UJIAN BISA MENINGKATKAN DERAJAT SEORANG HAMBA HINGGA PADA TINGKATAN YANG TIDAK BISA DICAPAI DENGAN AMAL

Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Dari Anas ia berkata,
Rasulullah SAW bersabda : ” Apabila Allah menghendaki kebaikan terhadap hamba-Nya, maka disegerakan baginya siksa didunia. Dan apabila Allah menghendaki kejelekan terhadap hamba-Nya, maka Dia menahan siksa-Nya karena dosa yang dilakukan hingga ia dibalas pada hari Kiamat.” ( HR : Turmidzi, Hakim dari Anas, Thabrani dan Hakim. Al-Baihaqi dalam Asy-Syu’ab dari Abdullah bin Mighfal, Ath-Thabrani, dari Ammar bin Yasir. Ibnu ‘Adi dalam Al-Kamil, dari Abu Hurairah ra ).
Abu Suhailah meriwayatkan bahwa Ali ra pernah berkata, ” Maukah kalian aku beritahu sebaik-baik ayat dalam Kitabullah yang pernah disabdakan oleh Rasulullah SAW : ( Artinya ) : ” Dan apa saja musibah yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar dari (kesalahan – kesalahanmu ) “. ( QS : Asy-Syura’ :30 ) . ” Aku akan menjelaskannya untukmu wahai Ali. Musibah apa saja yang menimpa kalian, baik penyakit, siksaan, atau cobaan didunia, maka semua itu adalah buah dari perbuatan tangan kalian sendiri, dan Allah lebih Mulia daripada memggandakan siksaan mereka diakhirat. Dan dosa apa saja yang diampuni Allah didunia, maka Allah SWT lebih lembut daripada harus mengulangnya lagi setelah Dia mengampuninya. ” ( HR : Imam Ahmad ) .
Ibrahim bin Mahdi As-Sulaimi meriwayatkan dari bapak dan kakeknya, ” Aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda : ” Sesungguhnya seorang hamba apabila telah ditentukan kedudukannya oleh Allah yang tidak bisa ia capai dengan amalnya, maka Allah akan memberinya cobaan dalam tubuh, harta, atau anaknya . “Abu Daud berkata :” Ibnu Nufail menambahkan, ” Lantas Allah memberi kesabaran padanya atas cobaan tersebut.” Lalu keduanya ( Abu Daud dan Ibnu Nufail sepakat dengan teks ), ” Sehingga ia disampaikan pada kedudukan yang telah ditentukan oleh Allah.” ( Sunan Abu Daud : Kitab tentang jenazah, bab penyakit-penyakit yang bisa menghapus dosa ( 2649 ). Lihat Ash-Shahihah (2599).
Betapa banyak penyakit yang mengantarkan hamba pada kematian. Penyakit tersebut menyebabkan kesusahan pada mayit dan keluarganya. Mereka tidak tahu, penyakit tadi bisa menghapus dosa-dosanya, menyampaikan pada kedudukan yang telah ditentukan Allah SWT. Karena itu, bagi seorang hamba, cobaan ada kalanya akan mengangkat derajatnya atau akan menghapus dosa-dosanya.
Rasulullah SAW bersabda : ” Demi Dzat yang jiwaku dalam tangan-Nya. Tidaklah seorang muslim ditimpa penyakit atau lainnya, melainkan Allah akan menggugurkan dosa-dosanya dengannya seperti pohon yang menggugurkan daun-daunnya. ” ( Hadist shahih, dalam Al-Musnad, dari Abdullah bin Mas’ud : 3/514,( 3618 ) .
Rasulullah SAW bersabda : ” Sakit seorang muslim bisa menghapus dosa-dosanya. ” ( HR : Hakim dan Baihaqi ) .
Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***

* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : MERENCANAKAN KHUSNUL KHATIMAH. Oleh : Muhammad Al-Muqri *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan :Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website : Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.