Assalamualaikum wr.wb Bismillahirrahmaanirrahim. Allahumma shalli wassalim Sayyidina Muhammad. Selamat berjumpa kembali (lewat tulisan) dengan al-fakir, wahai saudaraku (sidang pembaca), yang cinta kepada bacaan bernafaskan Islam. Apa khabar? Kali ini, materi kita sesuai judul artikel (religius) ini tersebut diatas. Semoga bermanfaat, menjadikan sebagai tambahan ilmu , menjadi sebagai tambahan wawasan dan yang paling diniatkan penulis sebagai sarana syiar dakwah, nilai-nilai iman dan nilai-nilai Islam akan kian tersebarluaskan.
Puja serta puji syukur kehadirat Allah SWT atas Rahmat dan KaruniaNya lah penulis dapat inspirasi (kekuatan) sehingga dapat menulis artikel (religius) ini yang tentunya saat ini tulisan sesuai judul tersebut diatas sudah berada dihadapan antum (sidang pembaca). Alhamdulillah! Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para Sahabatnya.
Saudaraku, didalam sebuah kitab disebutkan bahwa:Rasulullah SAW bersabda:
(Artinya):” Ketika ruh keluar dari tubuh anak Adam dan telah lewat masa 3(tiga) hari, maka ruh itu berkata:” Wahai Tuhanku, izinkanlah aku berjalan sehingga aku bisa melihat jasadku, dimana aku pernah berada dalam jasad tersebut.” Allahpun mengizinkannya, datanglah ruh kekuburnya, ia melihat jasadnya dari jauh. Darah telah mengalir dari kedua hidung dan mulutnya, maka ruh itu menangis dengan tangisan yang lama. Kemudian ruh berkata:” Wahai jasad yang miskin, wahai kekasihku,apakah kamu ingat hari-hari hidupmu? Ini adalah rumah duka cita dan rumah cobaan, rumah kesedihan, rumah kesusahan dan rumah penyesalan.” Kemudian ruh itu pergi.
Ketika lewat masa 3 (tiga) hari, ruh berkata:” Ya Tuhanku, izinkan aku melihat jasadku lagi.” Allahpun mengizinkannya. Lalu datanglah ruh kekuburnya, ia melihat dari jauh dan telah mengalir dari hidungnya, mulutnya serta telinganya nanah kental yang bercampur darah,maka ruh menangis dengan sangat keras. Kemudian ia berkata:” Wahai jasad yang miskin, apakah kamu ingat hari-hari hidupmu? Ini adalah rumah kesedihan, rumah duka cita, rumahnya ulat dan kalajengking yang telah memakan dan merobek anggota tubuhmu.” Setelah itu ruh itu pergi berlalu.
Tatkala lewat masa 7 (tujuh) hari, ruh berkata:” Ya Tuhanku, izinkan aku untuk melihat jasadku.” Allah pun mengizinkannya. Maka datanglah ruh kekuburnya, ia melihat dari jauh jasadnya telah dikerubungi oleh banyak ulat. Melihat itu ruh menangis dengan sangat keras seraya berkata:” Wahai tubuhku,apakah kamu ingat hari-hari hidupmu, dimana anak-anakmu, kaum kerabatmu, auratmu, saudara-saudaramu, teman dekatmu, Sahabatmu, dan dimana tetanggamu, yaitu orang yang ridha bertetangga dengamu. Pada hari ini mereka menangis kepadaku dan kepadamu.” (Dikutip dari buku: Menyingkap 110 Misteri Alam Kubur. Oleh: Salim Hadad halaman:87-88)
# Sementara Abu Hurairah ra meriwayatkan:” Ketika seorang mukmin meninggal dunia, maka ruhnya berputar-putar disekitar rumahnya selama 1(satu) bulan. Ruh ini bisa melihat harta benda yang ditinggalkannya yaitu bagaimana cara hartanya dibagi dan bagaimana hutang-hutangnya dibayar. Ketika telah sampai 1(satu) bulan, ruh kembali kekuburnya, ia berputar-putar sampai dalam masa 1(satu) tahun dari kematiannya dan ia bisa melihat orang yang medoa`kan dirinya, ia juga bisa melihat orang bersedih atas kematiannya. Setelah 1(satu) tahun, ruh diangkat ketempat kumpulnya para ruh sampai hari Kiamat.
Kalau mayit itu mendapatkan sedekah dan do`a dari keluarganya, maka ia akan kembali dengan penuh kegembiraan. Sebaliknya jika ia tidak mendapatkan sedekah atau do`a dari keluarganya, maka ia akan kembali dengan bersedih hati, sepertinya telah putus hubungan dengan keluarganya.
Adapun tempatnya ruh setelah dicabut ada yang mengatakan didalam sangkakala. Didalam sangkakala terdapat lubang yang banyaknya menurut bilangan jumlah binatang yang diciptakan Allah sampai hari Kiamat. Ditempat tersebut ruh itu ada yang memperoleh kenikmatan tetapi ada juga yang mendapatkan siksaan.” (Buku Menyingkap 110 Misteri Alam Kubur halaman 88)
# Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Berita dari Rasulullah SAW tentang adanya adzab kubur dan nikmat kubur adalah berita yang mutawatir (diriwayatkan orang banyak) ini berarti setiap orang beriman wajib percaya adanya tanpa kita banyak bertanya bagai manakah bentuk adzab dan nikmat kubur tersebut. Juga keadaannya pada waktu itu ruhnya dikembalikan ke jasadnya kembali, yang tidak seperti keadaanya didunia ini. Sehingga ada yang berpendapat bahwa yang dimaksuda dengan alam kubur atau adzab kubur itu adalah adzab dialam barzakh. Sehingga jelas sekali bahwa barangsiapa yang mati berhak mendapatkan adzab tersebut, baik yang dikuburkan dalam tanah atau dimanapun saja walaupun tidak dimasukkan kedalam tanah. Baik yang dimakan binatang buas atau yang dibakar hingga menjadi debu. Sekalipun maupun yang tenggelam dilautan. Dengan demikian adzab itu akan dirasakan rohani maupun jasadnya dan tidak selamanya dikuburannya. Masihkah ada yang tidak percaya akan adanya siksa kubur dan nikmat kubur? Padahal adzab kubur itu terdapat dalam kitab suci Al-Qur`an surat Al-An`am dan surat At-Taubah serta surat Mukmin sebagai berikut:
# Perhatikan Firman Allah SWT:
-
FirmanNya:
- (Artinya):” Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat orang-orang dzalim itu berada dalam tekanan sakaratul maut sedangkan para malaikat itu memukul dengan tangannya sambil mengatakan:” Keluarkanlah nyawamu!” Pada hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang menghinakan. Karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah perkataan yang tidak benar dan karena kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayatNya.” (QS:Al-An`am:93)
# Dan FirmanNya:
-
(Artinya):” Nanti mereka (yang munafik) akan Kami siksa dua kali, kemudian mereka akan dikembalikan pada adzab yang besar.” (QS:At-Taubah:101)
# Kemudian FirmanNya:
*(Artinya):”….Dan ditimpakanlah adzab yang buruk pada golongan fir`aun. Kepada mereka diperlihatkan api, baik pada pagi hari maupun pada sore hari dan ketika berdirinya hari Kiamat. Lalu dikatakan: Masukanlah golongan Fir`aun pada adzab yang keras.” (QS:Al-Mukmin:46)
Saudaraku, sesama muslim muslimat:
# Pada surat Al-An`am ayat 93 tersebut diatas menguraikan tentang adanya Malaikat yang memukul orang kafir ketika mati.
# Sementara pada surat At-Taubah ayat 101 menunjukkan adanya adzab dua kali yang akan menimpa orang-orang munafik sebelum adanya adzab pada hari Kiamat kelak. Adapun adzab yang pertama yaitu yang akan menimpa mereka ketika didunia , baik karena datang dari mereka sendiri atau berasal dari orang-orang beriman. Sedangkan adzab kedua yaitu adanya adzab kubur.
# Kemudian pada surat Mukmin ayat 46 menunjukkan pandangan ahlu Sunnah yang dipastikan adanya adzab kubur setelah Allah menyebutkan dalam Al-Qur`an tentang adanya keluarga Fir`aun yang diperlihatkan api Neraka pada pagi hari maupun sore hari, dan hal itu terjadi sebelum hari Kiamat. Sedangkan pandangan Imam Qurtubi bahwa Jumhur Ulama menyebutkan hal itu terjadi dialam barzakh dan yang demikian ada alasan yang kuat tentang adanya adzab kubur.” (Lihat Fathul Bari, juz 11hal 233)
# Dan perhatikan sebuah Hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari menyebutkan :” Adzabul Qobri Haq.” (Artinya :” Adzab kubur itu benar adanya.” (HR:Bukhari)
# Dan Hadist dari Aisyah ra yang mengatakan:” Bahwa Rasulullah SAW sesudah shalatnya selalu memohon kepada Allah SWT untuk dilindungi dari adzab kubur.” (Dikutip dari buku:” Telah Tampak Tanda-Tanda Kiamat Hampir Tiba halaman 59)
Sampai disini saya sudahi tulisan (religius) ini, semoga bermanfaat. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
…
# Bahan-bahan (materi) diambil dan dikutip dari buku: Menyingkap 110 Misteri Alam Kubur. Oleh: Salim Hadad dan buku: Telah Tampak Tanda-tanda Kiamat Hampir Tiba. Oleh:Dr Umar Sulaiman Asygar.
…
# Tulisan religius ini dapat anda temukan pada website www:Haji sunaryo.com.#
…