“DZIKIR DAN DO`A APA SAJA YANG HARUS DIBACA KETIKA KITA AKAN MAKAN DAN MINUM?”

Assalamualaikum w.w sidang pembaca,apa kabar? selamat berjumpa kembali dengan al fakir (lewat tulisan) semoga artikel (religius) kali ini menjadi sebagai tambahan ilmu,menyejukkan dan paling utama (materi) tulisan ini dapat menyentuh disetiap relung hati pembaca dan sebagai sarana syiar dakwah  dapatlah nilai-nilai Islam kian tersebar luaskan. Insya Allah,amin.
      Saudaraku,sesama muslim apabila suatu ketika dihadapan kita telah terhidang makanan (lengkap) yang menggiurkan selera. Ketika kita dipersilahkan menyantap makanan itu,disunatkan sebelum memulai menyantapnya kita terlebih dahulu membaca:

Yaitu: “Allahumma bariiklana fiima razaqtanaa,waqinaa adzaaban naar,Bismillah.”
Artinya: “Ya Allah beri berkatlah kepada kami pada rezeki yang Engkau berikan kepada kami dan peliharalah kami dari siksa api neraka dengan nama Allah.”
* Ini sesuai Hadist yang berasal dari Abdullah Ibnu `Amru bin `ash ra:

“ Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda mengenai makanan bila telah dihidangkan kepadanya: Allahumma baariklana fiima razaqtanaa,waqiina` azabanaar. Bismillah
                                                                                      (HR.Ibnu Sunny)

  • Mulailah makan dengan Bismillah ini sesuai Hadist yang bersumber dari `Umar bin Abi salamah ra,katanya Rasulullah SAW bersabda:

* Sammillaaha wa kul biya miniik.”  (HR.Bukhari dan Muslim)
Artinya: “Sebutlah nama Allah (Bismillah) dan makanlah dengan tangan kananmu.”
(HR.Bukhari dan Muslim)

  • Bagaimana kalau sekali waktu ketika makan kita terlupa membaca: Bismillah? jawabnya: Begitu kita ingat bahwa kita mulai makan tadi tidak membaca Bismillah,maka ucapkanlah: Bismilaahiawwalahu wa aakhirahu (Dengan nama Allah diawalnya dan diakhirnya).

Ini didasarkan Hadist dari Aisyah ra:
* Bahwa bersabda Rasulullah SAW: Apabila makan seseorang kamu maka hendaklah ia sebut nama Allah Ta`ala diawalnya,maka jika ia terlupa menyebut nama Allah diawalnya hendaklah disebutnya: Bismillahi awwalahu wa akhirahu (Dengan nama Allah diawalnya dan diakhirnya) (HR.Abu Daud dan Turmudzi)

      Saudaraku,sidang pembaca yang terhormat. Apa hikmah membaca Bismillah itu? menurut Hadist yang berasal dari Jabir ra dengan membaca Bismillah,maka syetan sudah terhalang untuk menyantap hidangan dimaksud
* Bersabda Rasulullah SAW
“ Apabila seorang laki-laki masuk kedalam rumahnya lantas ia menyebut nama Allah SWT ketika masuk kerumahnya itu berkatalah syetan:” Tidak ada tempat menginap dan tidak ada makanan untukmu (syetan). “ Tetapi apabila orang itu tidak menyebut nama Allah ketika masuk kerumahnya itu,syetan akan berkata: “kamu mendapat tempat penginapan.” Dan apabila orang itu tidak menyebut (nama) Allah ketika makannya,maka syetan akan berkata:” Kamu mendapat tempat menginap dan mendapat makanan.” (HR.Muslim)

      Saudaraku,sidang pembaca. Berbicara setentang mengucap Bismillah saya (penulis) teringat kepada sebuah riwayat bahwa suatu ketika Rasulullah SAW terlihat sedang memandangi seseorang yang tengah menyantap (makan) dengan lahabnya,sementara pada wajah Rasul terkesan seperti ada perasaan perihatin. Tetapi tidak beberapa lama kemudian terlihat Nabi SAW tersenyum malah tertawa kecil. Melihat ini seorang Sahabat bertanya: “Ya Rasulullah kenapa anda tersenyum? Rasullullah SAW menjawab: Saya melihat orang itu tadi makan tanpa membaca Bismillah dan saya melihat syetan langsung ikut menyantap makanan itu dengan lahabnya,Namun rupanya orang itu kemudian ingat bahwa ketika mulai makan tadi ia lupa mengucap Bismillah. Seketika ia pun mengucap:” Bismillahi awwalahu wa aakhirahu. (Dengan nama Allah diawalnya dan diakhirnya)
Saya melihat saat itu langsung syetan yang tadi ikut makan muntah-muntah sembari mengerang kesakitan ia (syetan) mengeluarkan kembali makanan yang sudah dimakannya itu dari dalam perutnya.”

  •  Bagaimana kalau kita kebetulan makan bersama orang yang berpenyakit?

* Berdasarkan Hadist dari Sahabat Jabir ra bahwa suatu hari Rasulullah SAW makan bersama orang yang berpenyakit kusta,ketika meletakkan tangannya kedalam mangkuk makanan Rasul membaca: “ Bismillah,tsiqatan billah,watawakulan`alaihi ( Dengan nama Allah dan karena percaya kepada Allah dan karena menyerah diri kepada Allah.) (HR.Abu Daud,Turmudzi,dan Ibnu majah)

  •  Sekarang bagaimana kalau kita makan banyak tetapi tidak merasa kenyang?

* Ada sebuah riwayat dari Sahabat Washi bin Harb ra bahwasanya Sahabat-sahabat Nabi SAW menyampaikan kepada Rasulullah SAW:
“ Ya Rasulullah,sesungguhnya kami makan tetapi tidak merasa kenyang,maka bersabda Rasulullah SAW:” Boleh jadi kamu makan terpisah-pisah” jawab Sahabat: “Benar” Rasul pun berkata:”sebab itu berkumpullah menghadapi makanan kamu dan sebutlah nama Allah,niscaya akan diberi berkat bagi kamu pada makanan itu.” (HR.Abu Daud dan Ibnu Majah.)

  •  Do`a apa yang harus kita baca apabila ada seseorang yang menuangkan atau menyajikan air minum atau air susu?

* Jawabnya: Disyariatkan kita membaca do`a sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah SAW yaitu:” Allahumma ath`im man ath`amanii,wasqi man saqaanii.”
Artinya:” Ya Allah,berilah makanan kepada orang yang memberi makanan kepadaku dan berilah minuman kepada orang yang memberikan minuman kepadaku.”  (HR.Muslim)

* Sementara menurut `Amru bin hamaq ra bahwa ia pernah memberi minuman air susu kepada Rasulullah SAW maka beliau (Rasul) berdo`a:” Allahumma amti`hu bisyabaa bihii” Artinya: Ya Allah senangkanlah ia dengan kemudaannya  (HR.Ibnu Sunny)

  •  Dan didalam riwayat lain Rasulullah SAW mendo`a demikian:” Allahumma jammilhu” Artinya:”Cantikkanlah dia”

*Menurut ceritanya,orang yang bersangkutan yang menyediakan air minuman (air susu) untuk Rasulullah SAW itu tetap kelihatan awet muda walaupun telah berumur sekitar 90 (sembilan puluh) tahun.
( Dikutip dari buku Dzikir dan do`a Rasulullah SAW halaman 266)

  • Do`a-do`a apa saja yang harus kita baca setelah kita selesai makan dan minum?

Sidang pembaca,sebenarnya banyak dzikir dan do`a-do`a yang harus dibaca setelah selesai kita makan dan minum. Namun sebelum saya menyampaikan lafadz dan do`a do`a tersebut (sesuai Hadist-hadist  Rasul) ingin saya menyampaikan terlebih dahulu sebuah Hadist Nabi SAW yang mengatakan bahwa sesungguhnya betapa Allah SWT menyukai seorang hamba itu memuji Allah setelah ia memakan makanan dan setelah ia meminum minuman.

* Berdasarkan Hadist Nabi SAW yang berasal dari Anas ra bahwa:
* Bersabda Rasulullah SAW:” Sesungguhnya Allah SWT menyukai seorang hamba yang memakan makanan lantas ia puji Allah dan yang meminum minuman lalu ia memuji Allah
(HR.Muslim)

* Adapun dzikir dan do`a-do`a yang yang disyariatkan kita membacanya seusai kita makan atau minum adalah seperti berikut:

  •  Sesuai Hadist yang berasal dari Abu Umamah ra bahwa: Rasullullah SAW apabila selesai makan mengucapkan:” Alhamdulilahi hamdan katsiran Thayyiban mubarakan fiihi ghairamakfiyyin walaa muwadda”in walaa mustagknan`anhu rabbana.”

* Artinya:” Segala puji bagi Allah pujian yang banyak baik dan diberkati,Tuhan kami bukan orang perlu diberi kecukupan dan bukan orang yang kita hajati (HR.Bukhari)

* Do`a lainnya yang berasal dari: Abi said Al Khudriy ra:Alhamdulilaahil ladzi ath`amanaa wa saqanaa waja`alanaa muslimin.”
* Artinya: “ Segala puji bagi Allah yang telah memberi makan dan minum kepada kami dan yang menjadikan kami orang Islam.” (HR.Abu Daud dan Turmudzi)

  • Kemudian do`a:” Alhamdulillahil laadzi ath`ama wa saqaa wa sawwaghahu waja`ala lahu makhrajan”

* Artinya: Segala puji bagi Allah yang memberi makan dan memberi minum dan yang memudahkannya masuk kedalam kerongkongan dan yang menjadikan baginya tempat keluar.”
(HR.Abu Daud dan An-Nasa`i)

  • Kemudian do`a:” Alhamdulilahilladzi kafaanaa wa arwanaa ghaira makfiyyin wa ghairaa makfuurin.”

* Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah memberi kecukupan kepada kami yang telah memuaskan dahaga kami. Tuhan kami bukan orang yang diberi kecukupan dan bukan orang yang diingkari nikmatNya.” (HR.Bukhari)

  • Atau do`a sebagai berikut:Alhamdulillahil ladzi ath` amanii haadzaa wa razaqanihii min ghairi haulin minnii walaa quwwatin.”

*Artinya:” Segala puji bagi Allah yang telah memberi makanan ini kepadaku dan memberi rezeki kepadaku tanpa daya dan upaya daripadaku maka akan diampuni oleh Allah SWT dosa-dosanya yang telah terdahulu.” (HR.Daud,Turmudzi dan Ibnu Majah.)

  • Dan do`a sebagai berikut:” Allahumma ath`amta wa saqoita wa aghnaita wa aqnaita wa hadaita wa ahsanta falaqal hamdu`alaa ma a`thaita”

*Artinya:” Ya Allah Engkaulah yang memberi dan Engkaulah yang mengayakan dan mencukupkan maka bagiMu segala puji  atas segala pemberianMu.” (HR.An.Nasai dan Ibnu Sunny)

  •  Dan do`a berikut ini:” Alhamdulillahil ladzi manna`alaina wa hadaa naa wal ladzii asyba`anna wa arwaanaa wa kullal ihsaani aataanaa.”

* Artinya:” Segala puji bagi Allah yang telah memberi kurnia dan petunjuk kepada kita dan yang telah memberikan segala kebaikan segala kebaikan kepada kita.” (HR.Ibnu Sunny)

      Saudaraku,sidang pembaca yang budiman. Bagaimana kalau suatu ketika kita diundang orang untuk makan? Seyogyanyalah kita penuhi undangan itu. Tetapi jika kita kebetulan sedang berpuasa (sunat) maka kita do`akan saja orang -orang yang sedang makan itu. Namun kalau kita tidak sedang berpuasa,kita makanlah bersama-sama.

  • Ini sesuai dengan Hadist yang datangnya dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:” Apabila diundang seseorang kamu (untuk makan) perkenankanlah undangan itu. Jika ia berpuasa do`akanlah dan jika sedang tidak berpuasa maka makanlah bersama-sama.”

(HR.Muslim)

* Adapun lafadz do`a kalau kita sedang berpuasa untuk mendo`akan memohon keberkahan bagi yang sedang makan adalah:” Haniian mariian” Demikian berdasarkan Hadist yang diriwayatkan oleh Imam Ibnu Sunny.

  •  Sementara bagaimana lafadz orang yang menjamu makan? Sesuai Hadist yang diriwayatkan Imam Muslim bahwa,pada waktu Rasulullah SAW menjadi tamu dari orangtua Abdullah bin Busur,setelah selesai makan dan minum maka Nabi SAW berdo`a untuk mereka:” Allahumma baarik lahum fiima razaqtahum waghfirlahum warhamhum.”

* Artinya: Ya Allah,berilah berkat untuk mereka dalam rezeki yang Engkau berikan bagi mereka dan ampunilah (dosa) mereka dan sayangilah mereka.”  (HR.Muslim)

       Akhir dari artikel religius ini sidang pembaca,ingin saya menyampaikan bahwa setelah kita selesai makan dan minum yang paling baik,cernakanlah makanan yang ada didalam perut kita itu dengan dzikir dan shalat wajib dan yang sunat dan janganlah sesudah makan lalu dibawa tidur karena akan berpengaruh buruk kepada tubuh serta jiwa kita.

  •   Perhatikanlah Hadist Nabi SAW berikut ini:

* Bersabda Rasulullah SAW:” Hancurkanlah makanan kamu itu dengan dzikir kepada Allah SWT dan dengan mendirikan shalat. Dan janganlah kamu tidur sesudah makan,maka hatimu akan menjadi keras karenanya.” (HR.Ibnu Sunny)

      Sidang pembaca,sebelum saya akhiri tulisan ini kiranya perlu saya tekankan disini bahwa do`a sesudah selesai makan memang penting dan jangan sampai kita lupakan sebab ini adalah bukti hubungan pertalian kita dengan Allah SWT paling tidak didalam pengamalannya sekurang-kurangnya kita ucapkan: “Alhamdulillah.” selesai kita menyantap makanan. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. wa afwa minkum wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

* Bahan-bahan (materi) diambil dan dikutip dari buku:Dzikir dan do`a Rasulullah SAW. Oleh: T.A Lathief Rousydiy. Penerbit:Firma “Rimbow” leedan*

* Artikel religius ini dapat anda temukan pada website:Hajisunaryo.com*

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.