatyang besar-besar itu ada 10 (sepuluh) macam dan semuanya itupun akan tiba dan seandainya tanda-tanda itu sudah tiba yang sebuah, maka lain-lainnya pasti akan menyusul kemudiannya, baik lama maupun dekat. Tentang tibanya hari Kiamat itu tidak terkira-kirakan sama sekali. Ia akan datang sekonyong-konyong atau mendadak benar. Hal ini jelas difirmankan Allah Ta`ala dalam kitab suciNya:
(Artinya):” Maka tiadalah orang-orang itu menantikan kecuali hari Kiamat yang akan mendatangi orang-orang itu dengan seketika itupula (Yakni mengejutkan sekali) (Tetapi sesungguhnya alamat-alamatnya pun juga sudah tiba). Maka bagaimanakah akan dapat bermanfaat untuk orang-orang itu apabila sudah tiba saat adanya peringatan tadi?” (QS:Muhammad:18)
Ingatlah selalu, bahwa orang-orang masih hidup selagi datangnya hari Kiamat itu sangat sekali tidak enaknya dan sudah dapat dipastikan bahwa ia adalah orang buruk dan termasuk golongan kaum kafir, sebab nyata-nyata lafadz Allah saja sudah tidak lagi ducapkan dikala itu , artinya tidak seorangpun dapat menyebutkan kata Allah tadi. Hal ini terang disebutkan dalam Hadist dari Ibnu Umar ra, Rasulullah SAW demikian:(Artinya):” Seburuk-buruknya manusia, ialah yang disaat datangnya hari Kiamat, orang-orang itu masih hidup. (HR:Bukhari dan Muslim)
Sidang pembaca,sampai disini selesai sudah tulisan ini artinya, artikel (religius) berjudul: Asyratus Sa`ah Al-Kubra sudah selesai penulisannya pada bagian kelima ini. Sebagai penyusun tulisan ini saya berharap semoga tulisan ini bermanfaat. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan judul tulisan yang lain. Wa afwa minkum wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
…
# Bahan-bahan materi diambil dan dikutip dari buku:” Hadza Yaumiddin.” atau:” Inilah Hari Pembalasan (Kiamat)” Oleh: Moh.Abdai Rathony.
…
# Artikel religius ini dapat anda temukan pada website:www:Hajisunaryo.com.#
…