UMAT ISLAM DIBAGI 12 BARIS ( Bagian Pertama )

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Segala puja dan puji milik Allah, tiada sekutu bagi-Nya dan hanya kepada Allah SWT kita menyembah dan hanya kepada – Nya kita memohon pertolongan. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Ada riwayat yang mengatakan 12 baris, juga riwayat lain mengatakan 120 baris. Ada yang mengatakan 120 baris adalah seluruh umat manusia , sedangkan umat Islam hanya 3 baris.
Jelasnya diambil salah satu yang kuat dan menguatkan. Masalah barisan adalah kebenaran dunia yang relatif, dimana yang hak adalah wallahu a’lam. Dan yang terpenting lagi adalah masalah bagaimana nasib terselamatkan plus termasuk dalam barisan yang diridhai Allah SWT bercahaya seperti rembulan yang masih memiliki identitas sebagai umat Islam dari pancaran bekas wudhu’nya.
Al-Hadist, saat itu Muadz bin Jabal bertanya kepada Rasulullah SAW : ” Terangkanlah kepada saya maksud dari Firman Allah SWT : ” Pada Hari sangkakala ditiup, maka kalian semua datang dengan berbondong-bondong. ” ( QS : An – Naba : 18 ) .
Tiba-tiba beliau SAW menangis , sampai pakaiannya basah karena air matanya. Kemudian beliau bersabda : ” Wahai Muadz , engkau bertanya kepada saya mengenai masalah yang sangat besar ( ketahuilah ) umatku akan digiring menjadi 12 baris. Barisan Pertama : mereka digiring dari kuburannya dalam kondisi tidak bertangan dan berkaki. Kemudian dari Allah SWT menyerukan : Mereka adalah orang-orang yang ahli menyakiti tetangganya. Maka demikianlah balasan dan tempat kembali mereka ke Neraka. Sebagaimana Firman Allah SWT : ” Dan Tetangga Yang Dekat Berhubungan Kekeluargaan dengan Tetangga Yang Jauh “.
Barisan Kedua : mereka digiring dari kuburannya berbentuk babi. Maka ada suara yang menyerukan dari sisi Allah SWT Yang Maha Pengasih : “… Mereka orang adalah orang-orang yang meremehkan shalatnya, maka inilah balasan dia, dan tempat kembali mereka di Neraka, sebagaimana Firman Allah SWT : Maka celakalah Bagi Orang – Orang Yang Mengerjakan Karena Lalai Dalam Shalatnya…”
Barisan Ketiga : mereka digiring dari kuburannya dalam keadaan perutnya ibarat gunung yang penuh dengan ular, kalajengking dan berbentuk keledai. Maka ada suara yang menyerukan dari sisi Allah Yang Maha Pengasih : mereka ini adalah orang – orang yang enggan mengeluarkan zakat, maka inilah balasan dia, dan tempat kembalinya di Neraka, sebagaimana Firman Allah SWT : Dan Orang-Orang Yang Menimbun Emas dan Perak… ( dan seterusnya ) .
Barisan Keempat : mereka digiring dari kuburannya dalam keadaan mulut mereka mengeluarkan darah. Maka ada suara yang menyerukan dari sisi Allah Yang Maha Pengasih : Mereka ini adalah orang – orang yang berdusta dalam berdagang, maka inilah balasan dia dan tempat kembalinya di Neraka. Sebagaimana Firman Allah SWT : ” Sesungguhnya Orang – Orang Yang Membeli Dengan Janji Janji Allah dan Mereka Bersumpah Dengan Harga Yang Sedikit ( mengambil keuntungan yang besar ).
Barisan Kelima : ” Mereka digiring dari kuburannya menjadi angin yang berhembus, dimana baunya lebih busuk daripada bangkai. Maka ada suara yang menyerukan dari sisi Allah Yang Maha Pengasih : Mereka adalah orang-orang yang menyembunyikan
perbuatan durhakanya, sebab takut diketahui manusia dan tidak takut kepada Allah, kemudian mereka mati. Maka inilah balasannya dan tempat kembali di Neraka. Sebagaimana Firman Allah SWT : Mereka Bersembunyi Dari Hadapan Manusia, Tapi mereka Tidak Mampu Bersembunyi Dari Hadapan Allah. ( Bersambung ) .
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri dulu tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas Bagian Pertama. Kita nantikan penulisan selanjutnya Bagian Kedua pada penerbitan mendatang. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : MISTERI KEHIDUPAN SESUDAH MATI. Oleh : Ust Labib MZ, MF. Abu Yasin dan M.A. Asyhari *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan : Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website : Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.