Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Segala puja dan puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT , bahwa berkat Rahmat dan Kasih Sayang – Nya sajalah saya dapat menulis ( menyusun ) artikel religius ini berjudul sesuai tersebut diatas. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Khusyu’ menurut bahasa artinya sungguh-sungguh , tunduk , takluk. Menurut istilah agama Islam , khusyu’ adalah merasakan bahwa diri berada dihadapan Allah SWT. Khusyu’ merupakan sifat terpuji.
Orang yang khusyu’, ketika melakukan ibadah, misalnya shalat , ia lakukan dengan sungguh-sungguh, karena ia merasakan bahwa Allah berada dihadapannya. Shalat yang khusyu’ adalah shalat yang di lakukan dengan memusatkan seluruh perhatian hanya kepada Allah. Dengan demikian orang yang melakukan shalat dengan khusyu’, apa pun yang terjadi di sekelilingnya tidak terlihat dan tidak terdengar.
Mengenai khusu’ itu ada beberapa contoh, antara lain :
Pada suatu saat Muslim bin Yasar berada di Masjid Basra. Ketika ia sedang shalat dengan khusyu’, tiba-tiba salah satu sudut masjid runtuh. Orang – orang pun berdatangan, sedangkan Muslim tidak melihat dan tidak mendengar tembok itu runtuh. Ia baru mengetahuinya setelah selesai shalat.
Diceritakan pula, bahwa pada suatu ketika salah satu anggota tubuh Muslim terkena infeksi. Penyakit itu tidak bisa disembuhkan, jika pada bagian tubuh yang sakit itu tidak dipotong. Orang – orang menyarankan ke Tabib ( dokter ) agar pemotongan bagian tubuh yang sakit itu dilakukan pada saat beliau sedang shalat. Maka pada saat beliau khusu’ mengerjakan shalat pemotongan itu dilakukan, dan Muslim tidak merasakan sakit. ( BERSAMBUNG ).
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri dulu tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas Bagian Pertama. Kita nantikan penulisan selanjutnya Bagian Kedua pada penerbitan mendatang. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : AQIDAH AKHLAK. Oleh : Drs Masan Alfat dan Drs Abdul Rosyid *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan : Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website : Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***
Categories
Cari Artikel
penggunjung