Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Segala puja dan puji milik Allah SWT, tiada sekutu bagi-Nya dan hanya kepada Allah SWT kita menyembah dan hanya kepada Allah SWT kita memohon pertolongan serta hanya kepada-Nya kita memohon ampunan. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita , junjungan umat, Nabi termulia, Rasul paling Agung, yaitu Baginda Sayyidina Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Suatu saat Nabi Muhammad SAW didatangi oleh malaikat Jibril maka Nabi bertanya : ” Wahai Jibril jelaskan kepadaku tentang neraka! ” . Malaikat Jibril berkata : ” Sesungguhnya Allah menciptakan neraka dan menyalakan apinya selama 1000 tahun hingga api itu membara, dan neraka itu gelap hitam bagai malam , sementara apinya tidak pernah padam, bahkan akan terus menjilat – jilat dengan bara api yang tidak akan pernah mati. ”
Abu Hurairah ra meriwayatkan bahwa Nabi SAW pernah bersabda : ( Artinya ) : ” Apimu yang kamu nyalakan didunia ini sesungguhnya adalah satu bagian dari tujuh puluh bagian dari panasnya neraka Jahannam. ”
Para sahabat berkata :” Demi Allah , api didunia ini saja sudah teramat panas, ya Rasul. ”
Beliau bersabda : ” Memang api neraka ini masih lebih lagi dengan enam puluh sembilan kali bagian panasnya, semua itu setiap satu bagian sama suhu panasnya dengan api dunia. ” ( HR : Bukhari, Muslim dan Turmidzi ) .
Subhanallah! Begitu dahsyat api yang disediakan oleh Allah dalam neraka. Kalau api dunia saja punya daya bakar sedemikian panas, maka bagaimana rasanya api neraka yang derajat celsiusnya 69 kali lipat panasnya api bumi ? Perbandingan ini sebenarnya bisa dibuat sebagai deskripsi tentang api neraka dan tingkat panasnya. Kalau api dunia saja sanggup membakar hangus timah dan besi, maka bisa dipastikan bahwa api neraka akan sanggup melelehkan timah dan besi itu meski dalam radius puluhan kilometer : timah dan besi belum tersentuh oleh apinya namun baru kena hawa panasnya saja pasti sudah meleleh.
Masya Allah, sebegitu dahsyat api dalam neraka. Lantas bagaimana rasanya jika api itu menyengat kulit manusia? Tak bisa dibayangkan! Yang bisa dikhayalkan hanyalah jika seandainya sedikit api neraka itu dilemparkan kebumi,niscaya bumi ini dengan seluruh isinya akan hangus terbakar.
Diriwayatkan dalam sebuah Hadist bahwa sesungguhnya ketika Allah memerintahkan kepada malaikat Jibril untuk mengambilkan api kepada malaikat Malik untuk diberikan kepada Nabi Adam sebagai keperluannya didunia, malaikat Malik berkata : ” Wahai Jibril , berapa banyak api yang kau butuhkan ? ”
Malaikat Jibril menjawab : ” Aku hanya butuh sebesar buah korma. ”
Malaikat Malik berkata : ” Wahai Jibril , andai saja aku memberikan api itu sesuai dengan yang kau pinta, yakni sebesar buah korma, maka pasti akan hancur tujuh langit dan tujuh bumi karena terbakar oleh api itu.” Malaikat Jibril berkata : ” Kalau begitu berikan aku api sebesar biji buah korma saja.”
Malaikat Malik menjawab lagi : ” Meski hanya sebesar biji buah korma lalu kau bawa Kebumi maka nanti tak akan ada hujan yang turun dari langit meski hanya setetes, semua tumbuh – tumbuhan dibumipun akan mati kena daya panasnya.”
Mendengar keterangan itu malaikat Jibril lalu menghadap lagi kepada Allah : ” Ya Allah , seberapa banyak api yang harus hamba bawa? ” Allah menjawab dengan Firman – Nya : ” Ambillah kira-kira sebesar semut kecil. ”
Malaikat Jibril lalu membawa api neraka itu sebesar semut kecil. Sebelum diberikan kepada Nabi Adam api itu masih harus diselupkan sebanyak 70 kali kelaut. Selanjutnya api itu dibawa kepada Nabi Adam. Lalu malaikat Jibril meletakkan api itu diatas gunung yang tinggi, namun tiba-tiba gunung tersebut menjadi hancur. Kemudian malaikat Jibril mengembalikan api itu ketempat asalnya, yaitu dineraka. Dan saat api itu dibawa kembali yang tersisa dibumi ini hanya berupa kepulan asap dan beberapa batu dan besi yang terbakar yang sampai saat ini sisa-sisa api tersebut masih digunakan oleh manusia. ”
Itulah api neraka , sebuah api yang akan digunakan untuk membakar tubuh – tubuh manusia yang durjana. Sungguh bukan main – main Allah menyediakan tempat yang bernama neraka ini. Itu baru deskripsi tentang apinya belum tentang tingkat kesengsaraan dan kedahsyatan siksaannya. Yang jelas , jika manusia diperlihatkan oleh Allah betapa dahsyatnya siksaan neraka, meski lewat mimpi maka dimungkinkan orang tersebut akan mengalami gangguan jiwa karena saking takutnya. Ia akan mengalami trauma berkepanjangan dan tak akan sanggup melupakan kengerian itu sepanjang hidupnya.
Bagaimana tidak , coba lihat deskripsi kengerian neraka yang pernah dijelaskan oleh Malaikat Jibril : ” Demi Dzat yang mengutus engkau ( Muhammad ) sebagai seorang Nabi.” kata Jibril : ” Andai saja pintu neraka dibuka hanya selebar lubang jarum saja dari arah timur, maka semua penduduk yang ada disebelah barat pasti akan terbakar terkena suhu panasnya. Demi Dzat yang mengutusmu Muhammad sebagai seorang Nabi , andaikata pakaian – pakaian penghuni neraka digantungkan dilangit dan dibumi, sungguh maka akan mati penduduk langit dan bumi karena sangat panasnya pakaian itu. Demi Dzat yang mengutusmu Muhammad sebagai seorang Nabi, andai kata sehasta rantai sebagaimana yang telah Dia firmankan dalam kitab-Nya diletakkan diatas gunung, maka hancurlah semua gunung hingga sampai bumi yang ketujuh. Demi Dzat yang mengutusmu Muhammad sebagai seorang Nabi, jika ada satu orang dari penduduk neraka disiksa dari arah barat, maka pasti akan terbakar seseorang yang berada disebelah timur karena saking pedihnya siksaan itu dan karena saking panasnya api neraka itu. Sungguh tebing-tebing neraka sangat curam, kayu-kayu yang ada adalah terdiri dari manusia , minuman yang ada disana adalah air yang mendidih dan berupa nanah sedangkan pakaiannya ada adalah dari timah dan tembaga tembaga yang meleleh. ”
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : INDAHNYA SYURGA PEDIHNYA NERAKA. Oleh : Asrifin An Nakhrawie, S.Ag. *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan :Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***
Categories
Cari Artikel
penggunjung