SYARAT BERHIJAB JANGAN DIJADIKAN HIASAN ( Bagian Pertama )

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Segala puja dan puji milik Allah SWT, tiada sekutu bagi-Nya dan hanya kepada Allah SWT kita menyembah dan hanya kepada Allah SWT kita memohon pertolongan serta memohon ampunan-Nya. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Baik kerudung, jilbab , maupun penutup kepala lainnya, tidak boleh dipakai hanya untuk berhias saja dan tidak boleh tipis, sehingga perhiasan yang dikenakannya terlihat dari luar. Allah SWT berfirman : ( Artinya ) : ” Dan janganlah mereka menampakan perhiasannya. ” ( QS : An – Nur : 31 ) .
Larangan dalam ayat tersebut, secara umum , mencakup pakaian luar yang dihiasi yang dapat menarik perhatian pria yang bukan mahramnya. Dasar semua itu adalah Firman Allah SWT : ( Artinya ) : ” Dan hendaklah engkau tetap dirumahmu dan janganlah engkau berhias dan bertingkah laku seperti orang – orang jahiliyah dahulu. ” ( QS : Al – Ahzab : 33 ) .
Rasulullah SAW bersabda : ( Artinya ) : ” Ada tiga golongan yang engkau tidak dimintai pertanggungjawaban atas mereka , yaitu pria yang memisahkan diri dari jamaah, menentang imannya , dan mati dalam keadaan bermaksiat, budak wanita atau pria yang melarikan diri kemudian mati, dan wanita ( istri ) yang pada saat suaminya tidak ada dirumah dan telah dicukupi semua kebutuhannya, lalu ia ber-tabarruj ( bersolek ). Maka engkau tidak akan dimintai pertanggungjawabannya atas mereka. ” ( HR : Ahmad ) .
Kenapa demikian ? Karena mereka termasuk orang – orang yang rusak dan binasa. Muhammad Nashir Al-Albani mengatakan, bahwa Hadist itu bersanad shahih.
Tujuan dari perintah memakai jilbab atau kerudung adalah untuk menutupi perhiasan dan keindahan tubuh wanita. Oleh karena itu , pemakaian jilbab dan kerudung tidak boleh hanya bertujuan untuk berhias diri. Juga, tidak boleh terlalu tipis, sehingga perhiasan yang dikenakannya terlihat.
Dalam Kitabul Kabair disebutkan : ” Diantara perbuatan – perbuatan yang menjadi penyebab wanita dilaknat ialah menampakkan perhiasan ( emas dan permata ) yang berada dibawah kerudung, memakai wewangian minyak kasturi, ambar dan parfum lainnya apabila hendak keluar rumah, mewarnai kuku , mengenakan kain sutera, dan berbusana mini. Semua itu termasuk tabarruj yang sangat dibenci Allah SWT, dan pelakunya dilaknat didunia dan diakhirat
. Karena perbuatan tersebut banyak dilakukan para wanita, maka Rasulullah SAW bersabda : ” Aku pernah menoleh ke Neraka dan kulihat kebanyakan penghuninya adalah wanita .”
Sementara dalam riwayat yang disampaikan Abi Raja’ dari Imran, Rasulullah SAW bersabda : ” Aku pernah menoleh ke Syurga , kulihat kebanyakan penghuninya adalah adalah orang – orang fakir. Aku juga pernah menoleh ke Neraka, kulihat kebanyakan penghuninya adalah wanita. ” ( HR : Bukhari ) . ( BERSAMBUNG ) .
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri dulu tulisan ini, berjudul sesuai tersebut diatas Bagian Pertama. Kita nantikan penulisan selanjutnya Bagian Kedua. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : WAHAI PUTRIKU TUTUPLAH AURATMU. Oleh : Zahrah Ahmad Al-ma’iy . *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan :Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website : Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.