Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Pertama-tama saya mengucapkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas Rahmat dan Maunah-Nya lah saya dapat menyusun tulisan religius berjudul sesuai tersebut diatas. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita, junjungan umat, Nabi termulia, Rasul paling Agung, yaitu Baginda Sayyidina Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Dikumpulkan ke Padang Mahsyar atau sesampai di Padang Mahsyar semuanya dalam keadaan telanjang. Tapi mereka tidak merasakan bahwa masing-masing orang telanjang. Mereka juga tidak saling melihat atau malu-malu. Perasaan seperti itu sudah tidak ada dalam benak mereka, sebab terlalu takut dan gawatnya keadaan kala itu, sehingga saling melihat atau malu tidak sempat memperhatikan atau memfungsikan rasa. Misal keadaan gawat kebakaran, orang tidak akan perduli telanjang atau tidak, yang penting bayinya yang terkepung api terselamatkan.
Kondisi seperti itu pernah disabdakan Rasulullah SAW ketika berbincang – bincang dengan sayyidah ‘Aisyah ra : ( Artinya ) : ” Para manusia dikumpulkan pada hari Kiamat dalam keadaan seperti bayi dilahirkan ibunya, tidak beralas kaki dan telanjang bulat…’ Aisyah bertanya : ” Laki-laki dan perempuan ? ” Jawab Nabi SAW : ” Ya! ” Kata ‘Aisyah : ” Alangkah jeleknya mereka bisa saling melihat yang satu dengan yang lain…” Nabi SAW menepukkan telapak tangannya kearah pundak ‘Aisyah sambil berkata : ” Wahai anak perempuan Putri Abu Quhafah, semua manusia dikala itu sangat sibuk, tidak akan ada kesempatan untuk melihat satu sama lain, pandangan mereka membelalak kelangit. Mereka berdiri selama 40 tahun tidak makan dan minum. Diantara mereka keringatnya ada yang sampai dimata kakinya, ada yang sampai pada dua betisnya, ada yang sampai pada perutnya, ada yang sampai dadanya, dan keringat itu selalu ada sepanjang mereka berdiri ( selama 40 tahun itu ). ‘Aisyah bertanya : ” Saya bertanya wahai Rasulullah, apakah diantara mereka ada yang dikumpulkan dengan berpakaian ? “. Nabi SAW menjawab : ” ( Ada ) ialah para Nabi dan keluarganya, mereka yang berpuasa pada bulan Rajab , Sya’ban, sampai bulan Ramadhan secara berurutan. Semua manusia pada hari merasakan lapar, kecuali para Nabi dan keluarganya, dan orang yang berpuasa bulan Rajab , Sya’ban , maka mereka merasakan kenyang, tidak merasa haus atau lapar, mereka semua dibawah Padang Mahsyar di Baitil Maqdis didesa yang namanya As – Syahirah. ” ( HR : Durratun – Nashihiin ) .
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : MISTERI KEHIDUPAN SESUDAH MATI . Oleh : Ust Labib MZ , MF. Abu Yasin dan M.A. Asyhari *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan :Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***
Categories
Cari Artikel
penggunjung