CARA MELAKUKAN SUJUD SAHWI

Assalamualaikum wr wb
Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Segala puja dan puji milik Allah SWT, tiada sekutu bagi-Nya dan hanya kepada Allah SWT kita menyembah dan hanya kepada Allah SWT kita memohon pertolongan serta memohon ampunan-Nya. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Sujud sahwi yaitu dilakukan karena adanya kerusakan dalam pelaksanaan shalat yang menyebabkan shalat kurang sempurna.
Untuk menyempurnakan kerusakan itu digantikan dengan sujud sahwi baik dalam shalat fardhu maupun dalam shalat sunat. Hukumnya adalah sunat bagi imam dan orang yang shalat sendirian ( munfarid ). Bagi makmum dalam shalat berjamaah, pelaksanaan sujud sahwi tergantung imamnya. Apabila iman sujud sahwi, makmumpun harus melakukannya dan begitu juga sebaliknya. Artinya jika imam tidak sujud sahwi maka makmum pun tidak sujud sahwi.
Hal – hal yang menyebabkan dilakukannya sujud sahwi :
1. Ragu dalam melakukan sunat ab’ad , apakah sudah atau belum dilakukan. Seperti ragu melakukan tasyahud awal dan kunut, maka disunatkan melakukan sujud sahwi.
2. Meninggalkan rukun karena lupa.
3. Terjadi keraguan dalam bilangan raka’at, maka diputuskan bahwa yang telah dikerjakan raka’at yang paling sedikit, yaitu tiga raka’at dan empat raka’at. Untuk menyempurnakan maka menambah satu raka’at lagi, dan sebelum salam sunat sujud sahwi.
4. Pelaksanaan hukum yang ditambahkan karena lupa jika menyangkut perbuatan ( rukun fi’li ), seperti berdiri tegak, rukuk , sujud , karena terlupa.
5. Raka’at yang dilakukan berlebihan dari semestinya sebab lupa, seperti shalat Isya dikerjakan lima raka’at.
6. Apabila perbuatan yang tergolong sunat ab’ad tertinggal, baik lupa maupun sengaja.
Cara melakukan sujud sahwi :
a. Setelah tasyahud akhir dibaca, sebelum salam dilaksanakan sujud seperti sujud pada rukun shalat dan didalam hati diniatkan melakukan sujud sahwi diikuti takbir ‘Allahu Akbar’.
b. Saat dilakukan sujud membaca tasbih : SUBHANA MANLAA YANAAMU WALAA YASHUU 3 ( tiga ) Kali . ( Maha Suci Dzat Yang tidak pernah tidur dan tidak pernah lupa. )
c. Membaca lafadz ‘Allahu Akbar’ setelah bangun dari sujud dan melakukan duduk diantara dua sujud, tanpa mengangkat tangan.
d. Kemudian mengambil posisi duduk diantara dua sujud.
e. Sujud kembali seperti sujud pertama dengan bacaan yang sama.
f. Bangun dan duduk tasyahud akhir dan langsung salam.
Saudaraku, sidang pembaca yang yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : TUNTUNAN SHALAT LENGKAP DZIKIR DAN WIRID. Oleh : Ust Amir Rudin A.E. *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan : Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website : Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.