“ BERBAHAGIALAH ORANG-ORANG YANG MENDAPATKAN KASIH SAYANG ALLAH SWT KARENA BERJALAN DIWAKTU GELAP KEMASJID UNTUK SHALAT SHUBUH BERJAMA`AH.” (Bagian pertama)

Assalamualaikum sidang pembaca website:www:Hajisunaryo.com. Apa khabar? Senang dapat berjumpa kembali (lewat tulisan) dengan antum pembaca. Terlebih lagi senangnya al-fakir manakala mendengar khabar semakin bertambah saja banyaknya minat membaca dari saudara-saudaraku sesama muslim muslimat dengan bacaan religius bernafaskan Islam. Dengan demikian website:www:Hajisunaryo.com semakin kemari, semakin diminati, semakin dikenal. Alhamdulillah!
Tahukah pembaca diwebsite:www:Hajisunaryo.com sampai tulisan ini ditulis, sudah ada lebih kurang 200 (dua ratus) judul artikel (religius) bernafaskan Islam. Dan sampai dengan hari ini, minggu tanggal 9 Maret 2014 pengunjung website:www:Hajisunaryo.com keseluruhannya berjumlah 154.164 pengunjung. Subhanallah!
Puja dan puji syukur kita panjatkan kehadirat Illahi Rabbi Tuhan seru sekalian Alam. Dia pencipta langit dan bumi, Dia penguasa tunggal dihari pembalasan (Kiamat) nanti, Dia itu maha Dzat yaitu Allah SWT. Shalawat serta salam kita mohonkan semoga tetap tercurah kepada junjungan kita, junjungan umat, nabi termulia, rasul paling agung, yaitu baginda Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para Sahabatnya.
Saudaraku, awal dari tulisan (religius) ini saya sampaikan Firman Allah SWT yang termaktub didalam Al-Qur`an  surat Al-Isra ayat tujuh puluh delapan, sebagai berikut:


# Firman Allah SWT:
(Artinya):” Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan dirikanlah shalat shubuh sesungguhnya shalat shubuh itu disaksikan oleh malaikat. (QS:Al-Isra:78)



Ya! Salah satu dari keutamaan shalat shubuh itu adalah sesungguhnya shalat shubuh itu disaksikan oleh malaikat.
# Dari sebuah kitab diterangkan dikala fajar,malaikat yang bertugas dimalam hari dan malaikat yang bertugas disiang hari menurut Rasulullah SAW mereka berkumpul menyaksikan jamaah shalat shubuh.
* Sebagaimana sabda Rasulullah SAW dari Abu Hurairah ra dari Nabi SAW bersabda:” Shalat berjamaah lebih utama dua puluh lima derajat dibandingkan dengan shalat sendiri,malaikat malam dan malaikat siang mereka berkumpul didalam jamaah shalat shubuh.” (HR.Bukhari)


Ya! Satu keistimewaan (keutamaan) lagi yaitu bahwa mendirikan shalat shubuh secara berjamaah merupakan pahala yang besar,bahkan mampu menyelamatkan suatu kaum dari adzab Allah SWT hingga dipenghujung malam.



Sebagaimana Hadist riwayat Al-Ashbihani dari Abu Umamah Al Bahili dari Nabi SAW beliau bersabda:” Tidak ada suatu kaum yang mengumandangkan adzan untuk shalat subuh kecuali mereka akan selamat dari adzab hingga malam hari dan tidak ada suatu kaum yang mengumandangkan adzan untuk shalat Maghrib  kecuali mereka akan selamat dari adzab  hingga shubuh. (HR:Al-Ashbihani.)



Itu artinya jikalau dalam suatu kampung masyarakatnya mendirikan shalat shubuh secara berjamaah  maka insya Allah akan selamat dari adzab Allah SWT. Shalat shubuh ini mampu memalingkan murka Allah SWT terhadap suatu kaum jika didalam kaum tersebut terdapat orang yang bermaksiat  kepadaNya. Suatu bukti lagi kalau begitu besar fadhillah (keistimewaan) shalat shubuh (shalat shubuh secara berjamaah dimasjid).
Sekarang perhatikan Hadist riwayat Turmidzi dari Anas bin Malik berkata:” Rasulullah SAW bersabda:”(Artinya):” Siapa yang shalat shubuh berjamaah kemudian (setelahnya) duduk berdzikir hingga matahari terbit, kemudian shalat dua rakaat maka dia akan mendapatkan pahala setara haji dan umrah, sempurna, sempurna, sempurna.” (HR:Turmidzi).
Maksud Hadist tersebut diatas menegaskan bahwa orang yang shalat dua rakaat ketika matahari terbit (setelah shalat shubuh berjamaah) akan mendapatkan pahala setara dengan ibadah haji dan umrah yang sempurna, benar-benar haji dan umrah yang sempurna. Subhanallah!
# Kemudian sebuah Hadist diriwayatkan oleh imam Ibnu Khuzaimah dari Ammarah bin Ruwaibah berkata:” Rasulullah SAW bersabda:(Artinya):” Tidak akan masuk Neraka orang yang menunaikan shalat sebelum matahari terbit dan sebelum matahari tenggelam/Shalat shubuh dan shalat Ashar).” (HR:Ibnu Khuzaimah)



Pengertian Hadist ini bahwa seseorang yang menunaikan shalat shubuh secara berjamaah dan itu  dilakukan secara rutin, ia akan dijaga dan dibebaskan dari siksa api Neraka. Seseoranng yang mampu menunaikan shalat jamaah subuh secara rutin dapat dipastikan insya Allah dia menunaikan shalat shalat fardhu yang lain dengan secara berjamaah pula. (Minimal shalatnya dilaksanakan tepat waktunya) Begitulah tanda-tanda orang-orang yang bertaqwa. Kenapa saya menyatakan demikian? Karena shalat subuh adalah shalat paling berat dikerjakan kecuali orang-orang yang beriman dan bertaqwa.
Saudaraku, tidak sekedar penegasan bahwa seseorang yang menunaikan shalat shubuh secara berjamaah rutin  akan terbebas dari siksa Neraka. Tetapi didalam Hadist lain diperkuat dan dinyatakan bahwa orang yang rutin berjamaah shubuh  akan dijamin masuk syurga.
# Sebagaimana Hadist yang artinya dari Abu Bakar bin Ammarah dari bapaknya berkata, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda:
(Artinya):” Siapa yang menunaikan shalat pada dua waktu yang dingin (shalat shubuh dan shalat Ashar) maka ia akan masuk syurga.”) (HR:Ibnu Hibban)



# Sementara sebuah riwayat dari Fadhalah bin Abdullah aL Laitsi yang berkata:” Dahulu aku datang menemui Rasulullah SAW kemudian aku masuk Islam dan beliau mengajari shalat lima waktu beserta waktunya. Kemudian aku berkata kepada beliau:” Itu adalah waktu-waktu-aku sedang sibuk maka perintahkanlah aku yang bisa mencakup semuanya. Rasulullah SAW kemudian bersabda:” Jika kamu sangat sibuk maka jangan sampai kamu meninggalkan Al-Ashrain kemudian aku bertanya, apakah Al-Ashrain itu? Beliau menjawab:” Shalat shubuh dan shalat Ashar. (HR:Ibnu Hibban)



Tentu saja Hadist tersebut diatas tidaklah berarti bahwa shalat subuh dan Ashar dapat mewakili shalat lima waktu secara keseluruhan. Tetapi Hadist tersebut menegaskan akan keutamaan subuh dan Ashar dibandingkan dengan shalat-shalat fardhu yang lainnya. Dan Hadist diatas merupakan pesan Rasulullah SAW pada orang-orang yang baru masuk Islam (muallaf)



# Ada Hadist lain dari Abu Abidah bin Al Jarah yang menjelaskan bahwa dari Nabi SAW beliau bersabda:” Sesungguhnya  shalat fardhu yang paling utama  adalah shalat subuh berjamaah pada hari jum`at.” (HR:Al-Bazar)


Sampai disini saya sudahi dulu tulisan (religius) berjudul tersebut diatas bagian kesatu. Terima kasih atas segala perhatian mohon maaf apabila terdapat kesalahan, jumpa lagi kita insya Allah dikesempatan lain dengan tulisan judul yang sama bagian Kedua. Wa afwa minkum wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.



# Bahan-bahan materi diambil dan dikutip dari buku:Mukjizat Tahajud& Subuh.Oleh: Yusni A.Ghazali.#


# Artikel religius ini dapat anda temukan pada website:www:Hajisunaryo.com#
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.