“IKHLAS” (Bagian Ketiga)

Assalamualaikum wr.wb. Bismillahirrahmaanirrahim. Allahumma shalli wassalim Sayyidina Muhammad. Selamat berjumpa kembali sidang pembaca (lewat tulisan) dengan tulisan ini, berjudul tersebut diatas bagian Ketiga.

Dalam bagian Ketiga ini, kita akan membicarakan setentang Ikhlas Akan Mendatangkan Ketenangan Dan Ketentraman Jiwa. Saudaraku, dalam kehidupan modern semakin banyak tuntunan yang perlu dipenuhi oleh masyarakat sehingga mengakibatkan peningkatan kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup yang sebelumnya bersifat sekunder berubah menjadi kebutuhan primer.

Peningkatan dalam kebutuhan akan mengakibatkan timbulnya persaingan dalam hidup yang telah membawa manusia kepada ketidakpastian dan kegelisahan. Kegelisahan dan ketidakpastian inilah yang akan mempengaruhi struktur sosial dan ekonomi suatu masyarakat. Untuk menghindari kegelisahan dan ketidakpastian, orang harus ikhlas. Amal yang ikhlas akan melahirkan ketenangan dan ketentraman serta mendatangkan kebahagiaan.

Orang yang ikhlas dalam beramal senantiasa bermuara pada keridhaan Allah sehingga ia tidak terpengaruh pada hasil pekerjaan tersebut. Bagaimanapun hasil perbuatan yang ia lakukan, sukses atau gagal, semua diserahkan kepada Allah. Ia tawakkal dan ikhlas menerimanya. Apabila orang melakukan amal perbuatan secara tidak ikhlas, senantiasa terpengaruh pada lingkungannya. Hal ini membuat manusia dalam beramal selalu ingin dipuji dan takut dicela. Kecenderungan ini menempatkan manusia dalam posisi yang tidak stabil, gelisah dan stress, bahkan dapat mengakibatkan frustasi.

kegagalan manusia dalam melakukan persaingan hidup menimbulkan perasaan putus asa dan frustasi, padahal frustasi itu akan membawa akibat buruk dan dapat menimbulkan penyakit. Demikian juga putus asa merupakan suatu dosa, bahkan dapat mengantarkan manusia kepada kekufuran.

#Perhatikan Firman Allah SWT

(Artinya):” Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang yusuf dan saudaranya dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yang kafir. (QS:Yusuf:82)

Dan tahukah antum bahwa Prof.Dr. Zakiah Darajat menyatakan bahwa penyakit terbesar yang banyak diderita masyarakat modern adalah stress dan frustasi. Frustasi menurut Prof.Dr Rudy Syarif akan memperburuk tubuh manusia, seperti eksim pada kulit, radang pada ginjal, penyakit jantung, kanker, asma, yang dikenal sebagai psikosomatik. Hal ini semua adalah akibat dari amal yang tidak ikhlas.

Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Akhir dari tulisan religius bagian Ketiga ini, perkenankan saya menyampaikan setentang ilmu (ikhlas) yang saya dapat ketika saya hadir pada Taklim disuatu tempat. Saya masih ingat ketika itu pak Kyai yang mengajar Taklim menerangkan begini:” Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa ada seorang Sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW apakah ikhlas itu?, Jawab Rasul, sebentar saya akan bertanya kepada malaikat Jibril apakah ikhlas itu. Ketika Rasululllah SAW menanyakan apa hakikat ikhlas itu kepada malaikat Jibril. Malaikat Jibril menjawab: Saya tidak tahu, sebentar saya bertanya kepada Allah. Allah SWT berfirman: Bahwa ikhlas itu rahasia hati. Karena ikhlas adanya dihati dan hanya hati orang yang beramal shaleh itu yang tahu hakikatnya ikhlas dan Allah SWT. Karena Allah Maha Tahu apa yang tersurat dan tersirat didalam lubuk hati seorang hamba.”    Renungkan! Subhanallah. Sungguh indah pengertian hakikat ikhlas itu.

Sidang pembaca, demikian yang saya tangkap penjelasan (keterangan) dari pak Kyai diTaklim yang saya hadiri itu. Saya sudahi dulu tulisan religius ini, semoga bermanfaat. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya bagian Keempat mendatang.

Saudaraku, apabila yang saya sampaikan ini terdapat kekeliruan (salah) maka itu datangnya dari saya. Tetapi apabila yang saya sampaikan ini benar. Maka itu datangnya dari Allah, karena manusia tempatnya salah. Sedangkan Allah maha Benar dengan segala FirmanNya. Waafwa minkum wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

# Bahan-bahan materi diambil dan dikutip dari buku: Pendidikan Agama Islam. Oleh: Drs. H.Ahmad Syafii Mufid, M.A. dkk.

# Artikel religius ini dapat anda temukan pada website:www:Hajisunaryo.com.#

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.