JUJUR MERUPAKAN KONCI MASUK SYURGA

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Segala puja dan puji milik Allah SWT, tiada sekutu bagi-Nya dan hanya kepada Allah SWT kita menyembah dan hanya kepada Allah SWT kita memohon pertolongan serta hanya kepada-Nya kita memohon ampunan. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Sebagai seorang muslim yang baik, kita harus memiliki akhlak yang mulia. Selain itu, kita harus bertingkah laku yang terpuji. Nabi Muhammad SAW pernah bersabda : ( Artinya ) : ” Sebaik-baik manusia adalah orang yang bagus akhlak dan budi pekertinya.” ( HR : Turmidzi ).
Jujur berarti bertindak atau berbicara sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, tidak menambah atau menguranginya. Oleh karena itu, sifat jujur termasuk sifat yang sangat terpuji dan disenangi Allah.
Apabila kita berlaku jujur tentu akan disenangi oleh Allah dan juga oleh manusia. Berlaku jujur itu bukan saja kepada Allah SWT melainkan juga terhadap diri sendiri, orang tua, keluarga, guru, dan teman – teman.
Ajaran Islam mengajarkan kepada umatnya agar berbuat dan bertindak dengan jujur. Kejujuran itu merupakan konci masuk syurga.
Rasulullah SAW bersabda : ( Artinya ) : ” Tetaplah kamu berlaku jujur, karena sesungguhnya jujur itu menunjukkan kepada kebaikan , dan sesungguhnya kebaikan itu menuju ke syurga. ” ( HR : Bukhari ) .
Sebaliknya, apabila kita berlaku tidak jujur dan suka berbohong atau dusta tentu kita akan dimurkai oleh Allah.
Selain itu, kita akan dibenci oleh orang lain dan akan dijauhi oleh teman -teman. Karena setiap perkataan kita tidak akan dipercaya lagi oleh orang lain meskipun perkataan itu benar adanya. Hal ini tentu saja akan merugikan diri kita sendiri. Oleh karena itu, kita harus menghindari dan menjauhi sifat dusta karena dusta merupakan konci masuk neraka.
Nabi Muhammad SAW bersabda : ( Artinya ) : ” Dan jauhkanlah dirimu dari perbuatan dusta karena sesungguhnya dusta itu membawa kecurangan dan kecurangan membawa ke neraka. ” ( HR : Bukhari ) .
Selain itu , berkata bohong atau dusta termasuk salah satu sifat orang munafik, yang sangat tercela dalam agama Islam.
Rasulullah SAW bersabda : ( Artinya ) : ” Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga : Apabila berbicara dia dusta , apabila berjanji ia mengingkari , dan apabila dipercaya dia berkhianat. ” ( HR : Muttafaqun Alaih ) .
Maukah antum , sidang pembaca disebut orang munafik? Tentu saja tidak! Oleh karena itu, antum harus memiliki sifat jujur dan menjauhkan diri dari sikap berbohong atau berdusta.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM. Oleh : Drs. H. Hasan Baihaqi, Af *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan :Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.