Assalamualaikum wr. wb. Bismilllahirrahmaanirrahim. Allahumma shalli wassalim Sayyidina Muhammad. Alhamdulillah segala puja dan puji bagi Allah. Dia pencipta langit dan bumi, Dia penguasa tunggal dihari pembalasan nanti (Kiamat), Dia maha Dzat, yaitu Allah SWT. Semoga shalawat dan salam dilimpahkan bagi Rasulullah Sayyidina Muhammad SAW dan segenap keluarga Sahabat serta pengikut beliau sampai akhir zaman.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Pengertian syirik atau isyrak ialah menyekutukan Allah atau menganggap ada sesuatu makhluk hidup atau mati atau benda yang menyamai Allah baik dalam dzat sifat-sifat maupun dalam hal menerima peribadatan dan penyembahan dari makhluk. Orang yang melakukannya disebut musyrik. Allah SWT menyuruh umat beriman agar kembali bertaubat, bertaqwa, mendirikan shalat dan tidak syirik kepada Allah.
# Perhatikan FirmanNya:
(Artinya):” Dengan kembali bertaubat kepadaNya dan bertaqwalah kepadaNya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah. (QS:Ar-Rum:31)
# Kemudian perhatikan surat Al-Kahfi ayat seratus sepuluh sebagai berikut:
(Artinya):” Katakanlah:” Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku bahwa sesungguhnya Rabb kamu itu hanya Tuhan yang esa. Maka barangsiapa mengharapkan perjumpaan dengan Rabb, hendaklah ia mengerjakan amal yang sholeh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalan beribadah kepada Rabb. (QS:Al-Kahfi:110)
# Dan FirmanNya:
(Artinya):” Sesungguhnya Allah SWT tidak akan mengampuni dosa selain dari syirik, dan Dia mengampuni dosa-dosa yang selain dari (syirik) itu bagi siapa yang dikehendakiNya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguhh ia telah berbuat dosa besar.” (QS:An-Nisa:48)
Umat-umat yang tidak menerima ajaran-ajaran para Rasul yang telah diutus Allah kepada mereka, setelah berlaku masa yang lama maka terjadiah banyak perubahan disebabkan keyakinan aqidah yang kurang terpelihara. Dengan adanya perubahan-perubahan yang fundamental maka tidak patut lagi agama-agama itu digolongkan agama yang hak dan benar. Seperti agama yang dibawa Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As yang diakui kaum quraisy sebagai agama murni mereka (hanif) tetapi mereka menyembah patung dan berhala dari batu yang dipahat dan dari kayu yang diukir.
# Didalam kitab suci Al-Qur`an surat Az-Zumar ayat tiga disebutkan mereka berkata:
(Artinya):” Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah sedekat dekatnya.” (QS:Az-Zumar:3)
# Kemudian surat Al-Hadid ayat enam belas sebagai berikut:
(Artinya):” Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman supaya tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka) dan janganlah mereka seperti orang-orang sebelumnya telah diturunkan Al-Kitab kepadanya. Kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras dan kebanyakan diantara mereka adalah orang-orang yang fasik.” (QS:Al-Hadid:16)
# Agama-agama Yahudi dan Nasrani telah banyak mengalami perubahan fundamental sehingga kaum yahudi percaya bahwa uzair putera Allah dan kaum Nasrani percaya bahwa Isa putera Allah dalam susunan trinitas.
Agama-agama Yahudi dan Nasrani yang telah mengalami perubahan-perubahan karena ulah para pemimpin keagamaan pada akhirnya menghasilkan keyakinan dan peribadatan yang sulit dipahami dan dimengerti oleh penganutnya sendiri. Pendeta-pendeta Yahudi menciptakan hukum-hukum syariat dalam buku Talmud sebagai kitab suci mereka disamping Taurat.
Dalam ajaran Islam, pendapat seorang walaupun ia ulama besar bukanlah nash syar`il. Pendapat ulama tidak boleh mengalahkan Hadist Nabi SAW ang shahih dan Hadistpun tidak boleh mengalahkan ayat Al-Qur`an.
# Yang termasuk juga perbuatan syirik adalah menyembah atau memohon kepada makhluk dengan keyakinan bahwa makhluk itu dapat memberi manfaat atau mudharat secara ghaib. Memohon kepada Jin (syetan) dengan keyakinan dapat memberi manfaat atau mudharat. Al-Qur`an menyuruh kita menjauhi thaghut. Thaghut berasal dari kata-kata Thughyan yang artinya melampaui batas.
Sahabat Umar Ibnu Khattab ra mengartikan thaghut dengan syetan. Sementara Sahabat Jabir mengartikan thaghut dengan dukun-dukun yang suka mendatangkan syetan-syetan. Imam Malik Ra mengartikan Thaghut yaitu apa saja yang disembah dan dipuja selain dari Allah SWT. Ibnul Qayyim mengartikan thaghut yaitu apa saja yang melampaui batas penyembahan atau yang diminta seperti syetan, batu atau berhala,kuburan keramat, wali dan lain-lain. Syarat keimanan ialah kufur kepada thaghut dan beriman kepada Allah SWT.
# Sesuai FirmanNya:
(Artinya):”….. Sembahlah Allah (saja) dan jauhilah thaghut.” (QS:An-Nahl:36)
# Dan FirmanNya:
(Artinya):”…. Karena itu barangsiapa ingkar kepada thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus.” (QS:Al-Baqarah:256)
Sidang pembaca dalam kitab suci Al-Qur`an, syirik dinilai sebagai suatu kedzaliman yang besar.
# Perhatikan Firman Allah SWT:
(Artinya):” Dan (ingatlah) ketika lukman berkata kepada anaknya, diwaktu dia memberi pelajaran kepadanya:” Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah nyata-nyata kedzaliman yang besar.” (QS:Lukman:13)
Ingat! Syirik bukan dosa biasa! Tetapi suatu penghianatan makhluk terhadap Allah penciptanya. Oleh karenanya syirik adalah perbuatan dosa yang tidak bisa diampuni. Didalam surat Al-An`am ayat delapan puluh dua, Allah menyatakan ganjaran yang diperoleh bagi orang orang yang tidak menyekutukanNya, sebagai berikut:
# Firman Allah SWT
(Artinya):” Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur adukkan iman mereka dengan kedzaliman (syirik) mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat pimpinan (petunjuk).” (QS:Al-An`am:82)
# Pemujaan kepada orang-orang hidup atau yang sudah mati yang dianggap keramat untuk menghilangkan kesusahan, atau untuk meminta rezeki keselamatan, menyembuhkan penyakit dan lain-lain yang ghaib, sedangkan orang-orang yang mereka minta itu sedang mencari jalan kepada Tuhan mereka, sedang mengharap Rahmat Allah dan sedang dalam keadaan takut akan adzab Allah.
# Perhatikan Firman Allah SWT:
(Artinya):” Katakanlah:” Panggilah mereka yang kamu anggap Tuhan selain Allah maka mereka tidak mempunyai kekuasaan untuk menghilangkan bahaya daripadamu dan tidak pula memindahkannya (menggesernya). Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka siapa diantara mereka yang lebih dekat kepada Allah dan mengharapkan ampunanNya. Sesungguhnya adzab Tuhanmu adalah sesuatu yang harus ditakuti.” (QS:Al:Isra:56-57)
# Ibnu Qayyim menafsirkan ayat ini dan mengartikan tawasul atau wasilah dengan amal sholeh dan harapan Rahmat Allah serta takut adzab Allah.
# Ibnu Katsir mengatakan bahwa dalam hal ini tidak ada perbedaan pendapat antara para ahli tafsir yaitu berdekat diri kepada Allah dengan mentaati peritah dan laranganNya serta beramal yang diridhoi Allah SWT.
# Sahabat Abdullah ibnu Mas`ud ra menafsirkan wasilah dengan Islam. Tidak sempurna ibadah seorang kecuali dengan perasaan takut dan harapan. Setiap orang yang berdo`a, beribadah, atau isti`anah harus mempunyai perasaan tersebut takut atau mengharap atau dua-duanya yaitu takut dan penuh harap.
# Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Akhir dari tulisan (religius) ini saya sampaikan bahwa syirik itu ada dua macam:
1. Syirik Jali (terang-terangan) atau syirik akbar yaitu memuja dan beribadah kepada selain Allah.
2. Syirik Khofi (sembunyi-sembunyi) atau ashghar (kecil) yaitu riya.
Ibadah, kebaktian dan isti`anah yang tidak murni karena Allah, tetapi karena maksud tertentu adalah syirik khofi.
Kelak diakherat Allah SWT akan menyuruh mereka memperoleh balasan ganjaran dari orang yang pernah riya untuknya didunia, sehingga ketaatan mereka yang semu dan samar-samar tertolak dan tidak memperoleh pahala dari Allah SWT.
Sampai disini saya sudahi tulisan religius ini, semoga bermanfaat. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya lain. Waafwa minkum wassalamulaikum warahmatullahi wabarakatuh.
…
# Bahan-bahan(materi) diambil dan dikutip dari buku:22 Masalah Agama Oleh:H.A. Aziz Salim Basyarahil. Penerbit:Gema Insani Press.#
…
# Artikel religius ini dapat anda temukan pada website:www:Hajisunaryo.com#