“ IMAN DAN ISLAM ITU TIDAK BISA DIPISAHKAN TETAPI KEDUANYA HARUSLAH TERKUMPUL DIDALAM SATU DIRI.”

Assalamualaikum wr.wb. Bismillahirrahmaanirrahim. Allahumma shalli wassalim Sayyidina Muhammad. Sudaraku sidang pembaca website;H.Sunaryo.com apa khabar? Senang sekali al -fakir dapat berjumpa kembali lewat tulisan dengan antum, semoga tulisan (religius) sesuai judul tersebut diatas mendapat tempat dihati pembaca yang cinta dengan bacaan bernafaskan Islam) dan bermanfaat, menyejukkan, menjadi sebagai tambahan ilmu, menambah wawasan dan yang paling diniatkan oleh penulis sebagai sarana syiar dakwah nilai-nilai Islam akan kian dapat tersebarluaskan.
Kita ucapkan puja dan puji syukur kehadirat Illahi Rabbi, Tuhan seru sekalian alam. Dia pencipta langit dan bumi,Dia penguasa tunggal dihari pembalasan nanti, Dia itu maha Dzat yaitu Allah SWT. Shalawat serta salam kita mohonkan semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para Sahabatnya.
Saudaraku, kita sudah sama tahu rukun Islam itu 5 (lima) perkara
1. Mengucap dua kalimat syahadat
2. Mendirikan Shalat lima waktu
3.Berpuasa dibulan Ramadhan
4.Zakat
5.Menunaikan ibadah Haji (apabila mampu)


Sementara rukun iman itu 6 (enam) perkara
1. Iman kepada Allah SWT
2. Iman kepada Malaikat-malaikatNya
3. Iman kepada Nabi dan Rasul
4.Iman kepada Kitab-kitab Allah
5. Iman kepada hari pembalasan Kiamat
6. Iman kepada Takdir Allah


Setiap orang percaya kepada 6 perkara tersebut tanpa membeda-bedakan satu dengan yang lain serta yakin bahwa Nabi Muhammad SAW yang mengajarkannya, lalu mengucapkan: Laa Ilaha Ilallah, Muhammadur Rasulullah dinamakan Mukmin yakni orang yang beriman

Islam artinya tunduk, patuh dan taat. Maka rukun Islam yang 5 perkara itu adalah pokok-pokok ibadat yangwajib dipatuhi dan ditaati mukmin serta tunduk kepada peraturan yang berlaku didalam tiap-tiap peribadatan itu.Jadi setiap orang beriman yang patuh kepada perintah serta tunduk kepada peraturan dan taat melakukan pokok-pokok peribadatan yang sesuai dengan apa yang diwahyukan Allah kepada Nabi, dinamakan:Muslim (yakni orang yang beragama Islam)

Sesungguhnya iman dan Islam itu tidak bisa dipisahkan. Artinya tidak boleh memilih iman saja atau memilih Islam saja. Tetapi kedua haruslah terkumpul didalam satu diri (wadah). Karena iman saja tidak akan ada arti apa-apa jika tidak disertai dengan Islam. Tidak akan ada artinya percaya kepada Tuhan yang maha esa, jika ibadatnya tidak sesuai dengan petunjuk Allah dan ajaran RasulNya.
Begitu juga Islam tidak akanada arti apa-apa disisi Tuhan jika imannya tidak sempurna 6 perkara. Tahukah antum bahwa amal baik seseorang itu akan sia-sia jika orang itu mempersekutukan Allah? Oleh karena itu, afdhalnya sebelum kita menjadi muslim hendaklah kita menjadi mukmin terlebih dahulu. Mukmin dan Muslim itu haruslah terkumpul didalam satu wadah, terkumpul didalam satu diri.

Sidang pembaca, tidak mengapa kita kembali kepada pelajaran terdahulu. Sebuah pertanyaan, Apakah Tuhan itu? Jawab: Tuhan yaitu sesuatu yang disembah atau dipuja. Manusia meminta dan berdo`a serta menghambakan diri kepadaNya. Karena Dia itu maha kuasa.
Siapakah yang menciptakan alam semesta? Jawab:Yang mennciptakan alam semesta adalah Tuhan. Siapakah yang mampu mencipta sekaligus menghidupkan manusia? Jawabnya: Tuhan! dan adakah Tuhan itu mempunyai nama? Ya Tuhan yang maha kuasa itu menamakan diriNya Allah.
Sebelum manusia berada dibumi, sebelum orang bisa membuat pesawat terbang,kapal laut,kereta api,mobil,komputer dan lain-lain lagi. Allah SWT sudah menciptakan yaitu: Matahari, bulan, tumbuh-tumbuhan, air, batu, gunung, lautan dan alam seluruhnya. Jadi Allah itu maha kuasa, maha pencipta, mampu mencipta dan menghidupkan semut, sanggup memelihara benda ciptaanNya dengan sempurna baik. Ya! Allah itu mempunyai sifat kesempurnaan, disebut sifat Kamaal. Terhimpun dalam ucapan kita: Subhanallah. Allah itu mempunyai sifat maha baik, disebut sifat Jamaal. Terhimpun dalam ucapan kita Alhamdulillah. Allah itu mempunyai sifat kebesaran, ketinggian dan kemuliaan, disebut sifat Jalaal. Terhimpun dalam ucapan kita: Allahu Akbar.

Tuhan yang mempunyai segala sifat kesempurnaan, maha tinggi lagi maha kuasa atas segala sesuatu telah memberitahukan kepada manusia pertama yaitu Adam dan Hawa bahwa yang berhak dipuja, yang harus disembah oleh umat manusia adalah Allah. Tidak ada Tuhan lain disampingNya. Tidak mempunyai wakil, tidak mempunyai anak. Maha suci Dia. Demikian juga wahyu yang disampaikan kepada Nabi-nabi sesudah Adam. Segala kehendak Allah untuk manusia diwahyukan kepada orang pilihanNya yaitu Nabi dan Rasul.
Para Nabi dan Rasul itulah yang memberi contoh teladan yaitu bagaimana melaksanakan petunjuk dan perintah Allah. Jalan kehendak Allah dinamakan: Agama Allah. Yakni jalan lurus ciptaan Allah. Peraturan dan hukum yang diwahyukan Allah kepada Nabi Adam hingga Nabi Muhammad SAW tidak kacau.
Tidak menyimpang, tidak bertentangan dengan yang lain. Tujuannya agar manusia selamat dan berbahagia didalam hidup dan kehidupan didunia, selamat dan berbahagia pula kembali memasuki syurga setelah pergi beberapa tahun merantau ke alam dunia. Karena itulah agama Allah ini disebut Dinul Islam dalam bahasa Arab dan kita menyebutnya dengan sebutan agama Islam. Yaitu jalan lurus dan selamat disisi Allah. Maka siapa-siapa yang memeluk agama Islam mengikuti jalan lurus itu dijamin oleh Allah akan keselamatan, dipastikan oleh Allah akan kebahagiaan dan keberuntungannya.

Kita sudah berbicara setentang agama Allah yaitu agama Islam. Seyogyanya kita berbicara setentang kalimat tauhid. Apa kalimah tauhid itu? Kalimah tauhid itu adalah ucapan:” Laa ilaha ilallah (Tidak ada Tuhan selain Allah) Muhammadur Rasulullah ( Nabi Muhammad itu adalah utusan Allah). Jadi orang Islam yang benar itu adalah setiap orang yang beriman dengan qolbunya, diucapkan dengan lidahnya, lalu diamalkan semua perintah Allah dan didikan RasulNya dengan seluruh anggota badan sekaligus. Dengan mengucapkan kalimat tauhid tersebut maka kita sudah memiliki satu itikad dan satu ucapan yang sama. Sebab rukun iman 6 enam perkara itu sudah terkandung pengertiannya didalam kalimat: Laa ilaha illallah. Dan rukun Islam 5 (lima) perkara itupun sudah terkandung pengertiannya didalam kalimat: Muhamadur Rasulullah.
Mudah-mudahan kita sanggup mengamalkan apa yang disuruh serta apa yang dilarang oleh Allah dan RasulNya. Sehingga antara niat, ucapan, dan perilaku perbuatan menjadi sama.
# Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim tolong beri kami kekuatan sehingga kami mampu mengamalkan apa yang diperintah dan apa yang dilarang olehMu dan RasulMu. Amiin!#

Apakah Islam itu agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW saja? Jawabnya: Tidak! ( Didalam buku Cakap Membaca Dan Menulis Huruf Al-Qur`an (tauhid) cetakan ke 2 Thn:1978 Oleh: Syahdan Rahmany) Bab: PEL. AWWALUD-DIINI MA`RIFATULLAH. Permulaan Agama Mengenal Tuhan Allah halaman 8-10). Diterangkan bahwa Islam itu agama dan kebudayaan yang diajarkan oleh semua Nabi, dimulai dari Nabi Adam hingga Nabi Muhammad SAW.  Jadi Islam itu adalah agama yang pertama dan tertua didunia.
# Perhatikan Firman Allah SWT dalam kitab suci Al-Qur`an surat: Ha Mim SAJADAH ayat 30 sebagai berikut:
(Artinya):” Sesungguhnya orang yang mengatakan bahwa Tuhan kami itu ialah Allah kemudian mereka meneguhkan pendiriannya (dengan pelajaran ilmu tauhid) Maka malaikat akan turun kepada mereka (sambil berkata):” Janganlah kamu takut, janganlah kamu merasa sedih dan gembirakanlah orang-orang dengan memperoleh syurga yang telah dijanjikan oleh Allah kepada kamu.” .” (QS;Ha-Mim Sajadah;30)


Semua Nabi dan Rasul Allah itu memeluk Islam, mereka mengajarkan tauhid, memuja dan menyembah Allah saja
# Orang Islam yang hidup dizaman Nabi Adam mereka mengucapkan kalimat tauhid: Laa ilaha ilallah, Adam Rasulullah ( Tiada Tuhan yang saya puja dan sembah kecuali Allah, dan Nabi Adam itu adalah utusan Allah)

#Orang Islam yang hidup dizaman Nabi Nuh mereka mengucapkan kalimat tauhid: Laa ilaha ilallah, Nuh Rasulullah

#Orang Islam yang hidup dizaman Nabi Ibrahim mereka mengucapkan kalimat tauhid: Laa ilaha ilallah, Ibrahim Rasulullah


#Orang Islam yang hidup dizaman Nabi Musa mereka mengucapkan kalimat tauhid: Laa ilaha ilallah, Musa Rasulullah


# Muslim yang hidup dizaman Nabi Isa menucapkan kalimata tauhid: Laa ilaha illallah Isa Rasulullah ( Tiada Tuhan lain yang saya puja dan sembah kecuali Allah Nabi Isa itu adalah utusan Allah)


# Dan kita yang hidup dizaman akhir sebagai umat Nabi Muhammad SAW mengucapkan kalimata tauhid: Laa ilaha illallah, Muhamadur Rasulullah ( Tiada Tuhan yang saya puja dan sembah kecuali Allah dan Nabi Muhammad itu adalah utusan Allah)


Sebagaimana yang sudah sama kita ketahui, bahwa agama yang diterima disisi Allah SWT adalah Islam
# Sesuai FirmanNya:
(Artinya):” Sesungguhnya agama yang (diridhoi) disisi Allah hanyalah Islam) (QS:Al-Imran:19)
Dan barangsiapa yang memilih agama selain Islam, diakherat ia termasuk orang-orang yang rugi

# Perhatikan FirmanNya:
(Artinya):” Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya dan dia diakherat kelak termasuk orang-orang yang rugi) (QS:Al-Imran:85).


Nuzulul Qur`an, yaitu permulaan turunnya Al-Qur`an. Peristiwa itu terjadi pada tanggal 17 Ramadhan (hampir 15 abad silam) saat itulah wahyu pertama diterima oleh Nabi Muhammad SAW dari Allah SWT. (Surat Al-Alaq ayat 1-5)
Sementaraa ayat terakhir yang diterima beliau (Nabi SAW) adalah surat Al-Maidah ayat 3 seperti berikut:
# FirmanNya:
(Artinya):” Pada hari ni telah Ku sempurnakan untuk kamu agamau dan telah Kucukupkan kepadamu nikmatKu dan telah Ku ridhai Islam itu jadi agama bagimu.” (QS:Al-Maidah:3)

Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Sampai disni saya sudahi dulu tulisan religius ini. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan judul tulisan saya yang lain. Wa afwa minkum wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.


# Bahan-bahan  (materi) diambil dan dikutip dari buku:Cakap Membaca Dan Menulis Huruf Al-Qur`an (tauhid) cetakan ke 2 Thn:1978 Oleh: Syahdan Rahmany dan buku: Lautan Pahala Oleh:M.Ali Chasan Umar. Penerbit:CV Toha Putra. Semarang.


# Artikel religius ini dapat anda temukan pada website:www:Hajisunaryo.com#

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.