KHUSYU’ ( Bagian Kedua )

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Segala puja dan puji milik Allah SWT, tiada sekutu bagi-Nya dan hanya kepada Allah SWT kita menyembah dan hanya kepada Allah SWT kita memohon pertolongan serta memohon ampunan-Nya. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku sidang pembaca yang terhormat. Pada Bagian Kedua ini, tulisan ( artikel ) religius berjudul sesuai tersebut diatas akan saya lanjutkan penulisannya sebagai berikut : Hal yang sama terjadi pada diri Sayyidina Ali bin Abu Thalib. Beliau terkena panah dipunggungnya. Beliau minta agar anak panah itu dicabut ketika beliau shalat. Ketika Ali sedang shalat, anak panah itu dicabut. Ali bin Abi Thalib tidak merasakan sakit, karena beliau melakukan shalat dengan khusyu’.
Orang yang melakukan ibadah dengan khusyu’, baik itu shalat, berdoa , berdzikir , biasanya berakhlak mulia. Tutur katanya lemah-lembut dan tingkah lakunya sopan santun, tidak sombong. Alangkah berbahagia dan beruntungnya orang yang dapat melakukan shalat dengan khusyu’.
Allah SWT berfirman : ( Artinya ) : ” Sesungguhnya beruntunglah orang – orang yang beriman , ( yaitu ) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya. ” ( QS : Al Mukminun : 1 – 2 ) .
Usahakanlah agar shalat yang kita kerjakan dapat dilakukan dengan khusyu’. Untuk dapat melaksanakan shalat dengan khusyu’, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain :
1. Tenangkan pikiran dan jangan tergesa-gesa.
2. Yakinkan diri kita, bahwa kita sedang berhadapan dengan Allah.
3. Perhatikan arti dari segala yang dibaca.
4. Jauhkan diri dari segala yang mengganggu pikiran.
5. Arahkan pandangan ketempat sujud.
Jika kita sudah dapat melakukan shalat dengan khusyu ‘ , insya Allah kita termasuk orang yang bertaqwa. Kita dapat mengerjakan perintah Allah dan dapat meninggalkan semua larangan – Nya . Karena shalat yang dilakukan dengan khusyu’ dapat mencegah perbuatan keji dan munkar.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas Bagian Kedua. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan judul baru tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : AQIDAH AKHLAK. Oleh : Drs Masan Alfat dan Drs Abdul Rosyid *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan : Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.