“ APA PENGERTIAN AHLUSSUNNAH WALJAMAA`AH ITU?”

Assalamualaikum wr.wb. Bismillahirrahmaanirrahim. Allahumma shalli wassalim Sayyidina Muhammad. Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kepadaku (penulis) kekuatan sehingga aku dapat menyusun artikel (religius) sesuai judul tersebut yang diilhami dari sebuah buku terbitan, Gema Insani Press berjudul: 22 Masalah Agama Oleh:H.A Aziz Salim Basyarahil.
Puja dan puji memang hanya milik Allah SWT. Aku bersaksi bahwasanya tidak ada Tuhan selain Allah, dan sesungguhnya Nabi Muhammad SAW adalah utusanNya, yang Allah berikan kepadanya rahasia segala ilmu. Rahmat dan keselamatan semoga tetap atas mahklukNya yang paling utama yaitu Nabi Muhammad SAW yang diutus dengan berbagai mu`jizat dan para keluarganya sebagai lampu-lampu yang menunjukkan serta para Sahabatnya yang menjadi bintang-bintang petunjuk.
Saudaraku sesama muslim-muslimat. Kembali kita mengucapkan shalawat kepada junjungan kita Nabi SAW kekasih Allah: Allahumma shalli wassalim Sayyidina Muhammad. Allahumma shalli wasssalim wabarik alaihi!

# Asal mula digunakan kata-kata Ahlussunnah waljama`ah ialah pada abad ketiga hijriah. Ketika itu kaum Mu`tazilah mencoba menafsir-nafsirkan ayat-ayat sifat dan mutasyabihat. Dalam ta`wil itu mereka tidak lagi mengutamakan keyakinan dan keimanan. Pengertian tentang Allah yang satu, esa dan tunggal, maha suci dan maha sempurna sudah menjadi ajang diskusi percekcokan dan ilmu debat. Maka ulama Islam bangkit, tampil menentang dan melawan ta`wil-ta`wil tersebut dengan berdebat untuk memurnikan tauhid aqidah dan keimanan.

Saudaraku, sidang pembaca pengertian ahlussunah disini ialah sunnah Nabi SAW yang oleh beliau umat Islam diperintah untuk berpegang teguh dengannya dan agar tidak melepaskannya.

# Rasulullah SAW bersabda
(Artinya):” Hendaklah kamu berpegangan dengan sunnahku dan sunnah khalifah Arrosyidin sesudahku. Gigitlah kuat-kuat dengan gerahammu. Berhati-hatilah dengan tambahan-tambahan perkara (agama). Sesungguhnya tiap penambahan (perkara agama) adalah bid`ah, tiap bid`ah (dalam agama) adalah sesat, dan tiap-tiap yang sesat di api Neraka.
(HR:Abu-Daud)

# Apa Sunnah Nabi itu? Sunnah Nabi SAW ialah sabda-sabda, amal perbuatan, ketetapan dan sikap serta akhlak perangai beliau. Setiap muslim yang mengaku ahlussunnah, lalu ucapannya, amal perbuatannya, peribadatan dan aklhlak perangainya sesuai dengan Sunnah Rasulullah SAW maka dia tergolong ahlussunnah. Barangsiapa yang hanya mengaku-ngaku saja tetapi tidak sesuai dengan Rasulullah maka orang itu termasuk ahli bid`ah  dalam agama yaitu bid`ah Fi`illiyah (menambah) atau bid`ah tarkiyah (meninggalkan-mengurangi)

# Rasulullah SAW bersabda:
(Artinya):” Setiap perkara (keagamaan) yang tidak termasuk perintahku (dalam ibadah) tertolak.” (Al-Hadist)
Maksud tertolak disini adalah tidak dirdhoi oleh Allah SWT. Segala peribadatan pada prinsipnya dilarang , kecuali yang diperintah Allah dan dicontohkan Rasulullah SAW. Sebaliknya segala persoalan keduniaan boleh dikerjakan kecuali yang dilarang oleh Allah dan RasulNya.

# Sementara perngertian Jama`ah ialah Jamaatusshahabah, yaitu jama`at Sahabat-Sahabat Rasulullah. Meniru mereka semua sama dengan meniru Rasulullah dan mengikuti jejak Nabi SAW dan Sunnah Waljama`ah.

# Perhatikan Firman Allah SWT
(Artinya):” Dan barangsiapa menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang mukmin. Kami biarkan ia berkuasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia kedalam Jahanam, seburuk-buruk tempat kembali.” (QS:An-Nisa:115)

Persoalan aqidah dan keimanan dimasa para Sahabat dan tabi`in begitu mantap dan jelas berdasarkan Al-Qur`an dan Assunnah. Tidak ada perbedaan pendapat dikalangan mereka meskipun dalam Al-Qur`an  terdapat ayat-ayat yang mutasyabihat. Dikala itu agama Islam telah dianut oleh umat-umat yang sebelumnya menganut bermacam-macam agama dan aliran kepercayaan yang penuh dengan subhat dan keraguan.
Mereka tidak mudah mau menerima suatu kepercayaan, kecuali setelah diperdebatkan dan disesuaikan dengan cara berpikir mereka. Oleh karena karenanya para ulama yang sholeh dan jujur menulis dan menyusun ilmu kalam. Diantara ulama-ulama besar itu terdapat ahlussunnah waljama`ah Ahmad Ibnu Hambal ra. Kemudian disusul oleh Abul Hasan Alasy`ari ra dan Abul Mansyur Almaturidi ra. Mereka tampil dengan gigih melawan kaum mu`tazilah.Sampai akhirnya kaum mu`tazilah dapat diyakinkan dan pendirian merekapun lenyap sampai sekarang.
Sesudah itu bersatulah segenap aqidah yang satu tentang ketuhanan dan sifat-sifat Allah SWT. Para pengikut Imam Abul Hasan Alasy`ari ra yaitu golongan Syaifiyah dan sebagian dari Malikiyah disebut Ahlussunnah waljamaah. Penganut imam Abil Mansyur Almaturidi ra yaitu golongan Hanafiyah dan sebagian Malikiyah juga disebut Ahlussunnah waljamaah dan pengikut Imam Ahmad bin Hambal disebut Assalafiyah dan Ahlussunnah waljamaah.
Jadi jika dikaji dari segi ilmu kalam dalam tauhid maka hampir seluruh umat Islam (kecuali sebagian kecil seperti kaum Syiah, Ahmadiyah) adalah ahlussunnah waljamaah dan mereka shalat dalam satu masjid. Sudah sepatutnya kaum muslimin ahlussunnah waljamaah lebih mengeratkan persatuan dan berupaya bersama-sama agar paham syiah dan Ahmadiyah dilarang dibumi Indonesia.
Seperti sudah diketahui bahwa diberbagai Negara paham (kaum) Ahmadiyah dilarang. Sementara pemerintah Saudi Arabia melarang orang-orang Ahmadiyah menunaikan ibadah haji karena dianggap bukan muslimin.
Saudaraku sidang pembaca yang terhormat. Sampai disini saya sudahi tulisan (religius) ini, terima kasih atas segala perhatian mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

# Bahan-bahan (materi) diambil dan dikutip dari buku:22 Masalah Agama Oleh:H.A.Aziz Salim Basyarahil.

# Tulisan (religius) ini dapat anda temukan pada website:www:Hajisunaryo.com#

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.