“DZIKIR DAN DO`A APA SAJA YANG HARUS DIBACA SETELAH MENGERJAKAN SHALAT SUNNAT?”

  Bismillahirrahmaanirrahim. Assalamualaikum w.w. sidang pembaca. Allahumma shalli wassalim sayyidina Muhammad. Sesungguhnya yang patut kita ucapkan pertama-tama kali adalah ucapan puji dan syukur kehadirat Allah SWT. Karena kita dapat berjumpa kembali (lewat artikel religius) ini pada hakekatnya semata-mata adalah sebab karena izinNya,perkenanNya,dan sebab karena kehendakNya.
       Penulis yakin,haqul yakin,tanpa izin,tanpa perkenan,tanpa kehendakNya kita tidak akan pernah dapat berjumpa (meskipun hanya lewat tulisan). Jadi sidang pembaca,tidak berlebihan kiranya kalau penulis mengajak marilah sekali lagi kita mengucapkan puji dan syukur kehadirat Ilahi Rabbi, Tuhan seru sekalian,Dia pencipta langit dan bumi,Dia penguasa tunggal dihari pembalasan nanti,Dia itu maha dzat ,yaitu Allah SWT.
       Kemudian shalawat dan salam tidak lupa kita mohonkan semoga tercurah kepada junjungan umat,nabi termulia,Rasul paling agung yaitu Baginda Nabi besar Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
       Saudaraku,tahukah antum bahwa sesudah melaksanakan shalat shalat yang sunnat itu masing-masing ada dzikir dan do`anya yang tertentu.
  • Misalnya setelah shalat sunat subuh disunahkan membaca:

“ Allahumma rabba jibriila wa miika ila wa israafiila wa Muhammadin Nabiyyi a`uzuubika minan naari. (HR.Ibnu Sunny)

Artinya:” Ya Allah Tuhan jibril,mikail,israfil dan Nabi Muhammad SAW,aku berlindung kepadaMu dari api neraka” dibaca 3 (tiga) kali (HR.Ibnu Sunny)

  • Sesudah shalat sunnat subuh,pagi hari jum`at membaca do`a seperti Hadist berikut ini:

“ Manqola shabiihata yaumil jumu`ati qabla shalatil ghadaati”

Artinya: Barangsiapa yang membaca pada shubuh hari jum`at sebelum shalat subuh:

“Astagfirrullah alladzi laa ilaha illa huwal hayyul Qoyyumu wa atubuhu ilaihi.” (Aku mohon ampun kepada Allah  yang tidak ada Tuhan melainkan Dia yang hidup dan yang mengatur dan aku taubat kepadaNya.” (dibaca 3 kali) Niscaya diampuni oleh Allah SWT dosa-dosanya walaupun banyaknya seperti buih dipermukaan laut.” (HR.Ibnu Sunny)

  • Sesudah shalat sunnat Maghrib dianjurkan membaca:

“ Yaa muqallibal Quluubi tsabit Qolbi alaa diniika.”
Artinya:Ya Tuhan yang membolak-balikkan hati (jiwa) tetapkanlah hati (jiwaku) atas agamaMu  dibaca 3 (kali) (HR.Ibnu Sunny)

  • Sesudah shalat Witir disukai membaca dzikir:

“ Subhanaal malikil Quddus” dibaca 3 kali
Artinya: Maha suci Allah,raja yang kudus

  • Diteruskan dengan membaca:

“ Rabbil  malaikati Warruuh.”
Artinya: Tuhan malaikat dan ruh

  • Kemudian dilanjutkan dengan membaca:


“Allahumma inni a`uuzubika biridlaaka min sakhathika wa a`uuzubimu aalaatika min`uquubatika,wa`adzu bika minka laa uhshii tsanaa-an `alaika anta kamaa atsnaita`alaa nafsika”  (HR.Abu Daud,Turmudzi dan Nasaa`i)
Artinya:” Ya Allah sesungguhnya aku berlindung dengan keridhoanMu daripada murkaMu dan dengan kemaafanMu dari siksaMu. Aku tidak dapat menghitung puji-pujian untukMu sebagaimana Engkau telah memuji diriMu. (HR.Abu Daud,Turmudzi,dan Nsaa`i)

  • Sesudah shalat sunnat istikharah (yaitu shalat untuk minta pilihan yang baik kepada Allah SWT didalam menghadapi suatu persoalan). Kita disyariatkan membaca do`a berikut ini,berdasarkan Hadist dari Jabir ra yaitu:” Kaana Rasulullah SAW Yu`alimunal isti kharata fil umuuri kullihaa kama yu allimunas suurata minal Quraani yaquulu: idra humma ahadukum bil amri falyarka`rakataini min ghairil fariidlati tsumal yaqul:

Artinya: Adalah Nabi SAW mengajarkan kepada kami Isthikarah dalam segala persoalan ,sebagaimana beliau mengajarkan surat al-Qur`an beliau bersabda:” Apa kamu untuk melakukan sesuatu pekerjaan maka hendaklah ia ruku` (shalat) dua rakaat (sunnat) bukan shalat fardhu kemudian hendaklah membaca do`a:

  • Allahumma inni astakhiiruka bi`ilmika wa astaqdiruka bi qudratika,wa as-aluka min fadllihal`azhiimi,fainnaka taqdiru wa laa aqdiru, wata` lamu  wa laa a`lamu ,wa anta`alla mulqhuyuubi. Allahumma in kuu lata`lamu anna haadzaal amra khairun lii fiidiinii wa anna` aasyii wa`aaqiibati amri faqdurhu  lii wa yaasirhu lii tsumma baariklii fiihi. Wa in kunta ta`lamu anna haadzal amra  sarrun  lii fii diinii  wama`aassyii wa`aaqibati amrii fashrifhu`annii washma` aassyii wa`aaqibati amri fashifhu `anni wasrifnii `anhu waqdur lil khaira haitsu kaana tsumma ardliinii bihii. (HR.Bukhari)

Artinya:” Ya Allah,sesungguhnya aku minta pilihan (kebaikan) kepadaMu dengan ilmuMu dan aku minta ketentuan kepadaMu dengan kekuasaanMu. Dan aku memohon kepadaMu dari karuniaMu yang amat besar,sesungguhnya Engkaulah yang berkuasa. Dan Engkaulah yang mengetahui dan aku tidak mengetahui,Engkau maha mengetahui segala yang ghaib. Ya Allah,jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini (sebutkan hajatnya) adalah baik bagiku pada agamaku penghidupan (kehidupanku) dan pada akibat perbuatanku (atau ia berkata:” Urusanku sekarang dan yang akan datang) maka tentukanlah ia bagiku dan mudahkanlah,kemudian berilah berkat kepadaku. Dan jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini buruk bagiku dalam agamaku dan kehidupanku dan pada akibat perbuatanku( atau ia berkata:” Urusanku sekarang dan yang akan datang) maka palingkanlah ia daripadaku dan palingkanlah aku daripadanya dan tentukan kebaikan untukku dimana saja berada,kemudian ridhakanlah aku dengannya.”  (HR.Bukhari)

       Sidang pembaca,sampai disini saya sudahi dulu tulisan ini dan insya Allah dikesempatan lain kita membicarakan kembali materi seperti judul tulisan tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan atau kekhilafan.
wabillahi taufik wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabaratuh.

* Bahan-bahan (materi)diambil dan dikutip dari buku:Dzikir Dan Do`a Rasulullah SAW oleh: T.A Lathief Rausydiy. Penerbit: Firma “Rainbow” Medan.*

* Artikel religius ini dapat anda temukan pada website :Hajisunaryo.com

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.