TERPANCING AMARAH

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Pertama-tama saya mengucapkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas Rahmat dan Maunah-Nya lah saya dapat menyusun tulisan religius berjudul sesuai tersebut diatas. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Marah dapat tersulut dengan mudah pada orang – orang yang berpuasa. Siapa saja yang dicaci dan diserang ketika berpuasa hendaknya mengingat wasiat Rasulullah SAW dalam sabdanya : ( Artinya ) : “… Jika seseorang mencarimu atau memerangimu maka katakanlah : ” Sesungguhnya aku sedang berpuasa, aku sedang berpuasa. ” ( HR : Bukhari dan Muslim ) .
Siapa saja yang mencarimu atau menunjukkan permusuhan denganmu maka hendaknya diingatkan bahwa dirinya sedang berpuasa sebanyak dua kali : ” Sesungguhnya aku ini sedang berpuasa, sesungguhnya aku ini sedang berpuasa ” , agar dia merasa terhardik dan meninggalkan tindakan mencaci dan memerangimu. Juga kiranya jiwamu terhardik jika engkau ingatkan bahwa dia sedang berpuasa.
Allah SWT berfirman : ( Artinya ) : ” Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala orang – orang yang berbuat kebaikan.” ( QS : Hud : 115 ).
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Sebelum saya mengakhiri tulisan ini , ingin saya menceritakan dalam artikel ini, bahwa saya pernah membaca riwayat dimana dikatakan bahwa apabila kita dapat menahan rasa marah , padahal apabila kita mau, kita bisa ( mampu ) untuk melampiaskan kemarahan itu , tapi kita menahannya karena Allah semata. Maka kelak di akhirat apabila kita sedang diadzab, Allah SWT akan menstop adzab – Nya. Tetapi sebaliknya , apabila kita tetap melampiaskan amarah kita, dikatakan, itu seolah-olah kita berkata : ” Ya Allah ! Silahkan adzab saya. ” Naudzubillah minzalik !. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : 89 KESALAHAN SEPUTAR PUASA RAMADHAN. Oleh : Abdurrahman Al-Mukaffi *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan : Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.