Assalamualaikum wr.wb. Bismillahirrahmaanirrahim. Allahumma shalli wassalim Sayyidina Muhammad. Puja dan puji syukur kita haturkan kehadirat Allah SWT karena sebab izinNyalah tulisan religius judul tersebut diatas Bagian Ketiga rampung (selesai) saya susun dan saat ini berada dihadapan sidang pembaca. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para Sahabatnya.
Pada bagian ketiga ini, akan saya sampaikan faktor ketiga dari jawaban Rasulullah SAW atas pertanyaan dari Abdullah bin Mas`ud ra yang bertanya: Amal apa yang paling dicintai Allah SWT? sebagai berikut:
# Faktor ketiga : Terdapat dalam Nabi SAW bahwa Allah SWT memberi khabar gembira kepada hamba-hambaNya yang mempersembahkan milik mereka yang paling berharga untuk meninggikan kalimatNya dan mencari keridhaanNya. Allah SWT membeli apa yang mereka persembahkan berupa jiwa dan harta.
Hal ini tertera dalam Al-Qur`an dan dirinci oleh Rasulullah SAW tentang apa yang disediakan Allah untuk orang-orang terseut didunia seperti kesuksesan, keteguhan, kemenangan yang dekat, ketegaran, ketenangan dan sokongan. Sedangkan diakherat mereka mendapatkan pengampunan, syurga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai, tempat yang baik, bidadari dan banyak lagi nikmat lain yang disebutkan Al-Qur`an melalui lisan Nabi SAW dalam berbagai Hadist beliau.
# Firman Allah SWT:
*(Artinya):” Allah sesungguhnya telah membeli dari orang-orang mu`min diri dan harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka . Mereka berperang pada jalan Allah, lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi janji yang benar dari Allah didalam Taurat, Injil dan Al-Qur`an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.” (QS:At-Taubah:112)
# Dan FirmanNya:
*(Artinya):” Tidaklah sama antara mu`min yang duduk (yang tidak turut perang) tanpa mempunyai halangan dengan orang-orang yang berjihad dijalan Allah dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang-orang yang duduk-duduk dengan pahala yang besar.” (QS:An-Nisa:95-96)
Didalam ayat yang lalu terdapat keterangan yang tegas bahwa orang-orang mu`min yang berjihad dijalan Allah boleh berlega hati. Allah membeli jiwa dan harta mereka dan sebagai gantinya Allah memberikan untuk mereka syurga. Dan didalam ayat berikutnya ditampilkan dua buah contoh.
Contoh pertama: Orang-orang mu`min yang tidak ikut berjihad sedangkan mereka tidak mempunyai halangan seperti cacat, buta dan sakit parah.
Contoh Kedua: Orang-orang yang berjihad dijalan Allah dengan harta dan jiwa mereka, orang-orang ini dilebihkan satu tingkat atas mereka yang tidak ikut berjihad, karena kedua kelompok ini sama-sama mempunyai niat, sedangkan para mujahid diberi khabar gembira karena mereka mengorbankan harta dan jiwa.
# Perhatikan Firman Allah SWT:
*(Artinya):” Wahai orang-orang yang beriman, maukah Aku tunjukkan kepadamu suatu perniagaan yang akan melepaskan kamu dari siksa yang pedih. (Yaitu) beriman dengan Allah dan RasulNya dan berjuanag pada jalan Allah dengan harta dan jiwamu, bila kamu mengetahui. Allah akan mengampuni dosamu dan memasukkan kamu kedalam syurga yang mengalir air dibawahnya dan (kedalam) tempat tinggal yang indah dalam syurga `adnin itulah kemenangan yang besar. Dan lain yang kamu cintai (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat. Dan berilah khabar gembira orang-orang mu`min.” (QS:Ash-Shaf:11-14)
Diberitakan dari Said bin Jabir bahwa ia menyatakan, ketika diturunkan ayat:” Wahai orang-orang yang beriman, maukah Aku tunjukkan kepadamu suatu perdagangan yang akan melepaskan kamu dari siksa yang pedih”. Orang-orang Islam mengatakan:” Kiranya kita tahu apa yang dimaksud dengan perdaganan itu, niscaya kita akan mengorbankan harta dan raga kita.” Lalu turun ayat:” (Yaitu) beriman dengan Allah dan RasulNya.”
Iman dengan Allah dan RasulNya dan berjihad dijalanNya dengan harta dan jiwa, merupakan jalan untuk mendapatkan pengampunan dan kemenangan yang besar. Dalam ayat pengorbanan dengan harta didahulukan dari pengorbanan dengan jiwa, hal itu karena manusia lebih menyayangi jiwanya ketimbang harta.
Pada ayat lain Allah mendahulukan pengorbanan dengan harta.
# Firman Allah SWT:
*(Artinya):” Allah sesungguhnya membeli jiwa dan harta orang-orang mu`min…..” (QS:At-Taubah:111)
# Maksud ayat ini sejalan dengan Firman Allah SWT berikut ini: Dijalan Allah lalu mereka membunuh atau terbunuh…..” (QS:At-Taubah:111)
Disini jiwa dianggap barang dagangan yang diperjual belikan dengan peperangan tersebut. Bagaimanapun jiwa dan harta adalah modal utama berjihad. Mengorbankannya dijalan Allah dengan penuh keimanan merupakan jalan menuju syurga.
Saudaraku, sidang pembca yang terhormat, istilah jawaban Rasulullah SAW terhadap pertanyaan Abdullah bin mas`ud tentang amal apa yang paling dicintai Allah Azza Wajalla, jawaban tersebut mencakup,shalat, berbuat baik kepada ibu bapak dan berjihad dijalan Allah. (tiga faktor).
Sampai disini saya akhiri tulisan (artikel) religius berjudul tersebut diatas bagian Ketiga (selesai). Terima kasih atas segala perhatian, serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Wabillahi taufik wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
…
# Bahan-bahan (materi) diambil dan dikutip dari buku: Sahabat Bertanya Rasul menjawab.” Oleh: Dr M.Ra`fat Said. Penterjemah: Syafril Halim, Penerbit: CV Firdaus.#
…
# Artikel religius ini dapat anda temukan pada website:www:Hajisunaryo.com#