“TAKABUR”

  Assalamualaikum wr.wb. Bismillahirrahmaanirrahim. Allahumma shalli wassalim Sayyidina Muhammad. Puja dan puji hanya milik Allah SWT, shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.

Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Kali ini artikel kita sesuai judul tersebut diatas, semoga mendapat tempat dihati sidang pembaca. Dan yang paling saya niatkan sebagai penyusun artikel ini, nilai nilai iman serta nilai-nilai Islam kian dapat tersebarluaskan.

# Takabur, atau tinggi hati itu artinya sombong, congkak (merasa diri paling pintar dan menganggap lebih tinggi dari orang lain). Sifat takabur merupakan pekerjaan Iblis laknatullah

# Perhatikan Firman Allah SWT:

(Artinya):” Dan ingatlah ketika Kami berkata kepada malaikat: ” Sujudlah kamu kepada Adam” , lalu mereka sujud kecuali Iblis, ia enggan dan menolak dan takabur dan ia termasuk orang-orang kafir.” (QS:Al-Baqarah:34)

# Allah SWT akan memalingkan petunjuk dan hidayahNya kepada orang orangyang sombong sebagaimana FirmanNya:

(Artinya):” Aku akan memalingkan dari keterangan-keterangan-Ku terhadap orang-orang yang menyombongkan dirinya dimuka bumi diluar kebenaran.” (QS:Al-A`raf:146)

# Sifat sombong juga akan mengakibatkan kebinasaan seseorang sebagaimana Hadist Nabi Muhammad SAW:

(Artinya):” Tidak akan masuk syurga seseorang yang didalam hatinya terdapat sifat sombong takabur walau hanya seberat atom yang sangat halus.” (HR:Muslim)

Oleh karena itu sifat sombong harus kita jauhi, sebab akan mendatangkan kebencian diantara sesama manusia, lagi pula manusia tidak pantas untuk menyombongkan diri, karena kesombongan merupakan hak Allah.

# Rasulullah SAW telah bersabda melalui Hadist Qudsinya:

(Artinya):” Allah telah berfirman kemuliaan itu pakaian-Ku dan kebesaran itu selendang-Ku, maka siapa menyaingi Aku dalam salah satunya tentu Aku siksa dia.” (HR:Muslim)

Dari Hadist Qudsi diatas, jelas (gamblang) sekali Allah SWT menyebutkan bahwa kemuliaan itu pakaian Allah dan Kebesaran-Ku adalah selendang-Ku. Barangsiapa yang menyaingi Allah dalam salah satunya maka Allah akan siksa dia. Seperti pada mukadimah tulisan ini tersebut diatas saya mengatakan bahwa puja dan puji hanya milik Allah. Pantas, kalau Allah sombong. Karena puja dan puji hanya milik Allah dan tidak pantas kita (manusia) sombong. Apa yang mau disombongin? Kita memang diciptakan oleh Allah sempurna. Dan lebih mulia dari makhluk ciptaan Allah yang lain. Tetapi bagi yang memiliki secuil saja (sehalus atom) sifat sombong, angkuh, takabur, maka kita lebih rendah daripada hewan.

Karena seperti dikatakan diatas, sifat takabur adalah pekerjaan Iblis laknatullah.

# Sidang pembaca, penulis menghimbau setelah membaca tulisan religius ini, kita bersegera self koreksi kepada masing-masing diri kita. Apakah masih ada sifat yang notabene pekerjaan Iblis laknattullah itu didalam diri kita? Kalau sekiranyha masih ada, walau sehalus atom sekalipun segera kita membuangnya jauh-jauh.

Kita rubah seratus delapan puluh derajat sifat buruk itu menjadi sifat yang tawadhu, rendah hati, istiqomah. Akhir dari tulisan ini, ingin saya menyampaikan Firman Allah SWT dalam kitab suci Al-Qur`an surat Al-Imran ayat 133 sebagai berikut:

# Firman Allah SWT:

(Artinya):” Dan berlomba-lombalah kepada ampunan dari Tuhan kamu dan syurga yang luas (seluas) langit dan bumi disediakan untuk orang -orang yang bertaqwa.” (QS:Al-Qur`an :133)

Target setiap kita, insan beriman didalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan ini adalah predikat taqwa. Semoga Allah SWT memberi kekuatan kepada kita, dan Dia berkenan dengan puasa kita, kita meraih predikat taqwa disisi-Nya. Amiin! Amiin Ya Rabbal Alamiin.

Terima kasih atas segala perhatian, mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita , insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

# Bahan-bahan (materi) diambil dan dikutip dari buku:” Pendidikan Agama Islam”. Disusun Oleh:Tim Wahana Iptek Bandung.#

# Artikel (religius)ini dapat anda temukan pada website:www:Hajisunaryo.com

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.