Bismillahirrahmaanirrahim. Assalamualaikum wr.wb. Allahumma shalli wassalim Sayyidina Muhammad. Selamat berjumpa kembali dengan al- fakir, apa khabar sidang pembaca? Kepada antum (sidang pembaca) yang semakin berminat membaca tulisan-tulisan (bernafaskan Islam) saya sangat bersyukur sekaligus mengacungkan jempol. Betapa tidak, bukankah orang menjadi pintar karena dengan sebab membaca? Dengan banyak membaca (tulisan bernafaskan Islam) kita akan menjadi pintar dibidang (soal) agama Islam. Bertambah dalam ilmu kita bertambah tinggi intelektualita kita, semakin tawadhu, semakin arif kita didalam bertindak memilih,memutuskan menetapkan sesuatu tanpa keraguan karena landasan (acuan) kita adalah syareat, ajaran agama. Subhanallah! Saudaraku, sidang pembaca. Apalagi yang harus dipikir? Hayo, kita tingkatkan minat membaca (wabil khusus) tulisan bernafaskan Islam.
Puji syukur terhaturkan kehadirat Allah SWT atas segala nikmat, karuniaNya kepada kita, terutama nikmat panjang umur, nikmat sehat wal`afiat sehingga kita mampu membuat hidup lebih berarti. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, Sayyidina Muhammad SAW beserta seluruh keluarga dan para Sahabatnya.
Tulisan ini, sesuai judul tersebut diatas semoga mendapat tempat dihati setiap pembaca.
# Adapun sifat dari siksa alam kubur adalah bersifat universal. Imam al-Qurthubi berkata seraya mengutip perkataan Muhammad Abdul Haq, katanya: Ketahuilah bahwa adzab kubur tidak hanya khusus bagi orang kafir atau munafik saja, akan tetapi juga menimpa segolongan kaum mukmin. Semua tergantung amalnya serta akibat dosa-dosa dan kesalahannya.” demikian Al-Qurthubi
Roh terbagi menjadi dua macam, yakni roh yang merasakan kenikmatan dan roh yang tersiksa. Adapun roh yang tersiksa yaitu roh yang bersenang-senang dengan kehidupan duniawi. Sedangkan roh yang memperoleh kenikmatan dan tidak tertahan, adalah roh yang tidak mengagungkan kehidupan dunia. Ada roh yang ditungku yakni para pezina, lelaki dan perempuan. Ada juga roh-roh dalam sungai darah berenang disana dan dijejali bebatuan. Jadi roh-roh yang berbahagia maupun celaka tidaklah berada dalam satu tempat. Bahkan ada roh yang amat tinggi sekali di Illiyin, namun ada juga yang rendah serendahnya hingga tidak dapat keluar dari perut bumi.
# Dalam hal ini Imam Ibnul Qoyyim berkata:” Kalau anda menelaah Sunnah-sunnah dan atsar dalam persoalan ini dengan sungguh-sungguh, pasti anda akan mengetahui hujjah dalam persoalan tersebut. Anda tidak akan berprasangka bahwa diantara Hadist shahih dalam persoalan itu terdapat kontradiksi. Kesemuanya adalah benar, saling melengkapi satu dengan yang lainnya.
Namun yang menjadi persoalan adalah cara memahaminya, juga mengenal lebih jauh apa itu roh dan hukum-hukum berkaitan dengannya, bahwa roh (jiwa) itu memiliki berbagai hukum yang tidak terkait dengan badan. Meskipun dia berada dijannah diatas langit, namun ia tetap berhubungan dengan alam kubur dan dengan badan didalam kubur. Roh dapat bergerak sangat cepat, berpindah naik turun. Sesungguhnya hamba yang kafir, ketika ia hendak meninggal dunia dan menghadap alam akhirat, ia akan didatangi oleh para malaikat berwajah hitam dengan membawa masuh (yakni pakaian dari bulu). Lalu duduklah para malaikat itu disisinya selebar mata memandang. Kemudian datanglah malaikat maut dan duduk disisinya sambil berkata:” Wahai jiwa yang jahat! Keluarlah engkau dengan kemarahan dari Allah dan kemurkaanNya.
Maka berpisahlah roh itu dari jasadnya dan malaikat maut mencabut rohnya seperti saffud dicabut dari bulu wol yang basah. (Keterangan: Saffud adalah sunduk besi yang memiliki cabang-cabang bergerigi) Lalu malaikat maut memegangi rohnya. Setelah dia memeganginya, maka para malaikat (adzab) itu tidak menyia-nyiakan kesempatan.
Mereka (para malaikat adzab) langsung mengambilnya dan meletakkannya dalam masuh (yakni pakaian dari bulu) tersebut, lalu keluarlah roh itu dengan berbau bangkai yang terbusuk dimuka bumi. Para malaikat itu naik membawa roh itu. Setiap kali mereka melewati sekelompok malaikat ditanya:” Siapakah roh yang busuk ini? “ Mereka menjawab:” Ia adalah fulan bin fulan” disebutkan nama terjelek yang disandangnya selama didunia. Kemudian sampailah mereka kelangit dunia. Mereka meminta dibukakan pintu, namun tidak dibukakan untuk mereka.
Kemudian Rasulullah SAW membaca firman Allah SWT:
# (Artinya):” Sesungguhnya orang-orang yang mendustkan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk syurga, hingga unta masuk kelubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan.” (QS:Al-A`raf:40)
# Dan Allah SWT berfirman:
(Artinya):” Tulislah catatan amalnya dalam Sijjin dibumi yang terendah. Keterangan: Sijjin semacam penjara yang sempit) Kemudian roh itu dicampakkan. Kemudian Rasulullah SAW membaca:” Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah maka adalah ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung atau diterbangkan angin ketempat yang jauh.” (QS:Al-Hajj:22-31)
Roh itu dikembalikan kejasadnya lalu ia didatangi oleh dua malaikat yang langsung bertanya:” Siapakah Rabbmu? orang itu menjawab: Haah, haah, saya tidak tahu” Kedua malaikat itu bertanya lagi:” Siapa lelaki yang diutus kepadamu ini?” Orang itu menjawab lagi: Haah,haah saya tidak tahu” Lalu terdengar dari suara penyeru dari langit:” Ia dusta! Bentangkanlah tilam dari Naar dan bukakanlah pintu menuju kepadanya.
Datanglah tilam itu dengan bau busuk dan panasnya dahsyat, lalu kuburnya itu dipersempit hingga tulang-tulang rusuknya remuk. Datanglah kepadanya seorang lelaki buruk rupa dan berbau busuk. Lelaki itu berkata: Terimalah khabar yang jelek bagimu pada hari ini, hari yang telah dijanjikan kepadamu” Orang itu bertanya:” Siapakah engkau? Wajahmu amat buruk yang mendatangkan keburukan” Lelaki itu berkata:” Aku adalah perbuatan jahatmu” Orang itu berkata:” Ya Rabbi! Janganlah Engkau tegakkan hari Kiamat.” demikian Imam Ibnu Qayyim rahimakumullah.
# Masih setentang roh yang merasakan siksa, sebuah Hadist shahih riwayat Bukhari dan lainnya menyebutkan:”….Adapun munafik atau orang kafir, maka kedua malaikat bertanya kepada keduanya:” Apa yang dulu engkau katakan tentang orang ini? (maksudnya adalah Rasulullah SAW)” Orang munafik atau orang kafir tersebut berkata:” Aku tidak tahu. Dulu aku hanya berkata seperti yang dikatakan manusia. Dikatakan kepada orang kafir, atau orang munafik tersebut: Engkau tidak tahu dan tidak mengikutinya? Kemudian orang kafir atau orang munafik tersebut dipukul dengan palu besi dengan pukulan yang membuatnya berteriak dengan teriakan yang bisa didengar makhluk-makhluk yang berdekatan dengannya kecuali manusia dan jin.”
(HR.Bukhari,Muslim, An-Nasa`i, Abu Daud dan Ahmad)
Akhir dari tulisan ini, saya sampaikan perkataan bijak dan anjuran Imam Ibnu Qayyim rahimakumullah setentang siksa kubur dan solusi menjauhinya. “Bahwa sebab-sebab keselamatan siksa kubur adalah dengan menjauhi sebab- sebab terkena siksa kubur, yakni berbagai macam maksiat dan dosa. Untuk itu, dianjurkan hendaknya setiap muslim melakukan perhitungan atas dirinya setiap hari, tentang apa dosa dan kebaikan yang telah dilakukannya pada hari itu.
Selanjutnya, hendaknya ia memperbaharui taubatnya kepada Allah dan tidur pada malam itu dalam keadaan taubat, jika ia meninggal dunia pada malam itu, maka ia meninggal dalam keadaan telah bertaubat. Jika bangun dari tidurnya maka ia siap menghadapi harinya dan bersyukur karena ajalnya masih ditangguhkan. Dengan demikian ia masih berkesempatan beribadah kepada Tuhannya dan mengejar amal yang belum dilakukannya.
Sebelum tidur hendaknya pula ia dalam keadaan berwudhu, senantiasa mengingat Allah dan mengucapkan dzikir-dzikir yang disunnahkan Nabi SAW sehingga ia tidur. Saudaraku, jika seseorang dikehendaki baik oleh Allah niscaya ia akan diberi kekuatan untuk melakukannya.” Demikian Imam Ibnu Qayyim rahimakumullah.
Terima kasih atas segala perhatian mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita insya Allah dikesempatan lain. Wa afwa minkum wassalamuaaikum warahmatulahi wabarakatuh.
…
# Bahan-bahan (materi) diambil dan dikutip dari buku: KENIKMATAN ALAM KUBUR Oleh: Abdurrahman Busyairi. Penerbit: Lintas Media.#
…
# Artikel (religius) ini dapat anda temukan pada website:www.Hajisunaryo.com.#
…