BAGAIMANA HADIRNYA MALAIKAT MAUT GUNA MENARIK ROH DARI TUBUH SESEORANG YANG TELAH TIBA SAAT KEMATIANNYA?

Assalmualaikum W.W. Bismillahirrohmanirrohim, Allahumma shalli wasalim sayyidina Muhammad. Sidang pembaca,apa kabar? Jumpa lagi kita (lewat tulisan) kali ini sesuai judul tersebut diatas semoga bermanfaat,menyejukkan,menjadi sebagai tambahan ilmu dan yang utama sebagai sarana syiar dakwah nilai-nilai Islam kian dapat tersebar luaskan.

        Saudaraku,berbicara tentang kematian memang mengerikan. Tetapi toh kematian itu adalah sesuatu yang pasti dan bukankah datangnya kematian itu adalah suatu kepastian?
Qullu nafsin dzaiqatul maut,demikian Firman Allah SWT didalam kitab suci Al-Qur`an surat Al-Imron ayat 185. Jika kematian itu akan datang pada seseorang maka Allah SWT mengutus malaikat maut (Izroil) guna menarik roh itu dari tubuh orang tersebut.
 
  • Firman Allah SWT
 
 
“Dan Dia lah yang mempunyai kekuasaan tertinggi diatas hambaNya. Dan diutusNya padamu malaikat-malaikat penjaga. Sehingga apabila datang kematian pada salah seorang diantaramu lalu ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami. Dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya.”  (QS.Al-An`am:61)
 
 
      Jika orang yang akan dicabut rohnya itu orang mukmin yang tidak berdosa maka malaikat itu datang dalam keadaan seperti seorang yang rupawan. Tetapi jika datang pada orang kafir dan munafik maka mereka (malaikat) mendatanginya dengan rupa yang menakutkan. Dalam Hadist  riwayat Ba`ra bin Azib baik yang dikutip dalam buku Hadist Sunan Abi Daud,Hakim,Ahmad dan lainnya menyebutkan hal tersebut,dengan maksud sebagai berikut:”Sesungguhnya jika orang itu mukmin maka ketika dia akan keluar dari dunia ini dan menuju alam akherat maka dia didatangi malaikat yang turun dari langit dengan muka yang putih berseri. Seolah-olah wajah malaikat itu seperti sinar matahari
      
       Mereka itu membawa kain kafan yang dibawa dari syurga. Juga membawa balsem yang wangi dari syurga. Malaikat itu datang padanya dengan duduk sejauh mata memandang. Kemudian datanglah malaikat maut Alaihissalam dengan duduk disisi kepalanya. Malaikat itu mengatakan:”Hai nafas yang baik (tenang),keluarlah anda sekarang dengan mendapatkan ampunan dari Allah dan kerelaanNya.” Kemudian keluarlah roh itu seperti mengalirnya sebuah tetesan yang berasal dari satu minuman,kemudian malaikat itu mengambil roh itu. ”Dan sesungguhnya jika orang yang akan dicabut itu orang kafir (didalam riwayat yang lain:orang fajir artinya penjahat,pezina atau pendusta) maka ketika orang itu belum keakherat dan masih didunia lalu dia didatangi malaikat yang turun dari langit (yang keadannya kejam dan keras) dengan rupanya yang hitam. Dengan membawa pakaian berbulu api,lalu mereka duduk dari padanya sejauh mata memandang lalu malaikat maut (Izrail) datang dan duduk disisi kepalanya,sambil menyatakan:”Hai roh yang jahat ,keluarlah engkau sekarang menuju kemurkaan Allah dan kemarahanNya.” Lalu dipisahkan roh itu dari tubuhnya,yang pisahnya itu laksana dicabutnya bulu basah oleh besi panas (yang kemudian diikuti dengan putusnya keringatnya dan urat syarafnya)”  (HR.Hakim,Abu Daud,Ahmad dan lainnya.)
 
        Saudaraku,sesungguhnyalah ketika hal itu terjadi (berlangsung) mereka (kita) yang hidup dan yang ada disampingnya tidak tahu apa-apa,tidak melihat sesuatu. Namun kita bisa tahu dari membaca Firman Allah SWT yang artinya:”Maka mengapa ketika nyawa sampai ditenggorokan (kerongkongan) padahal kamu ketika itu melihat. Dan kami lebih dekat kepadanya daripada kamu. Tetapi kamu tidak melihat.” (QS.Al-Waqiah:83-85)
 
        Dalam Hadist Nabi SAW juga diterangkan tentang adanya malaikat maut yang akan memberikan berita gembira kepada mereka yang akan mati jika sebagai seorang mukmin. Dengan janji ampunan Allah serta kecintaanNya. Namun bagi mereka yang kafir atau orang yang jahat atau (berdosa) bagi mereka dijanjikan pula adanya kemurkaan dan kemarahan Allah kepadanya. Adapunn janji syurga kepada orang mukmin yang akan mati telah diterangkan Allah dalam Al-Qur`an yang artinya” Sesungguhnya orang-orang yang menyatakan :Tuhan kami ialah Allah kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka,maka malaikat akan turun pada mereka dengan mengatakan :”Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih dan bergembiralah kamu dengan beroleh syurga yang telah dijanjikan Allah kepadamu. Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia maupun akherat ,yang didalamnya kamu akan peroleh pula didalamnya apa yang kamu minta sebagai hidangan bagimu dari Tuhan yang maha pengampun lagi penyayang.” (QS.Fusshilat:30-32)
 
         Ayat ini menurut para ahli tafsir turun berkenaan dengan orang yang akan mati dalam keadaan serba takut dan susah,menghadapi masa akan datangnya kematian. Bahkan takutnya orang-orang yang akan mati kemudian. Dengan ayat ini maka jelaslah bahwa malaikat akan turun padanya nanti pada saat-saat kematiannya dengan berita yang membawa ketentraman,yang seolah-olah malaikat itu akan mengatakan:”Janganlah anda susah dalam menghadapi masa akan datang,baik ketika dialam barzakh maupun diakherat nanti. Juga anda tidak perlu susah tentang keluarga anda,anak-anak anda,maupun hutang-hutang anda”Bahkan diberinya berita dengan janji akan dimasukkan syurga,sebagai berita kegembiraan yang besar.
 
       Namun sebaliknya ,bagi mereka yang kafir maka malaikat memberi janji kepada mereka untuk menempati Neraka jahanam, juga bagaimana Allah menyebutkan dalam Al-Qur`an tentang malaikat yang akan mematikan mereka yang kafir dalam peperangan Badar,seperti dalam ayat yang menyebutkan :”Kalau kamu melihat ketika para malaikat mencabut nyawa orang-orang yang kafir,seraya memukul muka dan belakang mereka dan berkata:”Rasakanlah olehmu siksa Neraka yang membakar. Demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. Sesungguhnya Allah SWT tidak sekali-kali menganiaya hambaNya.” (QS:Anfal:50-51)
 
       Saudaraku,dengan demikian jika kita perhatikan pada ayat diatas menunjukkan pada kita bagaimana ketika para malaikat mematikan rohnya mereka yang kafir itu maka dalam hal tersebut adalah satu perkara besar dan mengerikan ,yang para malaikat itu memukul wajah dan punggung mereka,seraya malaikat itu mengatakan:”Rasakanlah engkau sekarang dengan siksaan yang pedih.”
 
        Memang hal itu terjadi dalam peperangan Badar,namun hal itu bisa terjadi dalam tahun kapan saja pada masalah menyangkut kekafiran. Jadi tidak hanya khusus bagi orang kafir yang terjun dalam perang Badar. Sehingga bisa terjadi pada hari ini untuk yang kafir
 
        Sampai disini sidang pembaca saya akhiri dulu tulisan saya. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita Insya Allah dikesempatan lain dengan tulisan saya yang lain yang tentu saja juga dengan judul tulisan (materi) yang lain. Wa afwa minkum Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
 
(Bahan-bahan (materi) diambil dan dikutip dari buku: TELAH TAMPAK TANDA-TANDA KIAMAT HAMPIR TIBA. Oleh:Dr Umar Sulaiman Asygar. Penerbit: Putra Surabaya Jakarta.)
 
# Artikel religius ini dapat anda temukan pada website:WWW.Hajisunaryo.com#

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.