| Assalamualaikum w.w sidang pembaca,apa kabar? selamat berjumpa kembali dengan al fakir (lewat tulisan) semoga artikel (religius) kali ini menjadi sebagai tambahan ilmu,menyejukkan dan paling utama (materi) tulisan ini dapat menyentuh disetiap relung hati pembaca dan sebagai sarana syiar dakwah dapatlah nilai-nilai Islam kian tersebar luaskan. Insya Allah,amin. Saudaraku,sesama muslim apabila suatu ketika dihadapan kita telah terhidang makanan (lengkap) yang menggiurkan selera. Ketika kita dipersilahkan menyantap makanan itu,disunatkan sebelum memulai menyantapnya kita terlebih dahulu membaca: Yaitu: “Allahumma bariiklana fiima razaqtanaa,waqinaa adzaaban naar,Bismillah.” “ Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda mengenai makanan bila telah dihidangkan kepadanya: Allahumma baariklana fiima razaqtanaa,waqiina` azabanaar. Bismillah”
* Sammillaaha wa kul biya miniik.” (HR.Bukhari dan Muslim)
Ini didasarkan Hadist dari Aisyah ra: Saudaraku,sidang pembaca yang terhormat. Apa hikmah membaca Bismillah itu? menurut Hadist yang berasal dari Jabir ra dengan membaca Bismillah,maka syetan sudah terhalang untuk menyantap hidangan dimaksud Saudaraku,sidang pembaca. Berbicara setentang mengucap Bismillah saya (penulis) teringat kepada sebuah riwayat bahwa suatu ketika Rasulullah SAW terlihat sedang memandangi seseorang yang tengah menyantap (makan) dengan lahabnya,sementara pada wajah Rasul terkesan seperti ada perasaan perihatin. Tetapi tidak beberapa lama kemudian terlihat Nabi SAW tersenyum malah tertawa kecil. Melihat ini seorang Sahabat bertanya: “Ya Rasulullah kenapa anda tersenyum? Rasullullah SAW menjawab: Saya melihat orang itu tadi makan tanpa membaca Bismillah dan saya melihat syetan langsung ikut menyantap makanan itu dengan lahabnya,Namun rupanya orang itu kemudian ingat bahwa ketika mulai makan tadi ia lupa mengucap Bismillah. Seketika ia pun mengucap:” Bismillahi awwalahu wa aakhirahu. (Dengan nama Allah diawalnya dan diakhirnya)
* Berdasarkan Hadist dari Sahabat Jabir ra bahwa suatu hari Rasulullah SAW makan bersama orang yang berpenyakit kusta,ketika meletakkan tangannya kedalam mangkuk makanan Rasul membaca: “ Bismillah,tsiqatan billah,watawakulan`alaihi ( Dengan nama Allah dan karena percaya kepada Allah dan karena menyerah diri kepada Allah.) (HR.Abu Daud,Turmudzi,dan Ibnu majah)
* Ada sebuah riwayat dari Sahabat Washi bin Harb ra bahwasanya Sahabat-sahabat Nabi SAW menyampaikan kepada Rasulullah SAW:
* Jawabnya: Disyariatkan kita membaca do`a sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah SAW yaitu:” Allahumma ath`im man ath`amanii,wasqi man saqaanii.” * Sementara menurut `Amru bin hamaq ra bahwa ia pernah memberi minuman air susu kepada Rasulullah SAW maka beliau (Rasul) berdo`a:” Allahumma amti`hu bisyabaa bihii” Artinya: Ya Allah senangkanlah ia dengan kemudaannya (HR.Ibnu Sunny)
*Menurut ceritanya,orang yang bersangkutan yang menyediakan air minuman (air susu) untuk Rasulullah SAW itu tetap kelihatan awet muda walaupun telah berumur sekitar 90 (sembilan puluh) tahun.
Sidang pembaca,sebenarnya banyak dzikir dan do`a-do`a yang harus dibaca setelah selesai kita makan dan minum. Namun sebelum saya menyampaikan lafadz dan do`a do`a tersebut (sesuai Hadist-hadist Rasul) ingin saya menyampaikan terlebih dahulu sebuah Hadist Nabi SAW yang mengatakan bahwa sesungguhnya betapa Allah SWT menyukai seorang hamba itu memuji Allah setelah ia memakan makanan dan setelah ia meminum minuman. * Berdasarkan Hadist Nabi SAW yang berasal dari Anas ra bahwa: * Adapun dzikir dan do`a-do`a yang yang disyariatkan kita membacanya seusai kita makan atau minum adalah seperti berikut:
* Artinya:” Segala puji bagi Allah pujian yang banyak baik dan diberkati,Tuhan kami bukan orang perlu diberi kecukupan dan bukan orang yang kita hajati (HR.Bukhari) * Do`a lainnya yang berasal dari: Abi said Al Khudriy ra:” Alhamdulilaahil ladzi ath`amanaa wa saqanaa waja`alanaa muslimin.”
* Artinya: Segala puji bagi Allah yang memberi makan dan memberi minum dan yang memudahkannya masuk kedalam kerongkongan dan yang menjadikan baginya tempat keluar.”
* Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah memberi kecukupan kepada kami yang telah memuaskan dahaga kami. Tuhan kami bukan orang yang diberi kecukupan dan bukan orang yang diingkari nikmatNya.” (HR.Bukhari)
*Artinya:” Segala puji bagi Allah yang telah memberi makanan ini kepadaku dan memberi rezeki kepadaku tanpa daya dan upaya daripadaku maka akan diampuni oleh Allah SWT dosa-dosanya yang telah terdahulu.” (HR.Daud,Turmudzi dan Ibnu Majah.)
*Artinya:” Ya Allah Engkaulah yang memberi dan Engkaulah yang mengayakan dan mencukupkan maka bagiMu segala puji atas segala pemberianMu.” (HR.An.Nasai dan Ibnu Sunny)
* Artinya:” Segala puji bagi Allah yang telah memberi kurnia dan petunjuk kepada kita dan yang telah memberikan segala kebaikan segala kebaikan kepada kita.” (HR.Ibnu Sunny) Saudaraku,sidang pembaca yang budiman. Bagaimana kalau suatu ketika kita diundang orang untuk makan? Seyogyanyalah kita penuhi undangan itu. Tetapi jika kita kebetulan sedang berpuasa (sunat) maka kita do`akan saja orang -orang yang sedang makan itu. Namun kalau kita tidak sedang berpuasa,kita makanlah bersama-sama.
(HR.Muslim) * Adapun lafadz do`a kalau kita sedang berpuasa untuk mendo`akan memohon keberkahan bagi yang sedang makan adalah:” Haniian mariian” Demikian berdasarkan Hadist yang diriwayatkan oleh Imam Ibnu Sunny.
* Artinya: Ya Allah,berilah berkat untuk mereka dalam rezeki yang Engkau berikan bagi mereka dan ampunilah (dosa) mereka dan sayangilah mereka.” (HR.Muslim) Akhir dari artikel religius ini sidang pembaca,ingin saya menyampaikan bahwa setelah kita selesai makan dan minum yang paling baik,cernakanlah makanan yang ada didalam perut kita itu dengan dzikir dan shalat wajib dan yang sunat dan janganlah sesudah makan lalu dibawa tidur karena akan berpengaruh buruk kepada tubuh serta jiwa kita.
* Bersabda Rasulullah SAW:” Hancurkanlah makanan kamu itu dengan dzikir kepada Allah SWT dan dengan mendirikan shalat. Dan janganlah kamu tidur sesudah makan,maka hatimu akan menjadi keras karenanya.” (HR.Ibnu Sunny) Sidang pembaca,sebelum saya akhiri tulisan ini kiranya perlu saya tekankan disini bahwa do`a sesudah selesai makan memang penting dan jangan sampai kita lupakan sebab ini adalah bukti hubungan pertalian kita dengan Allah SWT paling tidak didalam pengamalannya sekurang-kurangnya kita ucapkan: “Alhamdulillah.” selesai kita menyantap makanan. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. wa afwa minkum wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. …
* Bahan-bahan (materi) diambil dan dikutip dari buku:Dzikir dan do`a Rasulullah SAW. Oleh: T.A Lathief Rousydiy. Penerbit:Firma “Rimbow” leedan* …
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada website:Hajisunaryo.com* |
Categories
Cari Artikel
penggunjung