Assalamualaikum wr wb Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Segala puja dan puji milik Allah SWT, tiada sekutu bagi-Nya dan hanya kepada Allah SWT kita menyembah dan hanya kepada Allah SWT kita memohon pertolongan serta memohon ampunan-Nya. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita, junjungan umat, Nabi termulia, Rasul paling Agung, yaitu Baginda Sayyidina Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku sidang pembaca yang terhormat. Rony sudah lama menderita sakit. Ia sudah berusaha berobat keberbagai dokter, tetapi penyakitnya tak kunjung sembuh. Ia tak tahan menderita sakit yang berkepanjangan itu. Ia ingin segera mati saja. Suatu saat ia mencoba membunuh diri dengan terjun kesungai yang dalam dan deras airnya. Rony terbawa arus air sungai dan tersangkut diakar-akar kayu. Kebetulan ada orang yang melihat, lalu menolongnnya. Akhirnya nyawa Rony tertolong dan dapat diselamatkan. Rony pun masih tetap hidup.
Pak Hanapi orang kaya dan hidupnya senang. Badannya sehat wal’afiat. Pada suatu pagi dirumah pak Hanapi terdengar suara ribut – ribut. Semua anggota keluarga pak Hanapi menangisinya. Ada apa gerangan? Rupanya pak Hanapi tidak bangun tidur. Sekujur tubuhnya dingin dan kaku. Jantungnya telah berhenti berdenyut. Innaa lillahi wa innaa ilaihi roji’uun. Pak Hanapi telah meninggal dunia. Padahal ketika pergi tidur pak Hanapi kelihatan segar bugar.
Rony yang telah lama sakit, bahkan mencoba bunuh diri, tetapi tetap hidup. Sebaliknya , pak Hanapi yang sehat wal’afiat, tiba-tiba meninggal dunia. Itulah TAKDIR atau QADHA DAN QADAR ALLAH. Kita wajib percaya kepada qadha dan qadar Allah. Percaya kepada qadha dan qadar Allah adalah salah satu rukun iman, yaitu rukun iman yang keenam.
Rasulullah SAW bersabda :
( Artinya ) : ” Yang dimaksud dengan iman adalah, bahwa kamu percaya kepada Allah, malaikat – malaikat-Nya, kitab – kitab – Nya , Rasul – rasul-Nya , hari Akhir , dan takdir yang baik dan yang buruk. ” ( HR : Muslim ) .
Qadha adalah ketentuan Allah yang telah ditetapkan sejak zaman azali, yaitu zaman sebelum alam ini terwujud. Sedangkan yang dimaksud dengan Qadar adalah ketentuan Allah yang telah menjadi kenyataan. Dengan kata lain bahwa Qadar adalah pelaksanaan atau kenyataan dari Qadha. Qadha dan Qadar disebut juga Takdir Allah.
Qadha dan Qadar merupakan rahasia Allah. Tidak ada seorang pun yang dapat mengetahuinya. Kita tidak tahu bagaimana nasib kita setelah saat ini, esok hari , bulan depan, tahun depan , dan seterusnya. Apakah kita nanti akan menjadi orang yang pandai atau bodoh, kaya atau miskin , kita tidak dapat mengetahuinya.
Begitu pula tentang kelahiran dan kematian manusia, kita tidak dapat mengetahuinya. Semua itu sudah ditentukan dalam qadha Allah.
Kita baru mengetahuinya setelah menjadi kenyataan atau qadhar-Nya.
Allah SWT berfirman : ( Artinya ) : ” Dan Dia telah menciptakan segala sesuatu , lalu Dia tentukan takdirnya ( ketentuannya ) “. ( QS : Al Furqan : 2 ).
Kewajiban kita terhadap qadha dan qadar Allah ini adalah meyakininya dengan sepenuh hati.
Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini, berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
***
* Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : AQIDAH AKHLAK. Oleh : Drs Masan Alfat dan Drs Abdul Rosyid. *
***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan : Www.hajisunaryo.com *
***
* Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website : Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *
***
Categories
Cari Artikel
penggunjung