Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Segala puja dan puji milik Allah SWT, tiada sekutu bagi-Nya dan hanya kepada Allah SWT kita menyembah dan hanya kepada Allah SWT kita memohon pertolongan serta memohon ampunan-Nya. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita, junjungan umat, Nabi termulia , Rasul paling Agung yaitu, Baginda Sayyidina Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Pada Bagian Kedua ini, artikel religius berjudul sesuai tersebut diatas akan saya lanjutkan penulisannya sebagai berikut :
Dan Rasulullah SAW bersabda : ( Artinya ) : ” Barangsiapa yang menjaga lisannya , maka Allah akan menutupi kejelekannya, barangsiapa yang menahan kemarahannya, tentu Allah akan memelihara dia dari siksa – Nya dan barangsiapa yang memohon ampunan Allah, tentu Allah menerima permohonan ampunannya.” ( HR : Abi Dunya ) .
Nabi SAW bersabda : ( Artinya ) : ” Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhirat, Berbicaralah dengan baik atau diam saja.” ( HR : Muttafaqun Alaih ) .
Kemudian Nabi SAW bersabda : ( Artinya ) : ” Barangsiapa yang banyak pembicaraannya, banyak kesalahannya , dan barangsiapa yang banyak kesalahannya banyak dosanya , dan siapa yang banyak dosanya, neraka lebih tepat baginya. ” ( HR : Baihaqi ) .
Dan Rasulullah SAW bersabda : ( Artinya ) : ” Tidak akan bediri tegak iman seorang hamba, sebelum tegak hatinya. Tidak akan tegak hatinya sebelum tegak lisannya dan tidak akan masuk syurga laki-laki ( orang ) yang tetangganya tidak merasa aman dari tipu daya dan gangguannya. ” ( Ibnu Abid Dunya ) .
Marilah kita pelihara mulut dari setiap perkataan yang tidak berguna atau salah agar kita berbahagia , selamat dunia dan akhirat. Orang yang memelihara mulutnya dari bicara yang serampangan akan disegani orang lain. Sebaliknya, kalau kita berbicara serampangan, tanpa dipikir terlebih dahulu, selain akan banyak kesalahan juga akan ada orang lain yang tersinggung. Akibatnya tentu akan dibenci orang dan kelak di akhirat kita akan menerima balasannya berupa adzab Allah SWT. Naudzubillah minzalik !
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas Bagian Kedua. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan judul baru tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : HIMPUNAN KHUTBAH. Seri 1. Oleh : H. Moch Anwar. *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website :Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***
Categories
Cari Artikel
penggunjung