PUASA BICARA

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Pertama-tama saya mengucapkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas Taufik dan Hidayah-Nyalah saya dapat menulis (menyusun )artikel religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Seseorang disebut muslim jika ia telah memberikan kesaksian bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad SAW itu utusan Allah , mendirikan shalat , berzakat , berpuasa , dan menunaikan ibadah haji bagi yang mampu. Kelima hal ini biasa disebut Rukun Islam Yang Lima.
Salah satu dari rukun Islam tersebut, yang merupakan kegiatan yang sudah dikenal sejak zaman sebelum Islam , adalah Puasa.
Nabi Daud berpuasa selama 7 hari waktu putranya sakit. Orang Yahudi mengenal puasa waktu hari penebusan dosa, dan peringatan terlepasnya mereka dari siksaan Fir’aun di Mesir dengan hari yang mereka namakan Yom Kippur yang jatuh pada tanggal 10 Tishri ( Kira-kira akhir September awal Oktober ). Nabi Musa, ketika akan menerima 10 perintah Tuhan ( The Ten Commendements ) , melakukan puasa selama 40 hari 40 malam. Masyarakat Jawa mengenal Puasa Mutih, puasa wisol. Hal ini menunjukkan bahwa puasa sudah ada sejak zaman dahulu dan terjadi diberbagai masyarakat. Sementara puasa dalam Islam adalah , Puasa sebulan penuh dibulan Ramadhan. Makanya disebut Puasa Ramadhan. Dasar perintah puasa Ramadhan surat Al Baqarah ayat 183 sebagai berikut : ( Artinya ) : Allah SWT berfirman : ” Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.” ( QS : Al Baqarah : 183 ) .
Puasa Ramadhan hukumnya wajib. Diluar bulan Ramadhan ada yang namanya puasa sunnat, seperti puasa Syawalan ( puasa 6 hari dibulan Syawal ), puasa tiga hari setiap bulan yaitu puasa tanggal 13, 14, dan tanggal 15 bulan Qomariyah. Puasa Tarwiyah , puasa Arofah , puasa Asyura , puasa Senen – Kamis , dan puasa sunnat lain – lain lagi.
Sesuai judul artikel ini tersebut diatas, saya akan menyampaikan setentang Puasa Bicara sebagai berikut : Maryam adalah perawan suci yang mengabdikan dirinya hanya untuk beribadah kepada Allah. Maka ketika ia mengandung tanpa tersentuh laki-laki, ia merasa malu sekali ia pun pergi menjauh dari penduduk, menuju tempat yang sepi tidak berpenghuni. Ketika tiba saatnya melahirkan, Maryam duduk bersandar disebatang pohon kurma, dan melahirkan Nabi Isa disitu. Ingin mati saja rasanya Maryam, membayangkan caci maki, ejekan, dan aib yang bakal menimpanya. Namun, disaat ia tengah dilanda kebingungan mencari-cari alasan yang harus ia siapkan untuk menghadapi masyarakatnya, terdengarlah suara yang memberinya jalan keluar.
” Kalau kamu melihat seorang manusia, katakan saja bahwa kamu telah bernazar demi Tuhan Yang Maha Pemurah, untuk puasa bicara. Jadi, kamu tidak perlu bicara apapun, kepada siapapun.” kata suara itu.
Maka, begitulah. Setiap kali bertemu orang, Maryam hanya memberi isyarat dengan tangannya, menunjuk kearah Nabi Isa as yang masih bayi. Dan, dengan izin Allah, Nabi Isa as yang masih orok bisa berbicara dengan lantang, memberi penjelasan mengenai siapa dirinya. Dengan berpuasa bicara, Maryam telah dapat keluar dari kesulitan, karena izin Allah.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku :ISLAM AGAMAKU. Oleh : TIM PENYUSUN FAKULTAS TARBIYAH IAIN SUNAN KALIJAGA JOGJAKARTA. *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan :Www.hajisunaryo.com *
***
Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website : Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.