“ DALAM KEHIDUPAN DUNIA INI PERBUATAN MAKSIAT APA YANG HARUS KITA JAUHI SERTA AMALAN APA YANG KITA KERJAKAN AGAR KITA TERHINDAR DARI SIKSA KUBUR? “

Bismillahirrahmaanirrahim. Assalamualaikum.wr.wb. Allahumma shalli wassalim Sayyidina Muhammad. Pertama-tama kita ucapkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala nikmat dan karuniaNya yang diberikan kepada kita (manusia) yang begitu banyak. Saking banyaknya sampai-sampai kita (manusia) tidak mampu untuk menghitung, tidak sanggup untuk menjumlah berapa banyak nikmat yang Allah SWT berikan kepada kita itu dan memang kita tidak akan pernah mampu menghitungnya.

    Shalawat serta salam kita mohonkan semoga tercurah kepada junjungan kita, junjungan umat. Yaitu Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para Sahabatnya. Sidang pembaca sesuai judul artikel (religius) ini tersebut diatas. Perkataan adzab berarti hukuman, berarti siksaan, kesengsaraan, berarti kesusahan. Sementara manakala diselipkan perkataan kubur tentu itu yang dimaksudkan adalah tempat menanam mayat. Dan jika disebutkan perkuburan itu pasti bermakna sebuah tanah lapang atau kawasan tempat menguburkan orang-orang yang telah meninggal atau pemakaman.
     Saudaraku adapun sifat dari alam kubur adalah bersifat universal. Al-Qurthubi berkata seraya mengutip perkataan Muhammad Abdul Haq bahwa:” Ketahuilah adzab kubur tidak hanya khusus bagi orang kafir atau orang munafik saja. Akan tetapi juga menimpa segolongan kaum mukmin. Semua tergantung amalnya serta akibat dosa dan kesalahannya.”
     Roh itu terbagi dua macam yaitu roh yang merasakan kenikmatan dan roh yang tersiksa. Tentu saja, apabila kita meninggal kelak, kita tidak ingin roh kita adalah roh yang tersiksa bukan? Untuk itu terlebih dahulu kita harus mengetahui sebab apa dan mengapa (siksa) adzab kubur itu ditimpakan kepada (roh) seseorang? Disebutkan oleh Imam Ibnu Qayyim rahimahullah bahwa siksa kubur ditimpakan karena berbagai macam dosa dan maksiat.
# Antara lain dosa dan maksiat itu adalah : Tidak istinja (cebok) sehabis buang air kecil, shalat tanpa bersuci, berdusta, melalaikan dan malas mengerjakan shalat, tidak mengeluarkan zakat, melakukan zina, mencuri, berkhianat, menfitnah sesama umat Islam, makan riba, minum khamar (tuak, minuman keras) tidak menolong orang yang dizholimi, mencaci Sahabat, membunuh, memanjangkan kain hingga dibawah mata kaki dan lain lagi dan lain lagi.
    Sehubungan dengan itu orang berilmu (alim) Al-Faqih Abu Laits as-Sa marqandiy menegaskan bahwa barangsiapa yang menghendaki selamat dari  dari siksa kubur, maka lakukanlah hal dibawah ini secara berkesinambungan yaitu: Shalat lima waktu, banyak bersodaqoh, selalu membaca Al-Qur`an dan banyak bertasbih ( minimal lafadz Subhanallah) demikian Al-Faqih Abu Laits as-Sa marqandiy.
     Jangan sia-siakan hidupmu karena kehidupanmu adalah pokok kejayaanmu. Kamu dapat dengan mudah mengumpulkan keuntungan sebesar-sebesarnya jika menghargai pokoknya. Nanti akan tiba saatnya kamu tidak dapat melakukan hal itu karena sudah mati. Sekalipun kamu menginginkan untuk beriman, beramal dan beribadah kepada Allah SWT.
     Sidang pembaca, berikut ini kami sampaikan keterangan (Hadist-hadist Nabi SAW) setentang seseorang dapat terhindar dari siksa (adzab) kubur. Bagi orang yang membaca surat Al-Mulk dengan istiqamah niscaya akan mendapat syafaat dihari Kiamat.
# RasulullahSAW bersabda:
(Artinya):” Sesungguhnya ada satu surat dari Al-Qur`an yang terdiri dari 30 (tiga puluh) ayat yang dapat memberi  syafaat kepada seseorang sehingga dosanya diampuni, surat itu ialah Tabarakaladzi biyadhil mulk.”   (HR.Imam enam:Ahmad, Abu Daud, Tarmizi, An-Nasa`i, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban).

# Dan sabda Nabi SAW:
(Artinya):” Surah Tabarak (yakni Al-Mulk) adalah penengah (penghalang) dari adzab kubur.” (HR.Imam Ahmad dari Ibnu Abbas ra)

# Sebuah Hadist setentang orang beriman yang meninggal pada hari jum`at atau malam jum`at.
. Rasulullah SAW bersabda:
(Artinya):” Tidaklah seorang muslim meninggal dunia pada hari jum`at atau malam jum`at kecuali Allah akan menjaganya dari fitnah kubur.” (Al-Hadist)
    Adapun sebab hal ini bukan dikarenakan usaha seorang hamba, melainkan anugerah Allah yang diberikan kepada hamba yang dikehendakiNya.
    Sementara Al-Hakim At-Turmidzi berkata:” Barangsiapa yang meninggal dunia pada hari jum`at maka disingkaplah pintunya dari sisi Allah Ta`ala. Ini dikarenakan pada hari jum`at, Neraka Jahanam tidak dinyalakan dan ditutup pintu-pintunya dan penjaga Neraka itu tidak bekerja sebagaimana hari-hari lainnya. Jika Allah mencabut roh itu bertepatan dengan hari jum`at maka itu merupakan pertanda kebahagiannya dan memperoleh tempat kembali yang baik. Dan tidakah seorang hamba dicabut nyawanya pada hari yang agung itu kecuali orang itu telah ditetapkan oleh Allah untuk memperoleh kebahagiaan dari sisiNya. Alhamdulillah! Alhamdulillah wa syukurilah. Berbahagialah saudara kita (orang mukmin) yang dengan kehendakNya meninggal pada hari jum`at atau pada malam jum`at.

# Kemudian perhatikan keterangan (Hadist Nabi SAW) setentang meminum air zam-zam merupakan bangunan keselamatan dari siksa kubur
* Bersabda Rasulullah SAW:
(Artinya):” Air zam-zam akan memberi kemanfaatan bagi orang yang meminumnya.” (Al-Hadist)

      Sidang pembaca tahukah antum bahwa Ibnu Abbas ra apabila meminum air zam-zam ia berdo`a: (Artinya):” Ya Allah, saya memohon kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas dan kesembuhan dari segala penyakit.” (Dikutip dari buku: Kenikmatan Alam Kubur Oleh: Abdurrahman Busyairi hal 85-86)

     Maka barangsiapa yang sedang sakit atau memiliki keperluan, hendaknya ia minum air zam-zam dan berdo`a sekehendak hatinya. Penulis menasehati kepada diri penulis sendiri dan kepada saudara-saudaraku sesama muslim, lelaki ataupun perempuan untuk meminum air zam-zam dengan niat supaya Allah SWT menurunkan pertolonganNya bagi umat Islam dan menyelamatkan kita dari siksa kubur dan siksa Neraka serta melimpahkan rezeki kepada kita yang berupa indahnya menemani Rasulullah SAW dalam SyurgaNya dan rumah kemulianNya.
     Saudaraku tercinta sidang pembaca yang budiman. Ini adalah sebagian faktor yang dapat menyelamatkan dari siksa kubur. Saya (penulis) memohon kepada Allah SWT agar kiranya Dia Yang Maha Dzat berkenan menyelamatkan kita, saya dan antum (saudara-saudaraku) sesama muslim-muslimat dari siksa kubur dan dari siksa (adzab) Neraka dan mengumpulkan kita semua didalam SyurgaNya dan rumah kemulianNya sebagai satu saudara dalam kegembiraan dan kebahagiaan. Amin! Amin Ya Rabbal Alamin. Ya Allah kabulkanlah.
     Sampai disini saya sudahi dulu tulisan (religius) ini, semoga bermanfaat, terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Wa afwa minkum wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

# Bahan-bahan (materi) diambil dan dikutip dari buku: Kenikmatan Alam Kubur. Oleh: Abdurrahman Busyairi. Penerbit: Lintas Media.

# Artikel (religius) ini dapat anda temukan pada website:www:Hajisunaryo.com#

 
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.