“ BENARKAH SEBELUM MASUK ALAM KUBUR JUSTRU ADA YANG MERAGUKAN KUBUR ITU SENDIRI DAN ADZABNYA?”

Assaamualaikum wr.wb. Bismillahirrahmaanirrahim. Allahumma shalli wassalim ala Sayyidina Muhammad. Alhamdulillah, puji syukur terhaturkan kehadirat Allah SWT atas segala nikmat dan rezekiNya yang mampu membuat hidup lebih berarti. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita, junjungan umat, Nabi termulia, Rasul paling agung, yaitu Baginda Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para Sahabatnya.

Sidang pembaca, pasti akan menjadi bukti bagi siapa saja yang berakal dan berhati nurani bahwa tak satupun objek yang ada , tak satupun dari peristiwa yang terjadi dan tak satupun dari hukum yang berlaku dialam semesta ini yang sia-sia ataupun tanpa tujuan. Susunan dan daya tahan alam semesta didasarkan pada keseimbangan yang sangat sebanding. Keseimbangan-keseimbangan ini bisa dijadikan bahwa bukti yang tak terbantahkan. Menunjukkan bahwa alam semesta diciptakan. Dengan demikian, penciptaan alam semesta ini tidaklah sia-sia. Allah SWT mengabarkan bahwa manusia diciptakan tidaklah sia-sia.

* Perhatikan FirmanNya
(Artinya):” Maka apakah kamu mengira bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja) dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?” (QS:Al-Mukminun:115)

Segala kebutuhan hidup manusia kelihatannya direncanakan dengan seksama dan diciptakan dengan cara yang paling sesuai, Matahari diangkasa menyediakan energi yang dibutuhkan. Persediaan air yang tersimpan dibawah tanah dan suatu dunia yang dimana-mana dilengkapi dengan jutaan aneka spesies tumbuhan dan binatang. Walaupun sudah ada fenomena peristiwa-peristiwa seperti itu mungkin masih saja banyak manusia yang menyangkal keberadaan Allah. Mereka beranggapan manusia terbentuk  hanyalah berasal dari cairan sperma dan ketika mati akan ada kehidupan selanjutnya yaitu berupa Reinkarnasi yang berwujud dengan sosok lain dan kembali hidup didunia. Jadi mereka menyangkal bahwa akan ada hari kebangkitan setelah kematian dari alam akherat. Astagfirullah! Sebagai insan beriman mengetahui bahwa masih ada manusia yang beranggapan demikian spontan merinding bulu roma. Tidaklah mereka mengerti akan Firman Allah SWT didalam kitab suci Al-Qur`an surat An`am ayat dua:
(Artinya):” Dialah yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukan ajal (kematianmu) dan ada lagi suatu ajal yang ada pada sisiNya (yang Dia sendirilah mengetahuinya). Kemudian kamu masih ragu-ragu (tentang bangkit itu).” (QS:An`am:2)

* Dan FirmanNya:
(Artinya):” Dan dihadapan mereka ada alam barzakh (yang mereka akan tinggal menetap padanya) hingga hari mereka dibangkitkan semula (yaitu hari Kiamat) (QS:Al-Mukminun:100)

* Begitu juga FirmanNya:
(Artinya):” …..Dan Fir`aun beserta kaumnya dikepung oleh adzab yang amat buruk. Kepada mereka ditampakkan Neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya  Kiamat (Dikatakan kepada malaikat):” Masuklah Fir`aun dan kaumnya kedalam adzab yang sangat keras.” (QS:Al-mu`min:45-46)

* Sementara setentang adzab kubur itu sendiri, perhatikan Hadist Nabi SAW dari Al-Barra ra bahwa ia berkata:” Kami pernah keluar bersama Rasulullah SAW mengiringi jenazah seorang lelaki Al-Anshar. Ketika sedang digalikan liang lahatnya Rasulullah SAW duduk dan kamipun duduk mengelilingi beliau, seolah-olah ada burung hinggap diatas kepala kami, sementara ditangan beliau terdapat kayu yang beliau ketuk ketukkan diatas tanah. Lalu beliau mengangkat kepala sambil bersabda:” #Mintalah perlindungan kepada Allah dari siksa kubur.* Demikianlah beliau sabdakan dua atau tiga kali….” (Al-Hadist)

Dengan ayat-ayat dan Hadist tersebut jelas bahwa ada alam kubur (barzakh), ada siksa (adzab) kubur, dan ada nikmat kubur? jadi sangat jelas pula bahwa pendapat dan anggapan ada kehidupan berupa reinkarnasi (yaitu ketika mati dapat hidup kembali dialam dunia berwujud dengan sosok lain dan menyangkal akan ada hari kebangkitan setelah kematian dari alam akherat.) tertolak.

Hidup dianggap sebagai nikmat yang paling besar. Dan kehilangan nikmat ini akan sangat menyedihkan dan menakutkan, namun tak seorangpun yang bisa meragukan bahwa sebagaimana orang yang menjalani hidup ini tidak bisa mengelak untuk menghabiskan sebagian waktunya dipesangrahan ini yang kita menyebut dengan sebutan dunia. Ia pada akhirnya harus menghadapi kematian dengan rasa khawatir dan dahi berkerut ketika lingkaran hidupnya berhenti. Apapun yang hidup pasti melewati lintasan yang mengantarkannya kepada kematian.

Setiap fenomena yang batas-batas gerakannya dikendalikan oleh materi akan berlangsung sebentar saja. Karena karakter khas yang dimilikinya menariknya kedalam ketiadaan bahwasanya akhir dari persoalannya tidaklah nampak. Setiap jiwa yang hidup pasti akan mati. Sesuai FirmanNya:
(Artinya):” Setiap yang berjiwa akan mati.” (QS:Al-Imran:185)
Roda kelahiran dan kematian terus berputar dan sesungguhnya kematian adalah haq, pasti terjadi, tidak dapat disangkal lagi. Perhatikan FirmanNya:
(Artinya):” Dan datanglah sakaratul maut yang sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari daripadanya.” (QS:Qaaf:19)

Ya! Setiap yang hidup pasti akan merasakan kematian. Allah SWT menjadikan kehidupan dan kematian sebagai ujian. Siapa diantara manusia yang terbaik amalannya?

# Perhatikan Firman Allah SWT:
(Artinya):” Dialah yang menjadikan mati dan hidup, agar Dia menguji kamu, siapakah diantara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia maha Perkasa lagi maha Pengampun.” (QS:Al-Mulk:2)

Siapakah diantara kita yang meragukan kematian dan sakaratul maut? Apakah ada orang yang meragukan kubur dan adzabnya? Siapakah yang mampu menunda kematiannya dari waktu yang telah ditentukan?

Ingat saudaraku, kehidupan ini hanya sebentar. Pada saatnya nanti kita akan memasuki alam kubur (alam barzakh) sampai datangnya hari Kebangkitan. Lalu kita akan dikumpulkan dipadang mahsyar, setelah itu kita menghadapi hari perhitungan (hisab) dan kita akan menerima keputusan dari Allah SWT apakah kita akan bahagia dalam Syurga ataukah akan sengsara dalam Neraka….


Sampai disini saya sudaho dulu tulisan (religius) ini. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita insya Allah dikesempata lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Wa afwa minkum wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.


# Bahan-bahan (materi) diambil dan dikutip dari buku: Kenikmatan Alam Kubur Oleh: Abdurrahman Busyairi.#


# Artikel (religius) ini dapat anda temukan pada website:www:Hajisunaryo.com#
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.