“ MENJAWAB PERTANYAAN MALAIKAT MUNKAR DAN NAKIR.”

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bismillahirrahmaanirrahim. Allahumma shalli wassalim Sayydina Muhammad. Pertama-tama kita ucapkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT karena sebab Rahmat serta karuniaNya sajalah al-fakir dengan antum (sidang pembaca) dapat bertemu (lewat tulisan) dan sesuai judul artikel tersebut diatas semoga bermanfaat. Dapat menjadi sebagai tambahan ilmu, menjadi bertambah wawasan dan yang paling diniatkan penulis yaitu sebagai sarana syiar dakwah nilai-nilai iman dan nilai-nilai Islam kian dapat tersebarluaskan. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta para Sahabatnya.

Sidang pembaca, diriwayatkan dalam Hadist:” Sewaktu mayit sudah diletakkan didalam kubur, maka datanglah dua malaikat yang sangat hitam, kedua matanya melotot, suaranya seperti petir dan penglihatannya bagaikan kilat yang menyambar. Kedua malaikat ini datang dari arah kepala si mayit. Maka shalatnya berkata:” Kalian berdua jangan datang dari arahku, karena mayit ini sering tekun shalat, baik diwaktu malam maupun siang, karena rasa takutnya pada tempat ini.”

Kemudian kedua malaikat itu datang dari arah kedua kakinya. Kedua kakinya lantas berkata:” Kalian berdua jangan datang dari arahku, sebab mayit ini selalu mempergunakan aku untuk berjalan menuju tempat shalat berjamaah, karena rasa takutnya pada tempat ini.”

Kemudian kedua malaikat itu datang dari arah kanannya, maka berkatalah sedekahnya:” Kalian berdua jangan datang dari arahku, sebab mayit ini telah melakukan sedekah dengan aku sebab ia takut pada tempat ini.”

Selanjutnya kedua malaikat itu datang dari arah kirinya, maka berkatalah puasanya:” Kalian berdua jangan datang dari arahku, sebab mayit ini telah melakukan puasa dengan aku sebab ia takut pada tempat ini. Lalu simayit terbangun sebagai bangunnya orang yang tidur, seraya berkata:” Apa yang kalian kehendaki?” Kedua malaikat itu menjawab:” Kami ingin menanyakan ketauhidan kepada Allah.” Mendengar pertanyaan demikian, simayit langsung mengucapkan: Ashadu alla ilaha illallah.” Kedua malaikat iut lantas bertanya:” Apa yang kamu katakan kepada Muhammad SAW?” Kemudian simayit menjawab:” Wa ashadu anna Muhammadar rasulullah.”      Kedua malaikat berkata:” Kamu hidup dalam keadaan mukmin matipun dalam keadaan mukmin.”

Hikmah yang terkandung dari pertanyaan dua malaikat diatas adalah malaikat itu akan mencerca anak turunan Nabi Adam As jika mereka tidak beriman. Allah mengutus dua malaikat kekuburan orang mukmin supaya keduanya menanyai tentang ketauhidannya:” Siapa Tuhanmu? sampai akhir pertanyaan.

Allah memerintahkan kepada kedua malaikat yaitu malaikat Munkar dan Nakir agar keduanya menyaksikan sendiri mengenai ketauhidan seorang mukmin, sebab sedikit dikitnya saksi adalah dua orang. Allah SWT berfirman:” Wahai malaikatKu Aku telah mengambil seorang hamba, Aku meninggalkan hartanya untuk yang lain, istrinya berada ditempat orang lain, jariyahnya (budak wanita) untuk orang lain, harta bendanya juga untuk orang lain. Karena itu, bertanyalah kepada hambaKu itu dalam perut bumi. HambaKu tidak akan rela kecuali kepadaKu, ia tidak akan menjawab pertanyaan seseorang kecuali pertanyaan tentang Aku. HambaKU akan berkata:” Allah adalah Tuhanku, Muhammad adalah Nabiku dan Islam adalah agamaku.” Allah SWT kemudian berfirman:” Apakah kalian berdua tidak mengetahui apa yang tidak kalian ketahui? Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kalian ketahui.” Sebagaimana kisah yang telah disebutkan dalam kitab suci.( Dikutip dari buku: Menyingkap 110 Misteri Alam Kubur halaman 85-86)

# Sementara dalam Hadist yang lain, dijelaskan bahwa jika mayit itu dikuburkan maka datanglah dua malaikat yang warnanya hitam kebiru-biruan, yang satu bernama Munkar dan yang satunya lagi bernama Nakir. Malaikat itu bertanya:” Apa yang engkau katakan kepada orang ini? (Maksudnya Nabi Muhammad SAW) jenazah itu lalu mengatakan: Huwa Abdullah wa Rasulullah Asyhadu alla ilaha illallah Wa anna Muhammadan Abduhu wa Rasuluh.”

*(Artinya):” Dia  adalah hamba Allah dan RasulNya, aku bersaksi tidak ada Tuhan kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulNya.”

Dan jika orang itu munafik maka jawabnya:” Aku mendengar seperti apa yang diucapkan orang-orang lain (yang tidak tahu), yang aku juga mengatakannya begitu, aku tidak tahu.” (HR:Turmidzi)

# Kemudian Hadist riwayat Barra bin Azib menyebutkan bahwa dua malaikat yang menanyakan manusia ketika baru pertama kali dialam kubur itu amat keras, yang mendudukan orang atau jenazah itu dengan mengatakan: Man Rabbuka? Ma dinuka? Man Nabiyuuka?” (“ Siapa Tuhanmu? apa agamamu? Siapa Nabimu?)

Dan yang demikian adalah ujian besar bagi setiap orang mukmin. Dan itulah yang disebutkan dalam Al-Qur`an surat Ibrahim ayat dua puluh tujuh seperti berikut:
* (Artinya):” Allah akan menetapkan orang-orang yang beriman dengan perkataan (iman) tetap dalam kehidupan didunia maupun diakherat….” (QS:Ibrahim:27)

  • Kemudian masih surat Ibrahim ayat dua puluh tujuh yang artinya:” Dan Allah akan menyesatkan orang-orang yang dzalim (berdosa) dan Allah akan berbuat sesuai dengan apa yang Dia kehendaki.” (QS:Ibrahim:27)
# Dengan pertanyaan yang diajukan oleh malaikat Munkar dan Nakir itu, maka jenazah yang muslim itu akan menjawab:” Rabbi Allah, Wa dini Al-Islam, wa Nabbiyi Muhammad Sallallah` Alaihi Wassalam.” (Tuhanku Allah, Agamaku Islam dan Nabiku adalah Nabi Muhammad SAW.”)

Dengan jawaban tersebut maka datanglah suara dari langit:” Benarlah jawaban hambaKu.” Tetapi jika jenazah itu kafir atau berdosa, maka dua malaikat itu mendatanginya dengan kasar, serta mendudukkannya dengan bertanya:” Man Rabbuka? (Siapakah Tuhanmu?) Maka jenazah kafir itu menjawab:” Ha….aku tidak tahu.” Kemudian malaikat itu bertanya lagi:” Madiinuka?” (Apakah agamamu?) Jenazah kafir itu menjawab:Ha….ha aku tidak tahu malaikat itu bertanya lagi:” Apa yang kamu katakan pada orang laki-laki ini (Nabi Muhammad SAW) yang diutus padamu?” maka orang atau jenazah kafir itu menjawab:”Ha….ha…. aku tidak tahu.” Maka malaikat itu mengatakan :” Engkau tidak tahu (yaitu engkau tidak tahu dan tidak mengikuti orang-orang yang beriman)” Lalu datanglah suara yang menyebutkan :” Sungguh dusta hambaku itu.(Dikutip dari buku:” Telah Tampak Tanda-Tanda Kiamat Hampir Tiba.” halaman 55-57.)

Sidang pembaca yang terhormat. Akhir dari tulisan (religius) ini perkenankan saya menyampaikan bahwa dalam sebuah riwayat disebutkan:

# Bumi (kubur) itu adalah rumah ular besar, bawalah penawarnya dengan banyak membaca: Bismillahirrahmaanirrahim disertai mengalirkan airmata (karena rasa takutnya kepada Allah)

# Dan bumi (kubur) itu adalah rumah pertanyaan Munkar dan Nakir, lantas supaya kita bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan itu maka perbanyaklah membaca: Laa ilaha illallah Muhammadur rasulullah.

Akhir kata terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan jumpa lagi kita insya Allah dilain kesempatan tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

# Bahan-bahan (materi) diambil dan dikutip dari buku:” Menyingkap 110 Misteri Alam Kubur.” Oleh:Salim Hadad dan buku:Telah Tampak Tanda Tanda Kiamat Hampir Tiba.” Oleh:Dr Umar Sulaiman Asygar.#

# Tulisan (religius) ini dapat anda temukan pada website:www:Hajisunaryo.com.#
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.