CARA MALAIKAT MAUT MENCABUT NYAWA ( Bagian Pertama )

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Segala puja dan puji milik Allah SWT, tiada sekutu bagi-Nya dan hanya kepada Allah SWT kita menyembah dan hanya kepada Allah SWT kita memohon pertolongan serta hanya kepada-Nya kita memohon ampunan.
Shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita, junjungan umat, Nabi termulia, Rasul paling Agung , yaitu Baginda Sayyidina Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku sidang pembaca yang terhormat. Didalam Al-Qur’an secara jelas Allah SWT menegaskan bahwa semua makhluk hidup pasti merasakan mati. Perhatikan Firman – Nya : Kullu nafsin dzaikatul maut ( Tiap – tiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati ) . ( QS : 3 : 185 ) .
Tiap – tiap yang bernyawa dalam firman diatas mengandung pengertian semua makhluk Tuhan, tidak terbatas makhluk hidup ghaib, malaikat, jin, dan syetan. Tak satupun diantara mereka yang kekal. Allah lah Yang Maha Hidup dan Maha Kekal.
Allah SWT berfirman : ( Artinya ) : ” Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan. ” ( QS : 55 : 27 ) .
Kematian yang dialami makhluk Allah tersebut dikarenakan dicabutnya ruh dari jasad kasarnya, yang dilakukan oleh malaikat Izrail atas perintah Allah SWT.
Menurut suatu sumber, malaikat maut di langit ketujuh mempunyai sebuah ranjang yang diciptakan oleh Allah dari cahaya. Ia memiliki 70.000 kaki dan 40.000 sayap. Mata dan mulut memenuhi sekujur tubuhnya. Semua makhluk, dari Adam hingga keturunannya yang terakhir, serta makhluk hidup lainnya berada dalam kekuasaan tubuhnya. Jumlah mata, tangan , wajah dan telinganya sama dengan jumlah manusia. Maka, dengan mudah ia mencabut nyawa manusia dengan tangannya dan dengan muka marah padanya. Begitulah ia mencabut nyawa makhluk Allah dimanapun berada.
Sumber lain mengkisahkan bahwa Allah SWT menciptakan pohon dibawah ‘Arsy , jumlah daun pohon tersebut sama dengan jumlah makhluk hidup, selembar daun pohon tadi gugur ditempat malaikat Izrail. Hal ini akan segera diketahuinya, bahwa Allah memerintahkan mencabut nyawa makhluk yang namanya tertera diatas daun tersebut. Dalam lembaran daun itu, selain tertera nama juga tempat dan sebab – sebab kematian seseorang ( makhluk ). ( BERSAMBUNG ) .
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri dulu tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas Bagian Pertama. Kita nantikan penulisan selanjutnya Bagian Kedua pada penerbitan mendatang. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : ALAM KUBUR DAN ALAM BARZAKH. Oleh : Drs Mohammad Anwar *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan : Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.