Assalamualaikum wr.wb. Bismillahirrahmaanirrahim. Allahumma shalli wassalim Sayyidina Muhammad. Selamat berjumpa kembali saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Apa khabar? Materi kita kali ini sesuai judul artikel tersebut diatas, semoga memdapat tempat dihati setiap pembaca (Website:WWW:Hajisunaryo.com) Menyejukkan, menjadi sebagai tambahan ilmu menambah wawasan dan yang paling diniatkan penulis sebagai sarana syiar dakwah nilai-nilai iman, nilai-nilai Islam kian akan dapat tersebarluaskan. Kita ucapkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT karena dengan sebab berkat Rahmat serta karuniaNya sajalah tulisan (artikel) religius ini saat ini berada dihadapan sidang pembaca. Shalawat serta salam kita mohonkan semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para Sahabatnya.
# Saudaraku, kita mulai dengan materi kita, bahwa didalam sebuah kitab dijelaskan: Kalau Buraq adalah binatang yang putih panjang, tingginya diatas khimar dibawah keledai, larinya secepat kilat, langkahnya sejauh mata memandang, kedua telinganya senantiasa bergerak. Ketika ia mendaki gunung, kedua kaki belakangnya lebih panjang, sedangkan ketika ia menurun kedua kaki depannya yang lebih panjang.
Buraq ini mempunyai (memiliki) sayap yang terletak pada kedua pahanya, sehingga ia bisa berlari secepat kilat. Sewaktu Rasulullah SAW hendak menaikinya, Buraq tadi meronta-ronta sepertinya hendak melarikan diri, lalu Jibril memegang tubuhnya seraya berkata:” Apakah kamu tidak merasa malu, hai Buraq? Demi Allah, tidak akan naik padamu kecuali makhluk yang mulia dihadapan Allah.” Mendengar penuturan dari malaikat Jibril tadi, tubuh Buraq langsung berkeringat karena rasa malunya terhadap Rasulullah SAW, ketika dirinya sudah tenang Rasulullah SAW baru mengendarainya.” (Kitab Ad-Dardir:halaman 5)
# Dalam riwayat lain disebutkan, makhluk itu disebut dengan nama Buraq karena jalannya dan kecepatannya seperti kilat. Tatkala Rasulullah SAW mendekat hendak menaiki, tiba-tiba Buraq itu berguncang, seraya berkata:” Demi kemuliaan Tuhanku, diriku tidak bisa dinaiki kecuali Nabi dari bangsa Hasyim, bangsa Ibthi, bangsa Quraisy, yang bernama Muhammad bin Abdullah, yang mempunyai Al-Qur`an.” Nabi SAW lalu berkata:” Aku adalah Muhammad bin Abdullah .” Akhirnya beliau bisa menaiki Buraq tersebut kemudian pergi ke Syurga.” (Kitab Daqa`iqul Akhbar halaman 22-23 Bab:24)
Buraq memiliki dua sayap yang panjangnya antara langit dan bumi. Wajahnya seperti manusia, lisannya seperti lisan orang Arab, kedua alisnya tampak jelas, kedua tanduknya besar, kedua telinganya tipis, dan terbuat dari Zamrut hijau, kedua matanya hitam. Ada yang mengatakan matanya seperti bintang yang bersinar. Jambulnya dari yakut hijau,ekornya seperti ekor sapi yang ditaburi emas merah. Adapula yang mengatakan: Buraq dalam keelokan seperti burung merak, yang lebih tinggi daripada khimar dan lebih rendah dari keledai.” (Kitab:Daqa`iqul Akhbar halaman 22-23 Bab:24)
# Buraq adalah kendaraan ahli syurga kemanapun ahli syurga pergi menggunakan Buraq sebagai kendaraannya , karena sangat luasnya syurga maka diperlukan kendaraan super kilat yang bisa dipakai untuk menjangkau setiap sudut dan tempat disyurga dengan mudah dan cepat. Selain itu juga ada kendaraan-kendaraan lain yang disukai oleh penghuni syurga, yang keindahannya dan kecepatannya jauh melebihi segala kecepatan kendaraan yang ada didunia ini. Mudah-mudahan kita bisa mengendarainya disyurga nanti, insya Allah.
# Sebelum mengakhiri tulisan (religius) ini, ingin penulis menyampaikan beberapa Hadist setentang indahnya syurga seperti berikut:
#Rasulullah SAW bersabda:
*(Artinya):” Allah berfirman:” Aku siapkan untuk para hambaKu yang sholeh, yaitu (Syurga) yang belum pernah terlihat dengan matanya, telinganya belum pernah mendengarnya dan belum pernah terlintas dalam hati.” (HR:Bukhari-muslim)
# Nabi Muhammad SAW bersabda:
*(Artinya):” Calon penghuni syurga yang akan memasuki syurga itu adalah seorang yang tubuhnya tidak berbulu dan belum tumbuh bulu janggutnya. Bertubuh putih berseri dalam keadaan seperti bercelak mata. Berusia 33 (tiga puluh tiga) tahun. Dan mereka seperti kejadian Nabi Adam yang setinggi 60 hasta,dengan lebar 7 hasta.” (HR:Ahmad)
# Nabi SAW bersabda:
*(Artinya)” Batu-batu syurga itu dari emas dan perak. Sedangkan perekatnya dari minyak misik yang semerbak. Batu berikutnya dari mutiara dan permata yakut. Sedangkan tanahnya dari Za`faran (Zat berbau harum).” (HR:Ahmad)
# Dan sabda Rasul:
*(Artinya):” Disyurga itu nanti akan ada pohon yang seseorang akan berkendaraan dibawah naungannya selama 100 (seratus) tahun tidak berhenti-henti dalam mengelilinginya.” (HR:Turmidzi)
# Kemudian sabda Nabi SAW:
*(Artinya):” Disyurga itu ada pohon yang batangnya dari emas.” (HR:Turmidzi)
# Kemudian Nabi SAW bersabda:
*(Artinya):” Apabila para ahli syurga telah memasuki syurga maka Allah SWT berfirman:” Jika kalian menginginkan sesuatu, pasti Aku akan menambahkannya.” Para ahli syurga itu menjawab:” Bukankah Engkau telah menjernihkan wajah-wajah kami? Bukankah Engkau telah memasukkan kami semua kedalam syurga? Bukankah Engkau telah menyelamatkan kami dari api Neraka?” Lantas diangkatlah tabir (yang sebelumnya menutupi Allah) maka tidak ada satupun kenikmatan yang dikaruniakan kepada mereka yang mereka rasakan lebih nikmat daripada melihat kepada Tuhan mereka itu. Rasulullah SAW kemudian membacakan sebuah ayat:” Bagi orang-orang yang berbuat baik adalah balasan baik dan tambahan lagi dari itu (yakni dapat melihat wajah Tuhan):” (HR:Muslim)
# Dari Hakim bin Mu`awiyah bin Bahzin dari bapaknya, ia mendengar Rasulullah SAW bersabda:
*(Artinya):” Sesungguhnya didalam syurga ada sebuah lautan susu,lautan air, lautan madu dan lautan khamer, kemudian sungai-sungai memancar dari situ.” (HR:Ahmad)
Sampai disini saya sudahi tulisan (religius) ini, semoga bermanfaat. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
…
# Bahan-bahan materi diambil dan dikutip dari buku: Menyingkap 110 Misteri Alam Kubur. Oleh:Salim Hadad dan buku: Telah Tampak Tanda-Tanda Kiamat Hampir Tiba. Oleh:Dr Umar Sulaiman Asygar.
…
# Artikel (religius) ini dapat anda temukan pada website:www:Hajisunaryo.com#