“ API NERAKA DERAJAT CELCIUSNYA 69 KALI LIPAT PANASNYA API BUMI.”

Assalamualaikum wr wb. Bismillahirrahmaanirrahim. Allahumma shalli wassalim Sayyidina Muhammad. Pertama-tama kita ucapkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena berkat Rahmat dan karuniaNya sajalah tulisan (Religius) ini sesuai judul tersebut diatas, saat ini dapat berada dihadapan antum (sidang pembaca). Shalawat serta salam kita mohonkan semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para Sahabatnya.

Saudaraku, sesama muslim muslimat. Berbicara setentang panasnya api Neraka, tentu tidak terlepas dari Neraka itu sendiri. Neraka adalah suatu tempat yang amat sangat menyeramkan , menakutkan dan menyengsarakan dengan berbagai siksaan pedih. Sesuai dengan namanya, Neraka selalu digambarkan dengan kobaran api yang menyala-nyala dan siap membakar apa saja yang ada dihadapannya.

# Didalam sebuah riwayat dijelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW didatangi oleh malaikat Jibril, maka Nabi SAW bertanya:” Wahai Jibril jelaskan kepadaku tentang Neraka.” Malaikat Jibril berkata:” Sesungguhnya Allah menciptakan Neraka dan menyalakan apinya selama 1000 tahun hingga api itu membara, dan Neraka itu gelap hitam bagai malam, sementara apinya tidak pernah padam, bahkan akan terus menjilat-jilat dengan bara api yang tak akan pernah mati.” (Buku: Indahnya Syurga Pedihnya Neraka:Halaman 94.)

# Abu Hurairah ra meriwayatkan bahwa Nabi SAW pernah bersabda:
*(Artinya:” apimu yang kamu nyalakan didunia ini sesungguhnya adalah satu bagian dari 70 (tujuhpuluh) bagian dari panasnya Neraka Jahanam.”
Para Sahabat berkata:” Demi Allah, api didunia ini saja sudah teramat panas, ya Rasul.”
Beliau (Nabi SAW) bersabda:” Memang api Neraka itu masih lebih lagi dengan 69 (enam puluh sembilan) kali bagian panasnya. Semua itu setiap satu bagian sama suhu panasnya dengan api dunia.” (HR:Bukhari, muslim, dan Turmudzi)
Subhanallah! Begitu dahsyat api yang disediakan oleh Allah dalam Neraka. Kalau api dunia saja punya daya bakar sedemikian panas, maka bagaimana rasanya api Neraka yang derajat celciusnya 69 kali lipatnya api bumi?
Perbandingan ini sebenarnya bisa dilihat sebagai deskripsi tentang api Neraka dan tingkat panasnya. Kalau api dunia saja sanggup membakar hangus timah dan besi, maka bisa dipastikan bahwa api Neraka akan sanggup melelehkan timah dan besi itu meski dalam radius puluhan kilometer, timah dan besi belum tersentuh oleh apinya namun baru kena hawa panasnya saja pasti sudah meleleh. Masya Allah! Sebegitu dahsyat api dalam Neraka. Lantas bagaimana rasanya jika api itu menyengat kulit manusia ? Tak bisa dibayangkan! Yang bisa dikhayalkan hanyalah jika seandainya sedikit api Neraka itu dilemparkan kebumi, niscaya bumi ini dengan seluruh isinya akan hangus terbakar. Allahu Akbar!

# Diriwayatkan dalam sebuah Hadist bahwa sesungguhnya ketika Allah SWT memerintahkan kepada malaikat Jibril untuk mengambilkan api kepada malaikat Malik untuk diberikan kepada Nabi Adam sebagai keperluannya didunia, malaikat Malik berkata:” Wahai Jibril, berapa banyak api yang kau butuhkan?” Malaikat Jibril menjawab:” Aku hanya butuh sebesar buah kurma.” Malaikat Malik berkata:” Wahai Jibril, andai saja aku memberikan api itu sesuai dengan yang kau pinta, yakni sebesar buah kurma, maka pasti akan hancur tujuh langit dan tujuh bumi karena terbakar oleh api itu.” Malaikat Jibril berkata:” Kalau begitu berikan aku api sebesar biji kurma saja.” Malaikat Malik menjawab lagi :” Meskipun hanya sebesar biji kurma lalu kau bawa kebumi maka nantinya tak akan ada hujan yang turun dari langit meski hanya setetes, semua tumbuh-tumbuhan dibumi akan mati kena daya panasnya.” Mendengar keterangan itu malaikat Jibril lalu menghadap lagi kepada Allah:” Ya Allah, seberapa banyak api yang harus hamba bawa?” Allah SWT menjawab dengan FirmanNya:” Ambillah kira-kira sebesar semut kecil.” Malaikat Jibril lalu membawa api Neraka itu sebesar semut kecil. Sebelum diberikan kepada Nabi Adam api itu masih harus dicelupkan sebanyak 70 kali kelaut. Selanjutnya api itu dibawa kepada Nabi Adam. Lalu malaikat Jibril meletakkan api itu diatas gunung yang tinggi, namun tiba-tiba gunung tersebut menjadi hancur. Kemudian malaikat Jibril mengembalikan api itu ketempat asalnya, yaitu di Neraka. Dan saat api itu dibawa kembali yang tersisa dibumi ini hanya berupa kepulan asap dan beberapa batu dan besi yang terbakar yang sampai saat ini sisa sisa api tersebut masih digunakan oleh manusia.” (Dikutip dari buku:Indahnya Syurga Pedihnya Neraka. Halaman 95).

Itulah api Neraka, sebuah api yang akan digunakan untuk membakar tubuh-tubuh manusia yang durjana , sungguh bukan main-main Allah menyediakan tempat yang bernama Neraka  ini. Itu baru deskripsi tentang apinya belum lagi tentang tingkat kesengsaraan dan kedahsyatan siksaannya. Yang jelas, jika manusia diperlihatkan oleh Allah betapa dahsyatnya siksaan Neraka, meski lewat mimpi maka dimungkinkan orang tersebut akan mengalami gangguan jiwa karena saking takutnya. Ia akan mengalami trauma berkepanjangan dan tak akan sanggup melupakan kengerian itu sepanjang hidupnya. Bagaimana tidak, coba lihat deskripsi kengerian Neraka yang pernah dijelaskan oleh malaikat Jibril:” Demi Dzat yang mengutus engkau (Muhammad) sebagai seorang Nabi.” Kata Jibril.” Andai kata saja pintu Neraka dibuka hanya selebar lubang jarum saja  dari arah timur, maka semua penduduk yang ada disebelah barat pasti akan terbakar terkena suhu panasnya. Demi Dzat yang yang mengutusmu Muhammad sebagai seorang Nabi andaikata pakaian-pakaian penghuni Neraka digantungkan dilangit dan dibumi, sungguh akan mati penduduk langit dan bumi karena sangat panasnya pakaian itu. Demi Dzat yang mengutusmu Muhammad sebagai seorang Nabi , andaikata sehasta rantai sebagaimana yang telah Dia Firmankan dalam KitabNya diletakkan diatas gunung, maka hancurlah semua gunung hingga sampai pada bumi yang ketujuh. Demi Dzat yang mengutusmu Muhammad sebagai seorang Nabi, jika ada satu orang dari penduduk Neraka disiksa dari arah barat, maka pasti akan terbakar seseorang yang berada disebelah timur karena saking pedihnya siksaan itu dan karena saking panasnya api Neraka itu. Sungguh tebing-tebing Neraka sangat curam, kayu-kayu yang ada adalah terdiri dari manusia, minuman yang ada disana adalah air yang mendidih dan berupa nanah sedangkan pakaiannya adalah dari timah dan tembaga yang meleleh.” (Buku: Indahnya Syurga Pedihnya Neraka halaman 96).

Saudaraku, sidang pembaca yang cinta kepada bacaan bernafaskan Islam. Sampai disini saya sudahi tulisan (religius) ini semoga bermanfaat. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wassalamualaikum warahmatullahi wabakaratuh.

# Bahan-bahan (materi) diambil dan dikutip dari buku: Menyingkap 110 Misteri Alam Kubur. Oleh: Salim Hadad dan buku: Indahnya Syurga Pedihnya Neraka. Oleh: Asrifin An-Nakkhrawie, S. ag

# Artikel (religius) ini dapat anda temukan pada website:www:Hajisunaryo.com.#
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.