AZAB KUBUR DAN KUBURAN GELAP ATAU TERANG

  Assalamualaikum W.W,Allahumma shalli wassalim Sayyidina Muhammad. Sidang pembaca,apa kabar?jumpa lagi kita (lewat tulisan) kali ini sesuai judul tersebut diatas,semoga bermanfaat,menyejukkan,menjadi sebagai tambahan ilmu,menjadikan kian bertambah mantabnya iman dan yang utama sebagai sarana syiar dakwah nilai-nilai Islam kian dapat tersebarluaskan.

 
       Saudaraku,didalam Hadist riwayat Turmudzi disebutkan bahwa sayyidina Usman bin Affan jika berada ditepi kuburan,maka dia menangis hingga air matanya membasahi janggutnya. Lalu seseorang bertanya:”Mengapa jika syurga dan neraka diceritakan engkau tidak menangis,tetapi jika diceritakan tentang kuburan lalu engkau menangis?” maka Sayyidina Usman bin Affan menjawab:” Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:”Kuburan itu adalah tempat pertama menuju akherat. Maka jika dikuburan itu selamat maka keadaan sesudah itu adalah lebih mudah. Dan jika tidak selamat maka keadaan sesudah itu adalah lebih berat lagi. Dan seorang mukmin jika melihat kuburannya dengan adanya kenikmatan yang diberikan Allah kepadanya,maka jenazah itu mengatakan:” Ya Tuhanku,cepatkanlah hari kiamat agar aku bisa kembali pada keluargaku dan hartaku.” (HR.Barra`)
 
        Tetapi jika orang itu kafir atau berdosa maka setelah Allah menyiapkan padanya berupa azab yang pedih,maka orang itu mengatakan:” Ya Tuhanku,janganlah engkau memberlakukan Kiamat.” Ini menunjukkan bahwa masa sesudah dikuburan itu adalah lebih hebat huru-haranya.
       Saudaraku,kuburanpun ada pula gelap dan terangnya.
 
  • Dalam sebuah riwayat disebutkan: Bahwa seorang wanita yang menjadi tukang sapu masjid dimasa Rasulullah SAW meninggal dunia pada malam hari. Wanita itu dikuburkan pada malam itu dan para Sahabat tidak akan mengganggu Nabi yang sedang tidur. Setelah diketahui bahwa wanita itu meninggal Nabi lalu meminta untuk diantarkan kekuburannya. Nabi mendatangi kuburan tersebut dan melakukan shalat jenazah. Nabi SAW bersabda:”Sesungguhnya kuburan ini diselimuti kegelapan pada penghuninya.Dan sesungguhnya Allah SWT memberikan cahaya berkat shalatku pada mereka.” (HR.Bukhari)
       Saudaraku,pernah dengar tentang himpitan kubur?Tentang siksa kubur? Ya sangat mengerikan,menakutkan. Begitulah,setelah mayat diletakkan maka,kuburan itu menghimpitnya. Himpitan itu bisa pada orang dewasa maupun anak-anak,orang baik maupun orang jahat. Bahkan kuburan itu juga menghimpit Sa`ad bin Muadz,padahal dengan kematiannya itu dapat menggoncangkan singgasana Tuhan,pintu-pintu langit dibuka,disaksikan kematiannya oleh 70.000 malaikat.
 
  • Sedangkan Nabi bersabda:” Dia ini,yaitu Sa`ad bin muadz,yang menggoncangkan`arasy,dibuka pintu langit,disaksikan 70.000 malaikat,kuburan itu menghimpitnya lalu dilepaskan.” (HR.Nasa`i)
  • Dan Nabi SAW juga bersabda:”kalau seandainya ada yang lepas dari himpitan kuburan maka yang lepas adalah anak bayi (belum berdosa) (Al-Hadist)
 
       Dan jika seseorang telah dimasukkan kedalam kuburnya maka akan datanglah malaikat dengan rupa yang menakutkan. Tetapi dalam Hadist riwayat Turmudzi disebutkan bahwa jika mayit itu dikuburkan,maka datanglah dua malaikat yang warnanya hitam kebiru-biruan,yang satu bernama Munkar dan yang lain bernama Nakir. Malaikat itu bertanya:”Apa yang engkau ketahui (katakan) kepada orang ini?” (maksudnya Nabi Muhammad SAW). Jenazah itu lalu mengatakan:
 
“Huwa Abdullah wa Rasulullah,Asyhadu alla ilaha illallah Wa anna Muhammadan Abduhu Wa Rasulullah.”
 
“Dia adalah hamba Allah dan RasulNya,aku bersaksi Tidak ada Tuhan kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulNya.” Dan jika orang itu munafik,maka jawabnya:”Aku mendengar seperti apa yang diucapkan orang-orang lain (yang tidak tahu) yang aku juga mengatakannya begitu,aku tidak tahu….” (HR.Turmudzi)
 
        Kemudian dalam Hadist Nabi SAW riwayat Barra` bin Azib menyebutkan bahwa dua malaikat yang menanyakan manusia ketika baru pertama kali dialam kubur itu amat bengis (keras) yang mendudukkan orang atau jenazah itu dengan mengatakan:
 
Man Rabbuka?Ma Dinuka? Man Nabiyyuka?”
(“Siapakah Tuhanmu? apa agamamu? siapa Nabimu?)
 
Dan yang demikian adalah ujian besar bagi setiap orang mukmin. Dan itulah yang disebutkan dalam Al-Qur`an:
 
  • Surat Ibrahim ayat 27 sebagai berikut:
Allah akan menetapkan orang-orang yang beriman dengan perkataan (iman) tetap dalam kehidupan didunia maupun akherat…..”(QS:Ibrahim:27)
 
“Dan Allah akan menyesatkan orang-orang yang dzalim (berdosa) dan Allah akan berbuat sesuai dengan apa yang Dia kehendaki.” (QS:Ibrahim:27)
 
  • Dengan pertanyaan yang diajukan oleh malaikat Munkar dan Nakir itu, maka jenazah yang muslim akan menjawab:
 
Rabbi Allah,wa Dini Al-Islam wanabiyyi Muhammad sallallah Alaihi wassalam.
(Tuhanku Allah,agamaku Islam,Nabiku adalah Nabi Muhammad SAW.”)
 
  • Dengan jawaban tersebut maka datanglah suara dari langit:
“ Benarlah jawaban hambaKu.”
 
     Tetapi jika jenazah itu kafir atau berdosa,maka dua malaikat itu mendatanginya dengan kasar serta mendudukkannya dengan bertanya:
Man Robbuka? (siapakah Tuhanmu?)
maka jenazah kafir itu menjawab: “ha…..aku tidak tahu.”
Kemudian malaikat itu bertanya lagi: Ma Dinuka?” (Apakah agamamu?)
jenazah kafir itu menjawab:”ha….ha…..aku tidak tahu”
Malaikat itu bertanya lagi: ”Apa yang kamu ketahui (katakan) pada orang laki-laki ini? (Nabi Muhammad) yang diutus padamu?”
Maka orang (jenazah) kafir itu menjawab: “ Ha…ha….aku tidak tahu.”
 
      Maka malaikat itu mengatakan: ” Engkau tidak tahu (yaitu: engkau tidak tahu dan tidak mengikuti orang-orang yang beriman.)” Lalu datanglah suara  yang menyebutkan: ”Sungguh dusta hambaKu itu.”
 
       Sedangkan dalam Hadist riwayat Anas menyebutkan bahwa Rasulullah SAW mengatakan:” Jika seseorang diletakkan didalam kuburnya,sedangkan kawan-kawan atau pengiring jenazah  itu telah pulang,maka jenazah itu mendengarkan suara atau sepatu yang dipakai ketika mengantarkan jenazah itu. Dan setelah mereka berangkat atau pulang,maka datanglah dua malaikat yang mendudukannya… dan seterusnya.” (HR.Bukhari-Muslim)
      
        Saudarakau,didalam kuburan itu ada nikmat kubur atau adzab kubur, Diantaranya yaitu berdasar sabda Nabi SAW tentang pentingnya memohon perlindungan kepada Allah dari adzab kubur (sesuai Hadist riwayat Imam Muslim).
 
        Terutama yang akan mendapatkan siksa kubur itu adalah mereka yang kafir dan yang tidak mendapat ampunan Allah. Bahkan fitnah (siksa) itu akan muncul kepada mereka yang telah mukallaf (diberi tanggung jawab dan kewajiban karena tidak gila dan sehat pikirannya.)
 
       Dengan demikian,mereka yang lepas dari siksa kubur itu adalah para Nabi,Rasul dan para syuhada serta mereka yang berperang dijalan Allah. Sementara Qadhi Abu Ya`la dan Ibnu Agil menyebutkan bahwa anak-anak yang belum dewasa maupun orang-orang gila itu tidak kena siksa kubur.
     
       Tetapi menurut pendapat Abul Hakim Al-Hamdani dan beberapa ulama yang lain menyatakan adanya siksa kubur pada mereka. Hal itu akibat adanya Hadist Nabi yang menyebutkan bahwa Nabi SAW menyembayangkan mayat anak-anak yang beliau berdo`a:”Allahumma Qihi Azabal Qobri Wa Fitnatal Qobri” (“ Ya Allah,lindungilah dia dari adzab kubur dan fitnah kubur.”)
 
 Ini menunjukkan bahwa mereka diakherat atau pada hari kiamat akan mendapat cobaan pula
 
        Sampai disini saya akhiri tulisan saya. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf atas segala kesalahan. Jumpa lagi kita Insya Allah dikesempatan lain dengan tulisan saya yang lain. Wa afwa minkum Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
 
(Bahan-bahan (materi) diambil dan dikutip dari buku: Telah Tampak Tanda-Tanda Kiamat Hampir Tiba. Oleh:Dr Umar Sulaiman Asygar)
 
Artikel religius ini dapat anda temukan pada website: www.Hajisunaryo.com

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.